finding light chapter 2

//finding light//ff kyumin Slight Jungmin
Summary:Kyuhyun bersama Lee Sungmin pergi untuk melihat cahaya yang terang di mana cahaya itu begitu menyilaukan *bad summary
RATED: T to M hehehe
AUTHOR:CHOSUNGMI (dedo)
WARNING:YAOI,Gaje,Abal-abal, penggunaan kata yang tidak benar,M-preg
Genre:romance, brothership,sad,hurt
Couple:kyumin always to be Amazing.hehe*dibakar readers

.
.
Ff Ini murni dari ide gaje saya ,jika ada kesamaan cerita minhae,itu bukanlah suatu unsur kesengajaan.
ide pasaran tapi seperti biasa ff saya gak pernah saya jual
hehe
no siders ne~
repyu 1 titik pun buat author nangis terharu
saya sangat bersyukur kalau ada yang mau meripyu
ep ep aneh milik saya TT
Gomawooooo……..sudah mau mampir

but no Bash no Flame
Sama-sama punya perasaan ne~
jangan coba ngebash kalau Gak suka
,mianhae ne

.
.
.

HAPPY READING^_^
.
.
lope my readers ^^
.
.
.
.
.
.
“Kyuhyun,Cho Kyuhyun”
sungmin bergumam lirih
‘Tuhan,Umma,Appa,Ryewook-ah ‘
‘Min sudah melepaskan Kyu agar bahagia bersama yeojachingunya’
‘Min benar kan Tuhan?’
‘Tuhan’
‘Apakah Cinta Min telah berakhir?’
.
.

Cahaya itu
Dimanakah dia berada
Jalan yang kami lalui tetap begitu padam dan hitam
Sang waktu
Mengapa cahaya impian itu masih sulit untuk ditemukan?
.
.
.
Finding light
Chapter 2
.
.
.
Ryewook pov
ilsan city Hospital
“sungmin hyung”
Aku terus menangisi keadaan Sungmin hyung yang masih tidak sadarkan diri selama 3 hari
Ya,kami menemukanya
Ketika hujan begitu deras mengguyur kota Ilsan
Dengan petir bergaung seolah membelah angkasa
Diiringi jeritan histeris yang berasal dari kami ketika
Menemukan sungmin Hyung tertidur di sebuah halte sepi dengan mulut dan hidung yang mengeluarkan darah serta wajah pucat bak mayat diiringi hembusan nafas Sungmin Hyung yang menjeda
Tersenggal
Hanya satu orang yang kami ingat
Cho Kyuhyun
Mengapa dia tega meninggalkan Sungmin hyung yang tengah sekarat?
.
.
.
Saat kulihat Kangin ahjusshi ,beliau hanya dapat berdiri kaku sama sepertiku saat ini
Kangin ahjusshi meremas dada kirinya dengan kuat
Mencoba bersabar
Mungkin
“ahjusshi, gwenchana?”
“gwenchana” ahjusshi menjawab dengan senyum yang dipaksakan
“apakah ,ahjumma sudah siuman dari pingsannya?”
Aku mencoba mencari topik yang lebih ringan daripada membahas apa yang tengah kami khawatirkan saat ini
“belum,seperti ikatan batin, leeteuk juga belum sadarkan diri”
Ucapan ahjusshi bagaikan sengatan listrik
Uh Tuhan aku salah bicara lagi
“Besok, tak peduli sungmin akan siuman maupun tidak,Ahjusshi akan mengirimnya ke Amerika untuk menjalani pengobatan di sana”
Aku hanya diam memandang takjub pada Kangin ahjusshi yang mempunyai sifat
Dan sikap yang begitu bijaksana
Beliau tidak menyalahkan siapapun atas kejadian naas yang telah dialami Sungmin hyung

Ryewook pov end
.
.
.
5 years later
.
.
.
Normal pov
Panti Asuhan Ilsan city
Kyaaa
Kyaaa
Kyaaa
Suara anak-anak mendominasi taman halaman yang luas di sebuah panti asuhan
“Yesung hyung”
Ryewook, namja manis itu berlari kecil menuju namja tampan bermata sipit
Yang tengah bermain dengan beberapa anak di halaman panti asuhan tersebut
“ne,changi waeyo?”
“Hyung,makanan telah siap suruh anak-anak untuk makan siang,palli”
“arra,kau duluan saja biar aku yang mengurusnya”yesung tersenyum lembut
Pada ryewook,begitu tampan
sedikit membuat namja manis itu bersemu merah
“n-ne”ucap ryewook seraya menunduk malu
“ehm”deheman seseorang membuat kedua sejoli itu sedikit tersentak
Dan singkron menoleh ke sumber suara
Yesung kembali tersenyum
“setelah kalian pulang ke Korea kemarin,
sepertinya Ryewook cukup senang kau membawanya ke sini”
Ucap yesung seraya terkekeh geli kemudian merangkul sayang bahu namjachingunya
Tanpa mempedulikan anak-anak kecil yang masih berlalu lalang
“Ne!”
timpal Ryewook senang
“Kau memang menggilai anak-anak kan changi,benarkan…”
“Sungmin-nah”Yesung berganti memandang Sungmin
Sungmin yang sedari tertawa dalam diam-pun hanya mengangguk imut
.
.
.
Other side
Seoul City
Di Taman kota Seoul terdapat sungai kecil yang sekitarnya berdiri
Berbagai macam
Tumbuhan-tumbuhan yang hidup subur dan terkesan masih asri
“ah,sial!dasar yeoja kurang ajar,Cho Kyuhyun kenapa kau bisa tertipu?”

Pluk
Pluk

Tidak ada jawaban kecuali sahutan dari suara batu kecil yang bertubrukan dengan air sungai
akibat lemparan dari namja tampan tersebut
flash back on
3 years ago
“changiya,eodigga?”
Kyuhyun masuk ke dalam apartemen milik seohyun
Ketika namja tampan itu memutuskan untuk mampir terlebih dahulu setelah pulang dari jam kuliahnya
Karena tidak ada jawaban dari seohyun namja tampan itu memutuskan
Menuju kamar yeojachingunya
Cklek
“seohyun!”
Kyuhyun terbelalak kaget ketika mendapati seohyun berada di satu ranjang dengan
Namja yang Kyuhyun tidak kenal
“o-oppa!”
Seohyun dan namja itu nampak salah tingkah dan berusaha menutupi tubuh mereka dengan selimut
“Cih!dasar murahan,ternyata benar selama ini kau hanya menginginkan fasilitas dariku saja
Untuk membiayai kehidupanmu,dasar brengsek”
Kyuhyun bukanlah namja polos seperti Sungmin yang tak mengerti apa yang telah terjadi dengan yeojachingunya
Tanpa berkata lagi Kyuhyun pergi meninggalkan Seohyun dan namja di sampingnya ,keduanya telah pucat pasi
Flasback off

“….”
Kyuhyun terdiam ketika memandangi dua cincin berwarna silver yang melingkar di jari manis nya
“aku yang pabbo,karena telah melepaskanmu begitu saja”
Kyuhyun tersenyum miris
Entah mengapa tanpa sadar mata onix miliknya tertuju pada aliran sungai yang berada di depannya
Melihat air sungai dangkal yang menyuarakan keheningan gerakanya
Membuat Kyuhyun beranjak berdiri ,secara tiba-tiba ia ingin merasakan rasanya bermain air
Ketika melihat air sungai itu seolah seperti air pantai
Ia teringat Ketika seseorang pernah mengajaknya bermain air
Tapi ia menolaknya
Namja tampan itu dengan perlahan akan memasuki air
Hampir niat itu tercapai tapi ketika
“ajucchi!jangan mati!macih banyak hal yang perlu dipikiykan!”
“eh?”
BRUG

Seorang anak kecil berumur berkisar antara 4 tahun berlari kemudian melompat menabrak Kyuhyun
Dari arah samping sehingga Kyuhyun terjengkang jatuh di atas tanah dengan sang bocah yang berada di atas perutnya
“AH!APPO….. umma…..”
Kyuhyun menggerutu kesakitan merasa siku yang sempat ia gunakan mendarat karena terjangan mendadak terasa nyeri
“Yak!appa yang kau lakukan,bocah!”Kyuhyun menjerit tertahan memandang
Bocah yang masih memakai seragam Play group itu dengan sebal
“Ajucchi!jangan bunuh diyi!kata Umma dan Kang congcaenim itu doca”
Bocah namja itu sekarang malah berkacak pinggang dan mengucutkan bibir mungilnya imut
Deg
‘sungmin’
Melihat ekspresi bocah itu
,entah Kyuhyun malah terfikir kembali tentang namja cantik yang dahulu pernah mewarnai harinya
‘sungmin’
“ajucchi?ajucchi”
bocah namja itu melambaikan tangan mungilnya di depan Kyuhyun ketika merasa Kyuhyun tidak memperhatikanya ketika ia tengah mengoceh menasehati orang yang akan bunuh diri
“eh?ne!”
lambaian tangan bocah itu sukses membuat Kyuhyun sadar dari daydreaming-nya
“ajucchi jangan ulangi lagi!ayyaceo!”
“ish!kau ini memang pabbo,aku tidak sedang mau bunuh diri,dan lagipula seenaknya saja kau panggil aku ahjusshi!memangnya aku setua itu!God!aku baru berumur 22 tahun”
Kyuhyun berujar sengit ketika mereka telah duduk berhadapan
,Ck ck Cho tidak mau kalah eoh?
Plak
“ah!appo!”kyuhyun kembali meringis ketika tangan mungil tapi berat itu menggeplak kepalanya
“Yak!Jaga Bicayamu Eoh!”
Namja kecil itu juga tak kalah sengit membalas dengan kekerasan
Pada Kyuhyun
“Ne-ne mian,baiklah siapa namamu bocah?”
Kyuhyun mencoba melunakkan suaranya untuk berdamai pada bocah yang telah berlagak bak pahlawan di depannya
“yak!tidak copan,kenalkan dulu capa nama ajucchi”
“yak!kau yang tidak sopan bocah!”
Kyuhyun malah kembali naik pitam pada bocah imut dihadapannya
“ayyaceo, Lee Cunghyun imnida ,panggil caja hyun ”
“Lee Sunghyun?”
Kyuhyun meralat, namja tampan itu mengerti bahwa namja kecil Di depanya ini masih susah untuk menyebutkan huruf S dan R
“ne”
Sunghyun tersenyum manis pada Kyuhyun
“hm, Cho Kyuhyun imnida,salam kenal bocah ,kau bisa memanggilku Hyung”
Kyuhyun tersenyum tanpa sadar ia menyeringai
Membuat Sunghyun teringat pada film vampir yang pernah ia tonton bersama dongsaeng kembarnya,Film namja vampir yang tampan
“ayyaceo,ahjucchi vampiy”
“eh?vampir maksudmu?”
“ne”
Sunghyun mengangguk polos, membangunkan persimpangan empat
Di dahi lebar milik Kyuhyun
Dan
“Yak!kau mengataiku eoh?”
.
.
.
.
Yesung pov
“sungmin-nah” aku menghampiri sungmin yang tengah mencuci alat makan setelah kami makan bersama
“ne hyung,waeyo?”ucap Sungmin tersenyum manis
Sudah lama aku tidak melihat senyuman itu setelah Sungmin dan Ryewook memutuskan untuk meninggalkan Korea 5 tahun silam
“Kau tidak menjemput, Sunghyun?”kududukkan diriku di atas meja kecil disamping wastafel
Tanpa berniat membantu Sungmin yang tengah sibuk merapikan ini itu
“ne,setelah ini aku akan pergi ke Seoul untuk menjemputnya”
Ucap Sungmin tanpa melihat ke arahku
“apa kau tidak sadar selama ini Kasih sayang kedua aegyamu itu berbeda?”
“maksudmu Hyung?”
Sungmin yang seperti sedikit sangsi mendengar ucapanku pun hanya merengut samar
“Berat sebelah”ucapku ringan
Hening ,
namun detik kemudian sungmin kembali menjawab
“Hyung tahu alasannya,Sunghyun dan Sungjun berbeda pada daya tahan tubuh”
Sungmin menatapku ragu,Aku hanya balas menatap iba mencoba mengerti bahwa Sungmin seolah telah menanggungnya sendiri,
terlalu berat memang

“Sungmin-nah”
“ne”
“sepertinya gaya bicara maupun sikapmu berubah setelah kejadian itu”
Kulihat Sungmin terdiam
Eh apa aku salah?
Apa aku telah menciptakan perbincangan yang membuat Sungmin terganggu?
“Mungkin”ucap Sungmin dengan kembali tersenyum
“Yesung Hyung”
Panggilan seseorang mengintrupsi ku untuk melanjutkan pembicaraan dengan Sungmin
Membuat kami lebih memilih menoleh pada sumber suara tersebut
Kulihat namjachinguku tengah berkacak pinggang dengan memandangku tajam
“aish!tidak sopan Hyung! meja kecil itu bisa rusak karena menahan berat badanmu dalam waktu lama”
Ucap Ryewook kesal ketika melihat kelakuan seenak jidatku
“arraseo,changiya”
Aku terkekeh pelan seraya berdiri dari posisi dudukku
“Dasar seenaknya saja”
Kulihat ryewook masih memasang tampang sebal walau aku sudah menuruti kemauannya
,dia cute sekali
“ung…Ryewook-ah”
“ne,Sungmin hyung”
“Dimana Sungjun?”
Yesung pov end
.
.
.
Normal pov end
Seoul Cafe
setelah pertemuan penuh urat saraf Kyuhyun dengan Bocah kecil bernama Lee Sunghyun entah angin apa yang membuat mereka berdamai dan memutuskan untuk pergi makan di sebuah cafe yang tak jauh dari taman bermain dimana beberapa jam yang lalu mereka bertemu
Setelah memesan makanan , Kyuhyun dan Sunghyun sama-sama makan dalam diam

“Kenapa bocah sepertimu dibiarkan pulang sendirian?”
Kyuhyun yang sedari tadi diam memperhatikan Sunghyun yang memakan ice cream mulai membuka suara,
“molla”
Dan hanya dijawab singkat oleh sang lawan bicara yang seolah masih sibuk dengan ice cream rasa coklatnya
“ck,Dasar tidak sopan”Kyuhyun menggerutu seraya kembali memakan cake nya
Mendengar selentingan ucapan Kyuhyun yang terkesan memprovokativ
Sughyun menghentikan kegiatanya kemudian balik menatap Kyuhyun santai
“lalu,apakah beybicaya pada caat kita cedang makan itu copan menuyut ajucchi?”
Ucap Sunghyun tersenyum puas, ucapan balasan tersebut sontak membuat mata onix Kyuhyun reflek melotot sebal ke arahnya,
‘Apa rasa sebal orang ,sama sepertiku saat ini’
Gumam Kyuhyun ambigu
Kyuhyun memang masih mengingat bagaimana saat dirinya masih bocah, ia memang selalu berkata pedas pada setiap orang bahkan sampai saat inipun sifat itu masih dimiliki oleh Kyuhyun
Apakah itu dari sifat murni Appa dan Umma bocah ini?
seperti Umma Kyuhyun, Cho Heechul yang memang bermulut pedas dan itu menurun padanya?
Namun yang ia pertanyakan mengapa seolah Sunghyun itu adalah duplikat dirinya?
Oke,Kyuhyun mengabaikan itu
“Arraseo,Baiklah,sekarang dimana Ummamu?apa dia terlalu sibuk dengan urusanya sehingga
Mengabaikan bocah sekecil dirimu sendirian?”Kyuhyun menunjuk Sunghyun mulai dari kepala sampai kaki mungil bocah tersebut dengan jari panjang miliknya,membuat Sunghyun mendengus lirih
“Aku akan menghubungi Umma,dan ajucchi pacti akan tahu apa jawabannya,pinjam poncel ajucchi”
ucap Sunghyun seraya berpose memohon yang sungguh imut,Kyuhyun sampai tertegun sekaligus hampir tersedak cake yang tengah dikulumnya pada saat bersamaan

‘sungmin’
Tanpa sadar Kyuhyun merogoh ponselnya ,kemudian memberikannya pada Sunghyun
“Gomawo,ajucchi”Sunghyun segera menerima ponsel itu dan mulai menekan tombol pada layar touchscreen ponsel Kyuhyun untuk menghubungi sang Umma
.
.
.
.
Sungmin side
“Sungjun-nah!”Sungmin berlari menyusuri koridor Panti asuhan ketika
Mengetahui sang Aegya tidak ia temukan dimanapun
“Sungmin hyung tenangkan dirimu,mungkin Jun masih pergi bermain dengan anak-anak panti asuhan ini” Ryewook berkata seraya menggenggam erat lengan Sungmin,sedangkan Sungmin malah menggeleng kasar masih dengan raut wajah kekawatiran
“Ryewook-ah jika terjadi sesuatu pada aegyaku maka aku tidak akan dapat memaafkan diriku sendiri”
“Umma uhuk,uhuk”
Suara cempreng tersebut Sontak membuat Sungmin dan Ryewook menoleh singkron ke arah sumber suara,dari arah pintu masuk terlihat 3 namja kecil
Yang salah satu dari mereka membawa sebuah bola warna-warni yang sebelumnya sempat memanggil Sungmin dengan sebutan Umma
“Jun”
Sungmin berlari tergesa dan memeluk bocah laki-laki tampan tersebut dengan protectiv
“uhuk,uhuk,uhuk”
“Changiya batukmu kambuh lagi,Omo! Badanmu panas lagi,ottokhe?”Sungmin kebingungan ketika melihat Sungjun terlihat kembali sedikit pucat
“Hyung lebih baik kita hubungi dokter pribadi keluargamu,bawa dulu Jun untuk beristirahat dikamar”ucap Ryewook member saran
Drrt Drrt Drrt
“Hyung”
“ne”

Menyadari Suara ponsel tersebut berasal dari miliknya Sungmin segera melihat ID call penelfon
“wae,hyung?”
“Molla,sepertinya ini number yang tak kukenal”Sungmin menatap Ryewook
“Berikan padaku Hyung biar aku yang bicara”
Sungmin kemudian memberikan ponsel warna Pinknya pada Ryewook
“yoboseo”
‘Umma’
“Sunghyun?Bukan ini Ryewook ahjusshi”
‘Bica bicaya dengan Umma ajucchi?’
“ne tentu”
Ryewook mengisyaratkan Sungmin untuk menerima ponselnya dalam diam
“ne,Hyun,waeyo changiya?”
Sungmin menyapa Sunghyun seraya mengelus surai coklat milik Jun yang berada di depannya
‘ck,umma lupa lagi untuk menjemput Hyun’
“Minhae,Jun sakit Umma khawatir pada keadaannya”
Sungmin berucap hati-hati pada aegyanya
Sedangkan Ryewook bungkam seolah sama-sama tengah merasakan kebingungan Sungmin
‘ayyaceo,Hyun mencoba mengeyti lagipula Hyun punya teman ajucchi bayu untuk mengantay Hyun ke Ilcan’
“Ne baguslah kalau sudah ada teman Hyun yang mau mengantar,ucapkan salam Umma pada Ahjusshi itu ne,Annyeong”
Sungmin hanya dapat menuruti perkataan Sunghyun,tanpa mencerna apa yang telah dikatakan bocah cerdas tersebut
‘annyeong’
Tut tut tut
Sungmin side end
.
.
.
.
Kyuhyun side
“dengay kan ajucchi?”
Setelah line telpon terputus Sunghyun menyerahkan kembali ponsel tersebut pada Kyuhyun
“tentu saja aku mendengarnya,bukankah tadi kau sengaja me-loudspeaker nya?”
Jawab Kyuhyun dengan perasaan yang tiba-tiba sebelumnya begitu berdeba-debar ketika mendengar percakapan Sunghyun dengan sang Umma bocah tersebut
Entah mengapa
“Ummaku macih terlalu polos cama cepeyti Jun,Mana ada yang mau peycaya ketika anak cekecilku hayus peygi dengan ajucchi yang bayu bebeyapa jam yang lalu ia kenyal”
Sunghyun tersenyum tipis membuat Kyuhyun mengerti arah pembicaraan bocah kelewat cerdas di hadapannya
“Arra,lalu apa yang akan kau lakukan ketika Umma mu telah memperbolehkanku
Mengantarmu?Kau tahu kan Ummamu tidak akan menjemput kali ini?”
Kyuhyun sedikit memandang remeh Sunghyun
“hm”Sunghyun hanya menjawab dengan gumaman
“lalu,apa yang akan kamu lakukan Lee Sunghyun?” Kyuhyun menyeringai santai
“Mwo?tentu caja Ajucchi akan tetap peygi denganku Ke Ilcan,tapi dengan diantay oleh cupiy milik Appaku,pinjam poncelnya lagi ,Hyun akan menghubungi cupiy milik Appa ”
Sunghyun berucap tenang ,mampu membuat Kyuhyun berdecak kagum dalam hati ,benar-benar bocah evil yang cerdas
.
.
.

Tbc
Kurang panjangkah?
Masih ada yang mengganjal?
Bingungkah?
Hehe#ditendang readers
Yewook moment sepertinya masih belum saya kembangkan
Jadi minhae kalau segitu aja#TT ngusap ingus pakai tanganya umin
Kyumin moment maap dulu soalnya saya masih fokus pada permasalahanya
Kayaknya Kyumin moment akan full pada chapter depan
#ada yang ingin nebak detik-detik pertemuan umin ma kyu ga?
#Perkenalan tokoh baru
Untuk bocoran sifat tokoh chapter ke depan
Di sini saya membuat karakter sunghyun namja kecil keras kepala dan
selalu berusaha dewasa karena beban yang tengah ia tanggung,mohon dimakhlumi
^^
Maukah anda meluangkan waktu untuk merepyu
Walau hanya sekedar titik TT

Repyu dari readers adalah kebahagiaan untuk saya

Menyenangkan hati seseorang itu juga termasuk pahala TT
Jangan lupa repyu kalau suka

Gomawooooo……..sudah mau mampir*Bow bareng Sunghyun
*(_ _)!*

2 thoughts on “finding light chapter 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s