Super Junior van java // Chapter 2

Chapter    2

Eunhyuk langsung sedikit mundur dari kursi saat melihat pemandangan dihadapannya. Ia mengatupkan mulutnya. Kenapa? Karena dia merasa tak bisa bilang apa- apa saat itu. Pikirannya langsung kacau saat melihat tontonan di hadapannya. (padahal masih bagian pembukaan.)

Seorang dalang -saat itu member suju nggak tahu apa itu dalang- berwajah nyentrik dengan blankon -suju juga nggak tau blankon- dikepala sedang menggetok sebuah tongkat kecil ke dalam sebuah kotak dengan di apit dua orang sinden -suju juga nggak tau, yaa-.

Alkisah diceritakeun.. Seorang gadis cantik jelita hidup bersama dengan seorang saudara dan ibu tirinya.” Si dalang yang kita biasa panggil om Parto itu mulai berkoar. (semua readers pasti tau OVJ kayak gimana, jadi author ngga usah ngejelasin panjang lebar, yaa..)

“ Ah, hyung.. Itu apa? Dia ngomong apa sih?” Gumam Donghae bingung. Yah secara member suju nggak ada yang bisa bahasa Indonesia.

Leeteuk menggeleng frustasi bercampur was was melihat pemandangan dihadapannya. “ Kata produser ada translatenya.. Mana?” Gumamnya sendiri.

“ Huwaa!” Tiba- tiba Sungmin menjerit.

Yang lain tersentak menatap Sungmin. Mata sang pumkin boy itu terfokus pada layar komputer. Akhirnya yang lain kembali menatap komputer. Betapa terkejutnya mereka saat melihat seorang namja, ah bukan, yeojya.. Eh tapi wajahnya, wajah namja! Oke, seorang namja! Keluar dari rumah kayu dengan mengenakan pakaian serba pink. (pantes aja Sungmin histeris, coz namja itu berwajah…….)

Azislella!” Seru pemeran lain yang ikut keluar dari rumah itu memanggil si namja berbaju pink.

Mata para member Suju semakin terbelalak saat melihat yang tadi keluar seorang namja juga, tapi lagi- lagi berkostum konyol ala yeojya. Seenggaknya bajunya lebih elit daripada Azis. Kali ini namja-nya lumayan cakep. (Readers bisa nebak nggak dia siapa?)

EEh, Ka-Kak Andreilaya..” Balas si Azislella. Begitu si Azisleila berbicara, sedetik kemudian Eunhyuk dan Kyuhyun udah tertawa geli mendengar suara namja unik itu.

Member yang lain masih fokus menatap para pemain yang sepertinya lebih abnormal dari member Suju.

“ Gyaaahh.. Aku nggak ngerti mereka ngomong apa!” Seru Heechul emosi sambil memukul Hankyung malang yang berada dibelakangnya. “ Mereka itu apa sih? Aku nggak tahan melihat ini semua. Matiin! Matiin!” Heechul langsung kalap.

“ Aku nggak mau lihat namja itu pakai pink! Bener- bener nggak cocok!” Sungmin ikut histeris nggak jelas.

“ Ungsikan Sungmin dan Heechul hyung sebelum merusak komputer kita!” Komando Kangin cepat sambil menunjuk ke Hankyung dan Kyuhyun.

“ Okey, kapten!” Hankyung menurut, dengan cepat dia menarik Heechul menjauhi komputer. Tapi Kyuhyun nggak perduli. Ia masih ngakak sama Eunhyuk melihat acara itu. Akhirnya Wookie yang langsung menyelamatkan Sungmin dari histeria nggak jelasnya.

Donghae melirik kearah Eunhyuk dan Kyuhyun sambil senyam- senyum nggak mengerti kenapa dua namja itu ngakak. Ia kembali melirik kelayar komputer. Ah, kebetulan lagi bagian dalang ngomong. Mata Donghae tertuju pada topi -blankon- yang digunakan si dalang.

“ Eh, hyung.. Dia pakai apa sih? Topinya belum pernah kulihat. Unik. Aku mau pakai itu dong..” Gumam Donghae sambil melirik kearah Leeteuk yang masih berwajah shock. “ Hyung.. Kira- kira beli dimana ya topi itu?” Tanyanya lagi.

Si leader masih cengo. ‘ masa kami harus bermain seperti itu??’ Batinnya pilu. Ckckck..

“ Hyung!” Donghae menepuk bahu Leeteuk. Si leader kembali ke pikirannya dan menatap Donghae. “ Hyung kenapa bengong begitu, sih?”

Leeteuk menggeleng. “ Sudah lihat lagi saja.” Gumamnya.

Donghae menurut. Sungmin masih duduk dikursi dan menutup wajahnya. (aiish.. lebay..). Wajah sang Azislella masih terbayang. Ia nggak tega melihat warna pink digunakan olehnya. Heechul nyuruh Wookie mijitin dia, alesannya sih saking bingungnya jadi pegel. Dan Wookie yang baik hati dan tidak sombong itu hanya menurut. Si Hankyung sudah kembali kedepan komputer.

Beberapa saat kemudian, pendengaran para member terfokus ke nyanyian yang dibawakan dua Sinden cantik disamping dalang.

“ Lagu jenis apa itu? Pertama kali kudengar..” Gumam Shindong sambil menajamkan pendengarannya. “ Dua yeojya itu bernyanyi dengan baik. Wow..” Lanjutnya terpukau.

Yesung juga hanya diam. “ Woow.. Aku mau coba bernyanyi seperti itu.” Gumamnya. Detik kemudian dia mulai mencoba menyanyikan Sorry Sorry Answer dengan berusaha meniru cara sinden itu bernyanyi.

“ Menurut hyungdeul masih kerenan rap atau mereka? Mereka itu nyanyi dengan jenis apa, sih?” Tanya Kibum bingung. Dia juga ingin mencoba jenis musik yang baru pertama kali dikenalnya itu.

Leeteuk masih diam nggak perduli dengan ucapan para dongsaengnya.

Adegan lainnya kembali. Si dalang mulai nyerocos nggak karuan lagi. Lalu para pemain OVJ keluar. Kali ini yang keluar seorang namja rambut panjang agak keriting dan digerai nggak karuan dengan memakai kostum pangeran yang.. Hmm.. Bisa dibilang kostumnya keren. Tapi saat melihat wajah sang pangeran itu…..

Kyuhyun dan Eunhyuk semakin tergelak melihat wajah Om Sule.

“ Gyaaaahhhaha!!! Wajahnya sangat sangat sangat sangat..” Eunhyuk menutup mulutnya. Ia bahkan nggak bisa mengucapkan kalimat apapun selain ‘sangat’.

“ Ah, kalian berdua berisik! Tertawa seperti itu seperti kalian mengerti mereka ngomong apa.” Gumam Kangin bete. Ia sedang mempelajari jurus lawak para pemain OVJ. Makanya dia kesal kalau ada yang berisik.

Siwon bergerak mundur dan menatap Leeteuk. “ Hyung, jadi kita harus bermain drama semacam itu?” Tanyanya dengan suara sedikit gemetar. “ Apa nggak terlalu mengerikan? Lebih sadis daripada M-Net Mini Drama, lho..”

Leeteuk mengangkat bahu. Pandangannya benar- benar terfokus kelayar monitor.

Lalu seorang yeojya -yeojya murni- bertubuh gemuk keluar dan mendekati sang pangeran. Yeojya itu berbicara dengan logat yang lagi- lagi membuat Kyuhyun dan Eunhyuk tertawa. Kali ini Donghae ikutan ngakak.

Bruk! Leeteuk jatuh terduduk.

“ Hyung kenapa?” Tanya Wookie yang langsung menghampiri hyungnya. Ia capek juga disuruh mijitin Heechul yang sok kebingungan sampe bilang kepalanya pusing.

Leeteuk menggeleng. “ Aku.. Nggak bisa menonton acara itu lagi..” Gumam si leader shock. (jangan salahin author..)

Kyuhyun duduk disamping Leeteuk masih dengan tertawa. “ Ah, hyung.. Aku ubah pendapat. Aku setuju kalau kita bermain drama itu. Aku setuju.” Gumamnya cepat.

Leeteuk melotot. “ Kau setuju?! Lalu yang nggak setuju sekarang tinggal aku, dong!” Serunya nggak terima.

Yang lainnya menatap dia. Lalu mengangguk.

“ Aku mau memakai topi unik itu! Aku mau pakai topi unik itu!” Seru Donghae sambil duduk disamping Leeteuk dan menatap hyungnya dengan jurus maut andalannya. Fishy’s eyes.

Leeteuk menatap dongsaengnya pasrah. “ Itu konyol..”Bisiknya.

Yang lainnya langsung duduk mengitari Leeteuk.

“ Keputusan mutlak, hyung.. Kita semua setuju.” Gumam Yesung dengan wajah berbinar- binar. “ Pokoknya aku setuju banget kalau kita main drama model begitu! Sip, lah..”

“ Aku juga mau coba!” Seru Eunhyuk senang.

Hankyung yang sejak tadi diam nggak mengerti (bahasa Korea aja susah ngerti, apalagi Indonesia) menepuk bahu Leeteuk. “ Sabar, hyung.. Kali ini kau kalah.” Gumamnya. “ Semuanya setuju, lho..”

Leeteuk menunduk pasrah.

“ Gimana kesimpulannya?” Tanya Kibum pelan.

Leeteuk nggak menjawab. Dia hanya mengangkat telapak tangannya dan langsung mengacungkan jempolnya pasrah. “ Aku menyerah..” Bisiknya.

“ Oyeeeeee!!!!!!!” Seru semua member semangat.

“ Yay… Super Junior van Java starting!” Tambah Eunhyuk sok ngerti bahasa Inggris.

Leeteuk hanya bisa pasrah. ‘ yang terjadi biarlah terjadi.. nambahin catetan kekonyolan dalam hidupku, deh..

0o0o0o0o0o0o0o0

Sejak pagi Leeteuk sudah bulak- balik di dalam kamarnya. Satu tangannya memegang ponsel. Menurut rencananya, hari ini manajer mereka akan mengantarkan script naskah Super Junior van Java. Leeteuk nggak bisa menebak drama seperti apa yang menunggu mereka.

Setelah malam itu, ia dan member lainnya nggak tidur semaleman buat nonton OVJ di youtube. Awalnya yang menikmati acara itu hanya Kyuhyun, Eunhyuk, Kangin, Yesung, Donghae. Tapi lama- lama, bahkan saat cerita ketujuh yang mereka tonton, semua member -lagi lagi kecuali Leeteuk- mulai suka sama OVJ. Bahkan Siwon dan Kibum yang waras ikut- ikutan ketawa ngakak.

Sungmin sudah bisa menerima Azis mengenakan baju pink. Lagipula ia hanya memaka baju serba pink di cerita awal. Heechul yang awalnya muak gara- gara nggak ngerti malah jadi suka banget. Malah dia langsung buka facebook dan nge-like page Opera van Java.

Super Junior semakin konyol. Padahal mereka aja nggak tahu apa yang diomongin sama para pelawak OVJ. Kacau dah pokoknya..

Oke, balik lagi ke Leeteuk..

Trrt. Ponsel Leeteuk bergetar.

Ia langsung membuka pesan yang masuk. “ Aku sudah sampai.” Pesan dari manajer.

Tanpa banyak buang tenaga, Leeteuk kabur keruang depan. Dan manajer itu sudah masuk ke dalam dorm dengan membawa tas yang cukup besar. Seluruh member sudah menunggu namja yang satu ini dari pagi- pagi.

“ Mana hyung?!” Seru Eunhyuk nggak sabaran.

Manajer langsung membuka tasnya dan mengeluarkan naskah tipis yang berjumlah tiga belas lembar. Dia memberikannya pada semua member. Leeteuk orang terakhir yang menerimanya.

“ Kalian benar- benar harus mempelajari cara peran para pelawak itu.” Gumam manajer santai kepada anak- anak Suju yang langsung serius baca script itu.

( Readers penasaran sama isi script-nya? Silahkan lihat dibawah ini..)

A = Dalang ( Si pengatur drama yang membawa ketokan)

B & C = Sinden ( Dua yeojya yang bernyanyi)

D = Pengemis jalanan yang suka ngamen di depan kerajaan Super Super. ( Tokoh utama)

E = Raja di kerajaan Super Super.

F = Ratu di kerajaan Super Super.

G, H & I = Pelayan istana yang berteman sama si pengemis.

J = Tuan putri kerajaan Super Super.

K = Tunangan tuan putri dari kerajaan Junior Junior.

L & M = Pohon kembar ajaib.

Cerita ::

Dahulu kala ada sebuah kerajaan bernama Super Super. Raja dan ratu punya seorang putri yang canti namun manja dan suka seenaknya. Putri itu bertunangan sama pangeran dari kerajaan lain dan akan segera menikah. Lalu ada pengamen yang ngamen di istana dan jatuh cinta sama putri. Pengamen lusuh itu berteman sama tiga orang pelayan istana. Si putri bingung harus milih yang mana dan dia bertanya sama pohon kembar ajaib.

-Tamat-

.

Kembali ke anak- akan Suju..

Semuanya melongo setelah membaca script -yang bisa dibilang brosur maksa- itu. Siwon langsung menatap manajernya dengan tampang.. maaf.. rada babo, ciri khasnya. “ Hyung? Ini script apaan?”

“ Super Junior van Java. Ada yang aneh?” Tanya manajer itu santai.

Siwon hanya menatap naskah itu bingung.

“ Kok perannya Cuma A B C D begini, hyung?” Gumam Sungmin sambil membulak- balik kertas itu. Berharap ada tulisan tersembunyi dibaliknya yang bisa dia baca.

“ Kalian sendiri yang nentuin perannya. Pokoknya gunakan waktu satu minggu sebaik- baiknya. Karena pengambilan gambarnya itu live. Jadi kalau kalian salah, yah kalian malu- maluin diri sendiri.” Dia masih santai.

Yesung dengan percaya diri maju dihadapan teman- temannya. “ Oke semua. Kita tetuin peran masing- masing.”

Nggak ada respon. Masih pada menyelidiki script yang lain dari pada yang lain itu.

“ Ah, heyoo… Kalian dengar nggak?”

Respon pertama datang dari Wookie. “ Aku… Boleh nggak ikutan?” Tanyanya takut- takut.

“ Andwae!!” Seru Donghae membuat yang lainnya tersentak menatapnya.

“ Waeyo, Hae hyung?” Wookie menatapnya bingung.

Donghae tersenyum lebar sambil merangkul bahu Wookie. “ Nggak ada yang boleh mundur. Kalau ada yang mau mundur sekarang, seumur hidupnya harus menjadi pelayan di dorm suju.”

Heechul menggeplak kepala Donghae. “ Gaya lu udah kayak leader. Kita dengerin aja keputusan Leeteuk hyung!” Omelnya.

Donghae hanya cengar- cengir.

“ Gimana hyung?” Tanya Heechul akhirnya.

Leeteuk langsung menatap dongsaengnya sambil tersenyum licik. Sepertinya sifat evil Kyuhyun mulai menulari sang Angel Leeteuk. Sebuah ide nggak bener terlintas diotaknya yang jarang digunakan itu. Ia tertawa pelan. “ Oke.. Kita lakukan apa yang diinginkan produser..” Jawabnya setengah berbisik.

.

~to be continued~

One thought on “Super Junior van java // Chapter 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s