Always in My Heart // Chapter 6

Chapter 6~

.

Ryeowook berlari menyusuri jalan setapak. Matanya terus berusaha untuk menemukan sosok Kyuhyun yang entah ada dimana. Sudah jam sepuluh malam, dan anak itu tak kunjung pulang. Pemuda itu sama sekali tidak bercerita pada Jungsoo kalau Kyuhyun sudah mengetahui tentang appa kandung Ryeowook, karena itu akan membuat Jungsoo merasa kacau lagi.

Dan sekarang dia harus menemukan Kyuhyun, meminta maaf dan memohon agar dia pulang ke rumahnya.

“Aiish!” Ryeowook menghapus peluh di keningnya yang bercucuran. Dia tak tahu seberapa lama dia berlari. Mungkin satu jam, atau mungkin dua jam. Pokoknya dia hanya terus belari dan mencari.

Sudah banyak teman Kyuhyun yang dihubungi, tapi tak ada satupun yang tahu dimana Kyuhyun. Begitupun dengan Henry atau Sungmin. Kyuhyun sepertinya benar-benar marah lagi kali ini. Dan Ryeowook tak mau kejadian lama terulang lagi.

Sudah cukup…

“Kyuhyun eodiya~”

Perlahan ponsel Ryeowook berbunyi samar.

“Yeoboseyo, Umma?” sapanya cepat sambil mengatur nafas.

“Kyuhyun sudah kembali, Chagiya.”

“Eh?” Entah kenapa dada Ryeowook berdegup kencang dan dia langsung berlari memutar arah untuk pulang. “Apa dia baik-baik saja, Umma?”

“Iya, dia bilang main di game centre dan lupa waktu. Kau kembalilah.”

“Oke, aku pulang sekarang.” Ryeowook menutup flat ponselnya dan berlari sekencang mungkin untuk pulang. Dia harus bicara dengan Kyuhyun agar kesalah pahaman ini berakhir. Bagaimanapun juga dia tak mau Kyuhyun kembali membencinya.

.

~Ryeowook pov~

“Aku kembali!” Aku langsung masuk ke dalam rumah dan menemukan Umma tengah duduk di dapur sambil merapihkan makan malam. Sepertinya itu sisa makan malam Kyuhyun. “Umma, Kyuhyun mana?” tanyaku cepat.

“Dia bilang sangat lelah dan ingin langsung tertidur.”

Tanpa bicara lagi aku langsung berlari menyusuri tangga dan menuju kamar Kyuhyun. Hanya saja ketika aku berada di depan pintu kamarnya, aku mematung. Apa yang harus kulakukan sekarang? Apa yang harus kukatakan padanya?

Perlahan pintu itu terbuka dan menampakkan sosok Kyuhyun yang sudah berdiri dengan tampang dinginnya menatapku.

“Kyu_”

“Aku tahu kau akan langsung menemuiku.” mulainya, memotong ucapanku. “Pergilah. Jangan mendekatiku.”

“Kyuhyun, aku_”

“Apa kau tak bisa mencerna omonganku?”

Aku menelan ludah saat kutatap sorot mata Kyuhyun tampak semakin mengintimidasiku. Dia menatap kearah lain masih dengan sorot wajah yang dingin. “Aku muak padamu. Untuk sementara, jangan muncul dihadapanku.”

Kyuhyun langsung menutup pintu kamarnya di depan wajahku dan sempat membuatku kaget.

Dia benar-benar marah padaku…

“Wookie. Ada apa, Chagi? Kalian bertengkar lagi?”

Aku menoleh menatap Umma yang sudah berdiri di ambang tangga dan menatapku khawatir. Aku tak bisa berbohong padanya kalau dia sudah melihat semuanya seperti ini. “Umma… Dia sudah tahu.”

“Eh?”

Aku berjalan mendekati Umma dan merengkuh lengannya frustasi. Kutundukkan kepalaku dihadapannya. “Kyuhyun melihatku bertemu dengan Appa. Dan Kyuhyun sudah tahu kalau dia adalah Appa kandungku.”

Aku tak tahu apa yang terjadi pada Umma, tapi setelah kukatakan hal itu tubuhnya langsung kaku.

“Maafkan aku, Umma…” bisikku pilu.

~Ryeowook pov end~

0o0o0o0o0o0o0

~Kyuhyun pov~

Mereka berjanji kalau mereka akan selalu bersamaku, menjagaku dan tak akan membiarkanku sendirian. Tapi apa yang mereka lakukan sekarang. Setelah setengah tahun kepergian Appa, suami orang itu tiba-tiba muncul. Wookie hyung menemuinya diam-diam tanpa sepengetahuanku. Dan apa sekarang? Dia menutupi semuanya dariku.

Memuakkan..

Mereka membohongiku. Apa sekarang aku bisa mempercayakan perusahaan Appa padanya? Bagaimana kalau nanti dia akan menyerahkan kuasa perusahaan itu kepada mantan suaminya itu? Apapun bisa terjadi, kan…

Aiish!!

Tapi aku tak yakin apa mereka memang sejahat itu. Umma, aku tahu dia bukan tipe orang yang seperti itu. Dia selalu menepati semua janjinya. Oke, dia selalu menepati semuanya, tapi bagaimana dengan seterusnya? Bagaimanapun juga aku bukan anak kandungnya.

Dan Wookie hyung… Dia juga tidak terlihat seperti tipe orang yang bisa menipu orang lain. Tapi tetap saja aku marah karena dia merahasiakan ini dariku! Kalau dia ingin aku mempercayainya, seharusnya dia bilang saja yang sejujurnya padaku!

TOK~TOK~

Siapa?

“Kyu? Kau sudah tidur, Chagi?”

Umma?

Dengan segera aku memejamkan mataku saat kudengar suara pintu kamarku berdecit pelan. Dan samar, aku bisa mendengar suara langkah kaki Umma yang semakin mendekat ke tempat tidurku. Sampai akhirnya kurasakan dia mengusap rambutku hati-hati dengan lembut.

Ini bukanlah sentuhan orang yang bisa menipu orang lain.

“Kyuhyun, maaf…”

Maaf?

“Kami tak bermaksud menyembunyikan kenyataan tentang pria itu darimu, Chagiya.”

Jadi Wookie hyung sudah menceritakan semuanya?

“Wookie,” Umma menghela nafas sejenak. “dia terlalu takut kau terluka lagi. Itu alasan kenapa dia menyembunyikan hal ini darimu. Selama ini dia bingung sendirian dan selalu merasa kacau sendirian.”

Sesungguhnya, aku tahu…

“Umma ingin kalian bisa menjadi saudara yang sesungguhnya.” Lembut—kurasakan umma mencium keningku. Setelah itu ia kembali mengusap kepalaku dan perlahan kudengar suara langkah kakinya meninggalkanku.

Ketika pintu itu kembali tertutup, perlahan aku membuka mataku.

Aku tak pernah bisa menjaga emosiku. Kenapa aku memiliki sifat yang buruk seperti ini? Wookie hyung berusaha menjaga perasaanku, tapi aku justru marah dan berbalik membencinya? Kenapa sekali saja aku tak pernah bisa menang melawan emosiku.

Apa aku masih belum bisa dewasa…

~Kyuhyun pov end~

0o0o0o0o0o0o0

Ryeowook tak tahu dengan wajah apa dia harus menemui Kyuhyun. Sudah susah payah dia berhasil mendapatkan kepercayaan dongsaengnya itu, dan dengan mudah pula kepercayaan itu hancur karena kedatangan Yunho. Ryeowook mengutuk dirinya sendiri. Seharusnya dia bercerita kepada Kyuhyun. Seharusnya dia tidak berbohong. Seharusnya Kyuhyun tahu sejak awal.

Namun kini segala kata ‘seharusnya’ yang ada dipikiran Ryeowook sudah tak berguna lagi.

Siang itu, Ryeowook duduk termenung sendirian di kamarnya. Jungsoo sudah pergi ke kantor, sedangkan sejak pagi Kyuhyun tak keluar dari kamarnya, meski hanya untuk mengambil makan malam.

“Haruskah aku menemuinya dan bicara kepadanya sekali lagi?” gumam Ryeowook sendirian sambil mengacak rambut kecoklatannya yang tampak agak basah sehabis mandi. “Aku tak mau Kyuhyun membenciku.” lanjutnya lagi sambil berdiri.

Ryeowook mengumpulkan nafas dalam-dalam sebelum akhirnya berjalan keluar dari kamarnya. Menuju kamar Kyuhyun yang berada tepat disamping kamarnya itu. Ryeowook sudah mempersiapkan tangannya untuk mengetuk pintu kamar Kyuhyun, tapi dia mulai ragu.

Apa aku harus melakukannya? Bagaimana kalau Kyuhyun tak mau bicara padaku?’ pikirannya kembali melayang.

Namun detik berikutnya Ryeowook menggeleng cepat. Dan dia mulai mengetuk pintu kamar Kyuhyun.

Tak ada balasan.

“Kyuhyun?” Kini dia mengetuk sambil memanggil.

Tetap tak ada balasan.

Dengan perlahan Ryeowook akhirnya membuka pintu kamar Kyuhyun yang ternyata tidak dikunci. Dan betapa kagetnya Ryeowook ketika dia tak menemukan Kyuhyun di dalam kamarnya. Dia tak ingat kapan Kyuhyun keluar, yang pastinya… Kini perasaannya mendadak buruk.

.

.

Kyuhyun mengatur nafasnya sambil mempersiapkan dirinya di depan kantor milik Youngwoon. Dia harus bicara pada Jungsoo, begitulah yang kini ada dipikirannya. Kyuhyun tak peduli apa yang akan Jungsoo katakan nanti, tapi Kyuhyun ingin mengetahui semuanya.

“Oke, apapun yang aku bicarakan tak akan ada hubungannya dengan diriku. Aku hanya perlu memastikan kalau setidaknya mereka tidak akan mengkhianatiku.”

Mungkin, merasakan berbagai perubahan dan kehilangan membuat Kyuhyun menjadi pemuda yang sangat perhitungan ataupun sulit mempercayai orang lain. Dan kini, ketika satu-satunya orang yang dipercayainya terlihat menyembunyikan sesatu kepadanya, mungkinkah Kyuhyun akan kembali ditinggalkan dan dikhianati?

Ratusan kali Kyuhyun berpikir kalau Jungsoo ataupun Ryeowook tak akan melakukan hal itu, tapi ratusan kali itu juga pikiran Kyuhyun menjadi kacau. Bagaimanapun juga, baginya yang bukan anak kandung Jungsoo, bukan mustahil kalau suatu saat Ibu tirinya itu meninggalkannya. Tak ada yang pernah menjamin kalau Jungsoo akan menjaganya seumur hidupnya, kan?

Oke, katakan Kyuhyun egois. Tapi, itulah dia…

“Aku akan masuk dan bicara.” Kyuhyun kembali memantapkan hatinya. “Arrggh!!” Tapi kembali dia tampak frustasi dan mengacak rambutnya sendiri.

“Hey, kau Kim Kyuhyun?”

Kyuhyun langsung terkejut ketika satu suara memanggilnya. Perlahan dia menoleh dan dia melihat seorang pria paruh baya yang kemarin bersama dengan Ryeowook kini sudah berdiri dibelakangnya. Menatapnya dengan sorot mata yang ramah, tapi Kyuhyun menatapnya dingin.

“Kau…”

“Senang bisa bertemu disini. Aku Yunho, JungYunho. Ayah dari Kim Ryeowook.”

Sorot mata Kyuhyun langsung berubah marah.

.

.

Ryeowook menghubungi ponsel Kyuhyun berkali-kali, tapi Kyuhyun tak mengangkatnya. Dengan segera dia menarik jaket dompetnya dan langsung keluar dari rumahnya. Perasaannya benar-benar tidak enak. Ryeowook ingat kapan terakhir kali dia merasa seperti ini, dan memang hal buruk terjadi.

Tak ada satupun hal buruk yang boleh menimpa Kyuhyun!

Kali ini Ryeowook mencoba menghubungi nomor ponsel Ummanya.

“UMMA!” serunya cepat saat Jungsoo sudah mengangkatnya.

“Wookie? Ada apa?”

“Apa Kyuhyun menghubungi Umma?”

“Tidak. Apa sesuatu terjadi lagi?”

Ryeowook bergeleng sambil melihat kesegala arah jalan, berharap menemukan satu jalan yang mungkin dilalui Kyuhyun. “Dia pergi tanpa bilang padaku dan ponselnya tidak bisa dihubungi.”

“Jangan khawatir, mungkin Kyuhyun pergi ke rumah temannya.” Jungsoo berusaha menenangkan putranya.

Ryeowook terdiam. “Aku tahu. Tapi perasaanku tak enak, aku akan mencarinya. Sampai nanti, Umma.”

0o0o0o0o0o0o0

Kyuhyun memandangi amplop coklat tebal yang diserahkan Yunho kepadanya. “A-apa ini?” tanyanya dengan suara bergetar. Kyuhyun berharap apa yang ada di tanganya tidak seperti yang dia bayangkan.

Yunho tersenyum penuh perasaan bersalah. “Aku merasa jahat pada Jungsoo. Aku tak pantas menerimanya karena kemarin aku menemui Wookie. Aku tak bisa menemuinya, kuharap kau mau memberikannya kepadanya.”

“Kenapa dia memberimu ini? Apa ini isinya… Uang?”

Yunho mengangguk. “Aku meminta Jungsoo memberikanku uang untuk mengembalikan perusahaanku yang nyaris bangkrut. Dan dia memberikannya dengan syarat aku tak boleh menemui Wookie, tapi kemarin aku menemuinya. Seharusnya aku tak menerimanya.”

Tubuh Kyuhyun perlahan lemas. Jungsoo memberikan uang agar Yunho tak menemui Wookie? Itu artinya Jungsoo juga ingin menutupi semua ini dari Kyuhyun, kan? Kenapa semua orang yang dipercayainya kini bersikap menyebalkan?!

“Kenapa kau memintaku mengembalikannya?”

“Karena kau kini putra Jungsoo. Beruntung sekali dia menikah dengan pengusaha kaya dan menjadi direktur sekarang.”

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya, menahan amarah yang mulai menguasainya. Kyuhyun menahan nafasnya dan berusaha mengatur emosinya. Entah kenapa air matanya ingin mengalir sekarang.

“Boleh aku minta tolong satu lagi.”

Kyuhyun hanya diam.

“Tolong sampaikan pada Jungsoo, aku minta maaf karena pernah meninggalkannya.”

“JANGAN KONYOL!!” Kyuhyun langsung melempar amplop itu ke Yunho dan amplop berisi uang itu jatuh begitu saja ke aspal dan penutupnya terbuka. Memperlihatkan setumpukan uang senilai seratus ribu won di dalamnya.

Kyuhyun merasa muak melihat uang itu.

“Aku bukan kurir! Datang temui dia sendiri dan  bicara kepadanya!!”

“Ada apa denganmu?” Yunho kini kebingungan.

“YUNHO!!”

Seruan kencang Jungsoo membuat kedua pemuda terkejut. Yunho menatap Jungsoo yang berdiri tak jauh dari mereka dengan wajah marah. Dan Kyuhyun menoleh kearahnya perlahan, dengan tatapan mata yang dingin dan menakutkan.

“Yunho! Sudah kukatakan padamu jangan pernah muncul lagi!”

“Aku hanya ingin mengembalikan uangmu.”

“PERGI!” Jungsoo berteriak marah.

Tampaknya Yunho tak terlalu ingin berdebat dengan Jungsoo. “Baiklah. Aku akan pergi. Maafkam aku, Jungsoo.” Dengan langkah goyah Yunho langsung meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri mematung.

Jungsoo memandangi putranya kebingungan. Mungkin inilah makna dari perasaan Ryeowook yang tadi dikatakannya. Baru selangkah Jungsoo ingin mendekati Kyuhyun, tiba-tiba Kyuhyun sudah berjalan.

“Kyu!”

“JANGAN MENDEKATIKU!!” bentakan Kyuhuyun membuat langkah Jungsoo berhenti. Kyuhyun menoleh dengan tatapan yang penuh dengan emosi. “Kau… Kau juga sama dengan putramu!! Kenapa kalian memperlakukanku seperti ini?!!”

“Kyhyun, dengarkan Umma!”

“Kau bukan Ummaku!!”

Jungsoo menahan nafasnya mendengar seruan kencang Kyuhyun. Otaknya terus berpikir, bagaimana caranya menenangkan Kyuhyun yang tengah emosi.

“Aku benci kalian…” Suara Kyuhyun melemah dan Jungsoo melihat satu tetes air mata kini mengalir di mata Kyuhyun. Buru-buru Kyuhyun menghapus matanya dan menarik nafas dalam. “Kenapa kalian melakukan ini kepadaku?”

Dengan segera Kyuhyun langsung berlari meninggalkan Jungsoo.

“Kyuhyun, tunggu!!” Jungsoo mengejarnya. “Kyuhyun, dengarkan Umma!”

Namun Kyuhyun tak mau mendengarkannya. Tanpa melihat ke segala arah, Kyuhyun menyebrang begitu saja.

“KYUHYUN!!” Jungsoo terus memanggilnya. Kini air matanya tumpah sudah.

Kyuhyun terus berlari sambil menahan nafasnya. Emosinya kacau. Hatinya sakit. Dia terluka untuk yang kesekian kalinya.

“KYUHYUN, TUNGGU!!”

Kyuhyun tetap tak mau menoleh.

“KYU_”

BRAKKKK!!

Kyuhyun langsung berhenti. Tatapan matanya berubah kaget Tiba-tiba semua orang disekelilingnya berlarian panik melewati Kyuhyun.

“Ada yang tertabrak!”

“Ada wanita tertabrak!”

“Dia berlari tanpa melihat lampu lalu lintas.”

“Panggil ambulans!!”

Dengan perlahan Kyuhyun menoleh. Dia tak lagi mendengar panggilan Jungsoo. Dengan langkah gontai, Kyuhyun mendekati kerumunan itu dan memaksa melewatinya. Ketika dia berada di depan kerumunan dia mematung tak percaya, melihat seorang wanita kini berbaring berlumuran darah dan seorang pria berlutut kebingungan disebelahnya sambil menelepon seseorang.

Nafas Kyuhyun tercekat. Bau anyir darah itu sampai di hidungnya.

“U..” Dia tak sanggup berdiri. Perlahan kakinya lemas dan Kyuhyun langsung bersimpuh di jalan. “UMMA!!!!!”

.

.

~TBC~

.

.

A/N ::

Aku minta maaf karena laaaamaa banget update. Aku ada alasan. entah kenapa aku sedang merasa ga bersahabat sama silent readers.😦

silent reader = no comment = ceritanya ga bagus

bukan karena apa-apa, tapi gegara satu alasan itu aku jadi merasa sedih karena ceritaku mendapat respon yang sedikit. itu artinya ff ini sangat tidak menarik, bener kan? karena itu aku jadi ng-stuck ide buat ff yang ada disini.

tapi karena banyak yg nagih, akhirnya semangatku kembali!! #banzaaaii

aku usahakan bisa sering2 update ff ya.

buat White House Series, aku nggak tahu kapan bisa lanjut. Aku kehilangan feel buat KangTeuk, jadinya aku nggak tahu bisa lanjutin WHS kapan. =/\=

dan jika ada yg berminat jadi author di blog ini. klik disini.

gomawo ^0^

nb ::

ada yg nonton ss4INA ga?😦

27 thoughts on “Always in My Heart // Chapter 6

  1. kasian bgt sih..
    kyu kan rapuh ga pengen terluka lg tp jungsoo sm wookie ga sepenuhnya salah kok..
    lanjutin ya
    hiks hiks hiks

  2. Jungso…..!!!!!!!!!!!

    shock abis karena jungso yg tertabrak…

    Kyuuuu..!!!!!!! kau egosi sekali.. Kasian kan Wookie

    huaa kenapa yunho datang?

    yeay..yeay.. update… ugh.. baru liat lagi deh Karya Thena-chan..

  3. Yeeah akhirnya eonni update juga. Kangen banget sama ff eonni. *nangis guling-guling*
    As usual, ff eonni pasti rame. Kwkwk
    Eonni, yang magical cafe sama white treasurenya terusin yaap. I will wait for it. Hihihi

  4. Ceritany bagus koq, keluarga bgt..
    kasian Teukwook (╥﹏╥)
    Mrka msh blom dpt kepercayaan 100% dr Kyu

    Aku nton SS4 yg Day 3 tgl 29🙂 hehe..

  5. akhhh gyaaaaa

    kenapa?? apa hanya perasaanku saja eonnie???
    kenapa aku gak nangis baca ff ini (Y^Y ) apa feelnya kurang aku dapatin atau emang karena aku yg baca karena deket sama teman2 =____=’ #aneh.

    sekian dan terima kaish eonnie udah mau oublish. aku tunggu chap selanjutnya🙂

    next ff :: aku tunggu ff eonnie🙂

    #keepwriting eonnie

  6. iiihhhh,aku kangen sama ff kamu, sama kamu juga dong.. #duaghditonjokauthor
    drama,benar – benar drama..(gaya lu…) :p
    habis bersambungnya pas bagian ketabrak, kan kaya di pilm beneran
    tambahin lagi konfliknya chingu..kalo bisa naik turunin kepercayaannya kyuhyun
    hari ini percaya, besoknya lagi ga percaya (dih, galau)

    hmmm,di sini kyuhyun-sungmin dan ryewook-yesung cuma “temenan aja” yah?
    padahal aku berharap persaudaraan kyuhyun dan ryewook bisa dibuat konflik menggunakan sungmin atau yesung (evil bgt yak gue, xixixixi)

    deep bow, maaf yg sedalam-dalamnya saya sudah mengotori blog anda dengan comment kacangan.. m(_o_)m

    ditunggu karya selanjutnya..
    GO GO GO GO…!!! FIGHTING!!!

  7. q bingung mau kasihan sama kyu apa teukwook… semuanya kasian… yunho juga… hehehe…
    haduh kyu, coba ngertiin umma sama hyungmu dikiiiiiiit aja… mereka ga bermaksud ninggalin kamu…
    OMONA!! teukie ketabrak… jangan sampai parah apalagi meninggal… >.<
    lanjut unnie… b^^d

    nb: q nonton SS4INA… di youtube… kalo ada yang upload… T.T

  8. gomawo eonni udah dilanjuti..

    ntah knpa, feel part 6 in agaj kurang. ap in cma perasaan ak aj?

    hmm.. kyu pikiran km pndek banget. shrusnya, km dengarin dlu kta” teuki..

    wookie yg sbar ne..

  9. unn. . .mianhae. . . *bungkuk2* hr ini aku baru bca ff unn yg ini. . Kekeke. . . Saya gak nonton SS4Ina. . Huaa. . Hiks. .hiks. . . Eomma. . . Thn dpan aku hrs nonton SS5. . *jiah aku malah curhat* mian lg ya eon. . .
    Seperti yg dlu2 aku slalu suka ff unn. . Tp mungkin krn yg chap ini alurnya udah agak bisa ktebak jd kurang seru tp tetep aje ane mewek unn. .*alah bhsa gue brantakan bgt* next chap ASAP ya unn, oh iya yang magical cafe
    sama white treasurenya
    terusin yaa. . . Saya tunggu. . . Gamsahamnida. .

  10. gomawoooooo…..
    aq dah lama nunggu lanjutan’nya
    huwaaaa…. masa kyu musti khilangan lagi
    poor kyu

  11. Umma Teukie~
    hiks.. jd ini penyebab Leeteuk meninggal?
    huaaa~ knp jd ky tukeran “penyebab kematian” gini Taena?

    btw, Yunho kn blom pergi dr kantor tuh, dy nolongin Leeteuk ga?
    Wookie gmn tuh keadaannya nti?
    huaaa~ ga tahan liat Wookie sedih2, hiks..

  12. huaaa…
    lama skali nih FF muncul,,

    Kyu, nyesel?? jng bilang Teuki dead juga.. T^T
    laki2 disamping Teuki siapa? Yunho atau Wook??
    update lagi yah..

    aku ntn SS4Ina

  13. Siapa yang bilang ceritanya gak bagus~?! Gini-gini saya silent reader soalnya ._. /dor
    Saya gak pernah review gara-gara laptop selalu bermasalah kalau mau comment ._. Yang tiba-tiba error, yang gak ke kirim, dll. Oke. Saya curhat U,U

    Wookie, kakak yang bertanggung jawab :’) Ayo Wookie! Fighting!
    Itu, pria yang kebingungan telpon siapa itu, bukan Yunho ya? Pasti dia liatin dari jauh.
    Yah. Gantian penyebab meninggalnya. Kang In ‘gara-gara’ Wookie, Leeteuk ‘gara-gara’ Kyu. Yang tabah aja ._.

  14. eoniii
    maafkan aku yang selalu jadi silent reader di blog ini, heuheu
    aku udah baca chapter yang ini dari kapan tau, tapi baru review sekarang karena kalimat eonni di akhir ff ini selalu terbayang di kepalaku._. ceritanya bagus kok eon, aku nungguin mulu malah kelanjutannya. dari prolog sampe chapter ini feel nya selalu dapet

    kyuhyun kenapa kau begitu pada umma mu T__T
    harusnya dengerin dulu perkataan umma teuki. kasian kan wookpa pasti stres karena sikapmu, plus dia harus ngeliat ummanya dalam kondisi kaya gitu.

  15. eonnie maaf aku komentar baru di chap 6 dan aku baru baca …. ff nya daebak banget ^^ paling kasihan sama jungsoo-wookie, kyuhyun kenapa jahat sekaliii. lanjut eonnie😀 yang di facebook ff haehyuk nya juga ya hehe ^^v

  16. eonni ff yg eonni buat bagus2.. knapa org2 trdekat kyuhyun pd mati smua ya?
    ah sudahlah..
    pokoknya harus di lanjutin ya..

  17. Taena-ssi, jujur aku gak ngerti #jedug. Apa hubungannya appa kandungnya wook terus bikin kyu gasuka atau bahkan benci. Tolong jelaskaaaaaaan :‘( aku selalu suka ficmu kok. Cuman jujur aja yang ini kurang ngeh gitu(?).

    Ahaha, anaknya yunho sama istri barunya tingginya menjulang? max pasti. wahaha, hero-uknow-max. hehe *apasih gakjelas deh* kwkw *dilempar bata*
    Taena-ssi tolong jelas kan ne? hehe
    Fighting^^

  18. aih… lama banget ga maen ke blog ini… masih ingat sayakah saeng???

    Jangan buat Teukie meninggal ne… Kasian mereka a.k.a Kyuwook…
    Makin rumit ceritanya jadi makin penasaran sama endingnya…

    Lanjut ya saeng ^^
    Keep Writing

    Fery Juwita Sari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s