My Life part 3

“My life” – Part 3

 

Present story By Gyurievil

 

Main Cast :

Cho kyuhyun a.k.a CHO KYUHYUN

Choi Siwon a.k.a CHO SIWON/appa kyuhyun

Kim kibum a.k.a CHO KIBUM/eomma kyuhyun

Lee Sungmin a.k.a LEE SUNGMIN/LEE SUNGMIN

Leeteuk a.k.a kepala sekolah/leeteuk sajangnim

And Other cast—

 

Copyright©2012

 

This is my imagination. go away plagiator, and don’t forget to review ^^

 

Happy reading!

 

 

Sebelumnya**

Buagh! Buk!

Terdengar suara-suara saling pukul memukul

Dan…

 

“hey.. gwenchana???” suara namja. Remang-remang aku melihatnya

“gwencha…” tak kuat… sungguh, kini semua mulai terlihat gelap

Selanjutnya**

 

=My life=

 

Sreng sreng sreng …

“eummm….” Empuk, nyaman sekali,

 

Sreng  sreng sreng …

Harum… tercium enak…

 

Sreng sreng sreng …

‘Eh suara apa itu???’ kagetku dalam hati

 

Kubuka kedua kelopak mataku perlahan, masih agak pusing saat membukanya dan terlihat sangat menyilaukan. Setelah terbiasa dengan sinarnya, aku memandang kesekeliling santai

“eummm…” masih bisa mengulet, tapi lama kelamaan mataku membulat

“HAA..??? dimana aku!?” teriakku panik

 

=My life=

 

“kau tadi pingsan tak lama setelah dikeroyok oleh preman-preman itu, karena aku tak tau rumahmu dimana. Jadi aku membawamu kerumahku” ujar seorang namja yang aku tak tau namanya, tapi dia terlihat lucu. Dengan gigi depannya yang terlihat mirip kelinci.

Saat ini dia sedang duduk dipinggir ranjang yang aku tempati, mungkin ini kamarnya. Karena diatas meja sebelah ranjang ini ada sebuah foto, dua orang namja yang sedang tersenyum saling merangkul pundak. Dan aku yakini salah satu namja yang lebih tinggi dari namja disebelahnya itu adalah dia.

 

“mianhae… merepotkan anda…?” balasku

“Lee Sungmin , panggil aku sungmin. Gwenchana. Aku juga senang bisa membantu” ujarnya lagi dan tersenyum

“ne.. kamsahamnida sungmin-ssi” lanjutku

“cheonmanneyo… lebih baik sekarang kau beristirahat, aku ingin melanjutkan masakku” balasnya dan segera meninggalkan kamar

 

=My life=

 

“kau terlihat masih sangat muda, berapa umurmu?” tanyanya ketika kami sedang berada dimeja makan,

“umhurhkhu eohnamh beulaush tauhun” balasku dengan mulut penuh makanan, maklum perutku terasa lapar lagi karena insiden memalukan tadi. Badanku masih sangat sakit akibat pukulan dan tendangan preman-preman itu.

“16 tahun??” tanyanya ragu, aku langsung mengangguk pasti.

“wah ternyata kau memang lebih muda dariku ya, umurku 19tahun” ucapnya menatapku.

“dan siapa namamu?” lanjutnya bertanya.

 

Eh?? Dia tidak mengenal aku yang anak seorang Choi Siwon? Sang pengusaha terkenal di ASIA? Bagus deh hehehe. Wah bakal seru nih.

“kyuhyun , Cho Kyuhyun imnida” jawabku tersenyum

“owh, kyuhyun? Mm? kyu… hyun?” ujarnya terputus-putus, entah itu shok atau dia tau aku anak dari Choi Siwon?? Ah bahaya nih!

“ne, kyuhyun. Waeyo??” tanyaku ragu dan bingung bukan main, takut ketahuan kalau aku anak dari seorang Choi Siwon. Kan gak asik. =.=

‘aku tahu kalau appaku itu terkenal. Tapi minimal ada yang tidak mengenal dia. Amien’ pikirku sambil menyuap makanan lagi kedalam mulut, menghilangkan panik.

 

“aniyo, aku hanya pernah mendengar nama itu saja” jawabnya singkat

Hufttt… syukur deh ^^ selamat selamat….

 

“mmhhh…. Bowleuh Akhu meumannguilmu…” sulit juga bicara sambil mengunyah makanan yang penuh dimulut. Kutelan dulu makanan yang berada didalam mulutku,

GLek…

“mm… apa boleh aku memanggilmu hyung?” ujarku setelah menelan tuntas makanan dimulut, menatap harap, bermuka polos

“ ne tentu… akan sangat bahagia aku bila kau memanggilku hyung, dari dulu aku sangat memimpikan memiliki seorang adik lagi. aku hanya tinggal sendiri disini” jawabnya dan langsung mengambilkan aku air minum. Hua… baik sekali dia.

“kok tinggal sendiri?? Dimana keluargamu hyung? Eh? Adik lagi? Aku tidak melihatnya . Mana adikmu?” tanyaku penasaran

“appa dan eommaku sudah meninggal sekitar satu tahun yang lalu, Keduanya meninggal  karena kecelakaan. Tadinya aku juga mempunyai seorang adik, Tapi saat bermain di taman hiburan bersamaku, dia menghilang entah kemana” jawabnya panjang dan terlihat raut mukanya menjadi sedih

“ah… mianhae bukan maksudku mengingatkan. Tapi sungguh ak…”

“hahaha… gwenchana tak usah merasa bersalah begitu. Aku sangat senang kok kau sudah mau memanggilku hyung. Gomawo” ucapnya setelah memotong perkataanku.

Kemudian dia bangun dari kursinya dan mengambil piringku yang ternyata tanpaku sadari sudah kosong. Dia langsung menuju tempat cuci piring yang memang bersebelahan dengan meja makan

“sekali lagi mianhae hyung” Aigo… aku jadi merasa sangat bersalah.

“mmh.. ngomong-ngomong kamu kenapa bisa sampai kesana? Dimana rumahmu kyu?” tanyanya sambil mencuci piring sisa kami tadi

‘waduh… bagaimana ini???’ pikirku panik

“mau aku bantu hyung??” tanyaku, sungmin hyung….! Arhh kenapa kau menanyakan hal itu sih…

 

“haha… gomawo, tak usah. Sudah selesai ini juga, jawab saja pertanyaanku ” balasnya kembali duduk di kursi sebelahku

“aku tersesat hyung, rumahku? Aigo aku lupa dimana rumahku?” jawabku bohong, itu agar sungmin hyung tidak curiga.

“ah.. ya sudah tak usah dipaksakan, kau kan baru saja istirahat sebentar. Mungkin nanti kau sudah bisa ingat lagi. Sekarang istirahatlah. Aku juga mau tidur. Besok aku harus bekerja pagi-pagi” ujarnya

‘selamat….’

 

“owh ya… kau tidur dikamarku saja. Biar aku tidur diruang tamu” teriaknya dari kamar mandi, mungkin cuci muka sebelum tidur

“ahh… tidak usah hyung. Biar aku saja yang tidur disana” balasku berteriak

“janganlah… pasti badanmu sakit kan” ujarnya yang ternyata sudah berada dibelakangku…. Kayak hantu nih sungmin hyung……

“gwenchana hyung” balasku lagi

“ah ya sudah kalau kau memaksa, aku kekamar dulu ya, dibawah laci TV ada selimut dan bantal. Bisa kau ambil sendiri?” tanyanya dari depan pintu kamarnya

“ne, bisa kok. Gomawo hyung, jaljayo”

“jaljayo”

Setelah sungmin hyung menutup pintu kamarnya, aku bangkit dari kursi ruang makan, mencuci muka dan mengambil selimut juga bantal ditempat yang tadi sungmin hyung bilang.

“jaljayo kyuhyun” tanpa banyak hitungan waktu, mataku langsung terpejam begitu saja

 

=My life=

 

Tadi pagi-pagi sekali sungmin hyung sudah pergi bekerja di Restoran, katanya kalau mau makan sudah tersedia di meja makan.  Beruntung sekali aku sudah diperbolehkan tinggal disini diberi makan gratis pula.

‘Haduh… bosan…. aku harus melakukan apa ya??’ berpikir mencari  kesibukkan  diri dirumah ini. Dan berakhirlah aku dengan melakukan beres-beres. Ya kalian tau. PSP dan Ipod ku dicuri oleh preman-preman kemarin itu. Lagi pula aku juga harus berterimakasih pada sungmin hyung yang mau menampung aku disini.

 

Rumah ini terlihat sangat kecil, bahkan lebih besar kamarku dari pada rumah ini. Saat ini aku sedang merapihkan daerah ruang tamunya. Memang agak sempit ya pasti gampang lah walau aku yakin akan ada yang masih kotor tapi kalian pasti tahu, kalau aku tidak terbiasa dengan yang namanya beres-beres rumah atau semacamnya. Karena sudah terbiasa ada pelayan yang mengurusi semua. Jadi jangan salahkan aku kalau beres-beres disini malah memperburuk keadaan . hehehe

 

“ruang tamu sudah… sekarang apa ya?” gumamku sambil berjalan jalan ke sebuah ruangan yang baru aku lihat. Ah ruangan apa ini?? Ku buka engsel pintunya dan menemukan sebuah tempat tidur dengan ukuran kecil dan banyak stiker juga poster bergambar ultramen. Seingatku kata sungmin hyung dia hanya tinggal sendiri deh.

 

Atau mungkin ini punya adiknya yang menghilang, mmh mungkin ya. Dan tak sengaja aku melihat sebuah frame foto yang terlihat anak kecil sedang tersenyum bahagia.

 

“ARggh… apa ini? Haduh.. kepalaku pusing sekali”

 

 

To Be continue~~

 

2 thoughts on “My Life part 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s