Just Love You

Kenapa?

Kau bilang aku bisa mempercayaimu kan? Tapi sekarang kau menghianatiku..

Kau menghianati cinta yang tulus kuberikan hanya untukmu..

Just Love You

.

Author :: Thena_Taena

Pairing :: JongKey slight OnKey slight 2Min

Genre :: Romance/Friendship

Rated :: PG-15

.

“Key.. Kau nggak mau sarapan?”

Taemin dan Minho yang tadinya sedang mengobrol kecil berhenti berbicara dan melirik kearah kedua hyung mereka itu. Sedangkan Jonghyung seakan tak perduli, namja itu tetap menghabiskan nasi gorengnya tanpa menatap Key sedikitpun. Key, sang mantan kekasihnya.

Key melirik malas kearah Onew yang meletakkan sepiring nasi goreng di hadapannya. Namja cantik itu menghela nafas tanpa minat. “Aku nggak lapar, hyung.”

“Tapi kau belum makan dari kemarin malam.” Masih dengan lembut Onew menyodorkan piring itu kepada Key. “Setidaknya sedikit aja kau mau kan memakannya. Hari ini kita ada acara di Music Core, kalau kau nggak makan kau bisa sakit dan aku yang akan repot nantinya.”

“Aku nggak lapar Jinki hyung!” Key menegaskan sambil menggebrak meja makan.

Seketika itu juga semua mata menatap kearah Key, termasuk Jonghyun. Kedua tatapan namja itu bertemu dan nggak ada satupun yang berminat mengalihkan pandangan. Selama beberapa detik kejadian di ruang makan itu seakan ter-pause begitu saja.

“Aku nggak lapar.” Ulang Key sambil berjalan keluar dari ruang makan dengan gusar.

Setelah kepergian Key, Onew menatap Jonghyun. “Kau harus bicara dengannya, Jjong.”

“Kenapa aku?” Jonghyun memilih menatap makanannya yang tinggal sedikit. “Nggak ada yang harus aku bicarakan dengan Key, hyung. Hubungan diantara kami sudah berakhir, sekarang hanya Sekyung yang aku cintai.”

“Kim Jonghyun!”

Degh! Minho dan Taemin kaku mendengar Onew membentak Jonghyun.

“Kalau hyung menyukainya, kejar dia dan bicara dengannya. Aku dan Key.. Sudah berakhir.” Jonghyun sepertinya juga malas membicarakan masalah itu dengan Onew, namja itu memilih berjalan meninggalkan ruang makan dengan tatapan datar.

Brukh! Onew menghempaskan dirinya di atas kursi dan mengacak rambutnya frustasi.

Kejadian ini sudah berlangsung selama satu minggu, sejak secara tiba- tiba Jonghyung mempublikasikan hubungannya dengan seorang artis cantik yakni Shin Sekyung, lalu memutuskan Key yang sebenarnya adalah kekasihnya dan membuat masalah di Shinee. Dan kini perang dingin antara Key dan Jonghyung tak bisa terelakkan.

“Gwaenchana hyung?” Taemin bertanya cemas.

“Aiish!” Tanpa menjawab pertanyaan Taemin, Onew berjalan keluar ruang makan.

Taemin yang tadinya mau mengejar Onew langsung ditahan oleh Minho, mengisyaratkan kepada kekasihnya itu agar jangan ikut campur terlalu banyak dalam masalah ini. Dan Taemin hanya menurut sambil memandangi Minho sedih.

“Apa benar Jonghyun hyung dan Shin Sekyung pacaran..?” Pertanyaan yang keluar dari bibir Taemin lebih terdengar sebagai sebuah pernyataan. “Kasihan sekali Key hyung.”

Minho mengusap kepala Taemin lembut. “Semua akan baik- baik aja. Aku yakin sebenarnya Jonghyung masih mencintai Key. Kau sabarlah, chagi..”

Taemin mengangguk. “Nae, hyung.”

0o0o0o0o0o0o0

Key duduk sendirian di taman pagi itu, sesekali ia menghapus air matanya yang tak bisa berhenti mengalir karena memikirkan ucapan Jonghyun seminggu yang lalu di sebuah acara resmi yang mengundang banyak artis dan media massa.

Flashback..

“Key, mana Jonghyun?” Onew bertanya sambil memakan jamuan yang disediakan di acara itu.

Key menggeleng sambil mengalihkan pandangannya ke semua arah, berharap melihat Jonghyun datang. Seharusnya hari itu mereka berlima datang bersama, tapi tiba- tiba Jonghyun menolak pergi bersama karena ada urusan kecil. “Kurasa Jonghyun hyung nggak datang, hyung..”

“Mana mungkin dia nggak datang.” Gumam Minho.

“Ah, itu Jjong hyung!” Sang magnae berdiri sambil menunjuk ke arah pintu masuk ruangan itu, tapi tiba- tiba tatapan magnae itu berubah kaget dan shock. Begitupun dengan member yang lainnya, apalagi Key.

Jonghyun masuk ke dalam ruangan itu tak sendirian, dia menggandeng seorang yeojya. Shin Sekyung. Seketika itu juga wartawan dari beberapa media mengerubuni dua orang itu dan menghujani mereka banyak pertanyaan.

“Apa kalian pacaran?”

“Kenapa kalian bisa datang bersama?”

“Pakaian kalian sangat serasi. Wah.. Kalian sengaja merencanakan ini ya? Sekyung-sshi, Jonghyun-sshi, bisakah kalian menjelaskannya?”

Key shock melihatnya.

“A-apa yang dilakukan Jonghyun hyung?” Taemin ikutan shock sambil melirik Key yang mematung. “Ke-key hyung, gwaenchanayo? Kenapa diam saja?”

Sekali, Jonghyun melirik kearah Key dan Key bisa merasakan tatapan mata Jonghyun meski jarak mereka cukup jauh. Lalu Jonghyun menatap ke arah Sekyung dan tersenyum lembut. “Shin Sekyung ini adalah kekasihku..”

Duar! Saat itu juga petir seakan menyambar Key. Tubuhnya seakan lemas, tapi Key masih cukup kuat untuk bertahan agar tidak pingsan. Well, dia adalah namja yang kuat, mungkin..

Flashback end..

Key kembali menghapus air matanya dan menunduk sambil mengepalkan kedua telapak tangannya. Ia marah dan sangat sakit hati dengan kejadian itu. Jonghyun, tanpa bicara apapun mengatakan hal itu dan membuatnya hancur.

Setelah kejadian itu juga..

Second flashback..

“Tunggu, Kim Jonghyun! Apa yang kau katakan tadi dengan media massa!” Key menghentakkan bahu Jonghyun begitu mereka sampai di dorm Shinee. Ia sudah menahan amarahnya sejak tadi, dan ini saatnya ia meluapkan semuanya.

Jonghyun menatap Key datar. “Nae, Key.. Mulai sekarang kita nggak ada hubungan apa- apa lagi. Lupakanlah aku. Aku udah nggak mencintaimu lagi.”

Key shock untuk yang kesekian kalinya.

“A-apa maksudmu?”

“Kita putus. Aku hanya mencintai Shin Sekyung seorang.” Jonghyun melangkah masuk ke dalam dorm tanpa menatap mata Key, menyisakan keheningan kepada tiga member lainnya yang ikutan mematung di sisi Key.

“Key..” Onew menatap Key kalut.

Second flashback end..

~Key pov~

Sialan! Aku nggak bisa mengatur perasaanku. Tiap berada di dekatnya rasanya sangat sesak dan menyakitkan. Tiap melihat wajahnya aku nggak bisa memalingkan wajahku. Tiap mendengar suaranya aku nggak bisa menutup telingaku, meski sebenarnya aku sangat ingin melakukannya!

Kenapa kau lakukan ini kepadaku Kim Jonghyun?

Kau menyebalkan! Sangat menyebalkan, kau tahu itu?

Kuhapus air mataku kasar sambil mendengus marah. “Sial..” Geramku sepelan mungkin sambil mengigit bibir bawahku sekencang mungkin. Setidaknya aku ingin fisikku juga merasakan sakit yang sama dengan hatiku, itu akan membuatku lebih baik.

“Kibum..”

Degh! Suara Jinki hyung?

Aku mengalihkan wajahku ke arah yang beralawanan dengan datangnya suara itu. Perlahan kurasakan seseorang duduk disebelahku, aku tahu itu dia tapi aku nggak berniat menoleh. Memalukan sekali dilihat dalam keadaan seperti ini.

“Gwaenchana?” Dia bertanya pelan.

“Babo! Mana mungkin aku baik- baik aja.” Balasku seketus mungkin sambil menghapus air mataku di posisi yang masih sama. “Kenapa menemuiku? Sana hyung kembali aja ke dorm.”

Kurasakan Jinki hyung mengusap pundakku lembut. “Aku tahu Jonghyun sangat mencintaimu, Key.”

Apa- apaan dia? Kenapa bilang begitu!

“Hyung!” Kali ini kutatap dia kesal. “Jangan sebut namanya disaat begini, kenapa kau justru mengingatkanku kepadanya!”

“Apa kalau aku nggak menyebut namanya kau nggak akan mengingatnya?”

Aku diam.

“Sekalipun aku nggak menyebut nama Jonghyun, aku tahu kau selalu mengingatnya.” Namja itu tersenyum manis kepadaku sambil mengusap kepalaku lembut. Persis seperti seorang kakak kepada adiknya yang sedih karena kehilangan sesuatu. “Aku sangat tahu kalian berdua, karena itu kau juga harus bertahan Key.”

“Bertahan apanya?” Suaraku berubah parau. Air mata mulai menyengat mataku lagi. “Kalau orang yang kau sayangi menghianatimu dengan cara seperti itu.. Bagaimana caranya aku harus bertahan hyung?” Hancur sudah, air mataku kembali menetes.

Jinki hyung meraih pundakku dan memelukku lembut. “Kau harus bertahan bagaimanapun caranya. Aku memang nggak tahu apa yang harus kau lakukan karena hanya kau yang tahu bagaimana caranya, Key. Karena itu aku hanya bisa menjadi sosok kedua yang akan selalu menopangmu.”

“Jangan terlalu baik kepada orang yang patah hati, babo!” Makiku kesal sambil menenggelamkan wajahku di bahunya. “Kau mungkin bisa jatuh cinta kepadaku kalau selalu bersikap seperti ini.” Balasku lagi.

“Arraseo.” Hanya itu yang kudengar sebelum Jinki hyung memelukku semakin erat.

Jinki hyung memang selalu ada disisiku disaat aku membutuhkannya. Disaat aku hancur seperti inipun dia ada disisiku. Hyung dan leader yang sangat baik. Gomawo, hyung..

~Key pov end~

0o0o0o0o0o0

“Mungkin mudah bagi Key kalau dia vakum sebentar di Shinee, sayangnya Sooman-sshi nggak akan mengizinkan. Apalagi kalau tahu alasan yang sebenarnya.” Gumam Minho sambil membolak- balik buku tebal yang sedang dibacanya.

Taemin menyeruput susu banana-nya perlahan sambil melirik Onew yang hanya duduk diam sambil menatap kosong ke suatu tempat. “ Tapi hyung, apa benar Jonghyun hyung dan Shin Sekyung noona berpacaran? Aku benar- benar ngg bisa percaya. Baru satu minggu yang lalu aku lihat Key hyung dan Jonghyun hyung mesra- mesraan.”

“Entah.” Balas Minho. “Kalaupun benar memang kita mau apa? Jonghyun hyung memiliki  keputusan sendiri untuk menentukan siapa yang dia cintai. Meski sebenarnya caranya itu sangat keterlaluan..”

“Dia nggak punya hak untuk menyakiti Key.” Onew bersuara.

Taemin dan Minho menatap sang leader.

Onew mendengus marah. “Dia nggak punya hak untuk melukai Key dan membuatnya hancur seperti sekarang. Ini sudah sangat keterlaluan dan aku sangat membenci kenyataan ini.”

“Hyung benci Jonghyun hyung?” Tanya Taemin takut.

“Aniyo. Aku sama sekali nggak membencinya, hanya aja aku marah. Kenapa dia bisa melakukan hal seperti ini kepada Key yang sangat mencintainya.” Gumamnya seraya menyandarkan tubuhnya di bantalan sofa yang empuk dan memejamkan matanya.

Minho menatap hyungnya serius. “Jinki hyung.. Kau suka pada Key?”

“Mwo! Ya, Minho hyung! Apa yang kau katakan!” Bukannya Onew, malah Taemin yang shock mendengar pertanyaannya. Tapi Minho bisa menebaknya tanpa menunggu jawaban Onew.

Dengan datar, Onew menatap Minho. “Nae. Kau benar.”

“Hah!” Taemin benar- benar shock mendengar jawaban Onew. Ditatapnya sang leader. “O-onew hyung? Jeongmal?”

“Sudah sejak lama aku menyukai si bodoh itu. Aku juga tahu kalau Key dan Jonghyun saling mencintai, karena itu aku nggak berniat maju diantara mereka. Kubiarkan mereka bersama sambil bersumpah akan selalu menjaga Key dari belakang. Makanya aku marah besar saat tahu Jonghyun mengkhianati Key.” Jelas sang leader sambil menatap kedua telapak tangannya.

“Hyung..”

Minho menghela nafas. “Tapi hyung, kurasa Jonghyun hyung juga memiliki rahasia kenapa dia melakukannya. Aku tahu Jonghyun hyung juga nggak mungkin melukai Key.” Namja tampan itu akhirnya berdiri. “Kalau Jonghyun hyung tetap nggak kembali kepada Key, apa hyung akan maju?”

Mendengar pertanyaan itu, Onew hanya tersenyum menatap Minho. “Aku nggak berniat maju kalau Key nggak menatap kearahku, Minho.” Onew ikutan berdiri dan berjalan meninggalkan kedua dongsaengnya yang terus menatap punggungnya.

Perlahan Taemin menarik ujung kemeja yang dipakai Minho dan Minho menunduk menatapnya.

“Kenapa harus seperti itu hyung? Selama ini Jonghyun hyung dan Key hyung menyakiti Onew hyung. Kenapa dia diam saja? Kenapa dia nggak kelihatan terluka atau sedih? Aku merasa jahat kepada Onew hyung..”

Minho tersenyum sambil mengusap kepala namja chingu-nya lembut. “Itu karena dia leader kita, Taeminnie.”

Hanya itu yang dikatakan oleh Minho kepada Taemin, tapi satu kalimat itu seakan mewakili jawaban dari semua pertanyaan yang ada di kepala Taemin. Taemin hanya mengangguk pelan dan langsung berdiri memeluk Minho erat.

Minho balas memeluk Taemin sambil memandangi kearah Onew menghilang tadi.

.

Jonghyun berbaring termenung di dalam kamarnya -kamar seluruh member Shinee tepatnya-. Tempat tidurnya yang berada paling atas sejajar dengan tempat tidur Key. Ditatapnya selimut pink yang selalu digunakan Key setiap hari.

Perlahan namja itu memutar tubuhnya dan menarik selimutnya agar menutupi seluruh tubuhnya.

Kreek! Pintu kamar berderit pelan.

“Kau tetap harus makan Key. Sudah hampir dua hari kau nggak makan.”

Tadinya Jonghyun mau berdiri, tapi begitu mendengar suara Onew dia mengurungkan niatnya dan tetap berbaring bersembunyi. Dia bisa menebak siapa yang masuk ke kamar itu. Key dan Onew.

“Aku benar- benar nggak merasa lapar hyung!” Balas Key tetap dengan pendiriannya. “Kenapa hyung memaksaku terus? Biarkan aja aku..”

“Aku ini leader-mu! Kalau sesuatu terjadi kepadamu, akulah yang akan bertanggung jawab, Key..”

“Hyung memang leader Shinee. Tapi hyung BUKAN leader-ku!” Key menegaskan. “Nggak ada seorangpun yang berhak mengaturku, arra?”

“Nggak ada seorangpun selain Jjong.” Onew mengoreksi kalimat Key, dan hal itu membuat Key diam. Jonghyun yang berada di atas mereka juga spontan menahan nafas mendengar namanya disebut Onew.

Key mengalihkan pandangannya. “Nggak ada hubungannya dengan dia.”

“Kau selalu menuruti Jonghyun kan? Kalau sekarang Jonghyun menyuruhmu makan, apa kau akan makan?”

“Nggak ada hubungannya dengan dia.”

“Hanya karena dia menghianatimu kau hancur seperti ini. Kau bukan Key yang kami kenal, kau hanyalah orang lemah yang nggak bisa apa- apa tanpa Jonghyun.”

“Kubilang nggak ada hubungannya dengan dia!”

Drak!

Degh! Jantung Jonghyun berdegup kencang mendengar suara tadi. Nafasnya sangat pelan karena ia takut kedua namja itu menyadari kehadirannya. Perlahan Jonghyun menyembulkan kepala dari balik selimut dan mengintip ke bawah.

Seketika itu juga kedua mata Jonghyun terbuka lebar melihat apa yang terjadi. Onew tengah memeluk Key sedangkan Key bersandar di tepi meja membuat beberapa benda diatas meja itu berjatuhan.

“Hyung..”

“Sekali aja Key kumohon dengarkan aku. Ini semua demi kebaikanmu, demi dirimu, apa kau nggak bisa memahamiku?”

“Hyung lepaskan..”

Onew diam dan Key ikutan diam. Sedangkan Jonghyun, entah apa yang kini merasuki hatinya, ia marah, cemburu dan kesal melihat adegan itu. Well, dalam hatinya ia masih sangat mencintai Key. Dan hanya Key yang dia cintai sampai kapanpun. Sedangkan Shin Sekyung..

0o0o0o0o0o0

~Jonghyun pov~

Apa yang harus aku lakukan sekarang? Kau namja yang amat menyedihkan Kim Jonghyun. Menghancurkan hati orang yang kau cintai, dan tunduk ke orang yang sama sekali nggak kau sayangi.

Bahkan mati masih jauh lebih baik daripada ini..

“Jonghyun.”

Aku menatap keasal suara itu. Kutatap seorang yeojya cantik dengan gaun hitam berjalan menghampiriku. Sekyung..

“Mian membuatmu menunggu.” Sekyung meraih lenganku dan tersenyum semanis mungkin kearahku.

Perlahan aku menarik tanganku darinya. “Nggak ada siapapun disini, buat apa kau sok mesra- mesraan denganku?” Balasku seketus mungkin. Kenapa aku harus bersikap lembut? Toh aku nggak menyukainya.

Tatapan yeojya itu berubah dingin. “Masih saja kau bersikap begitu, sekarang aku ini pacarmu. Bukan namja yang sok cantik itu.”

“Key memang cantik.”

“Jonghyun!” Sekyung mengarahkan wajahku agar menatapnya. “Kau ingat apa yang aku bilang? Kalau kau meninggalkanku, akan kusebarkan berita kalau kau dan Key itu gay. Akan kusebarkan ke seluruh dunia kalau kalian memang berpacaran. Dan kau tahu, hanya dengan itu maka Shinee akan hancur kan?”

“Arraseo!” Aku mundur agar bisa terlepas dari tangannya.

Sekyung kembali tersenyum. “Nah, kalau begitu jadilah pacarku yang baik agar karir teman- temanmu itu juga bisa terjamin, Jonghyunnie.” Yeojya itu merangkul lenganku lagi dan kali ini.. Aku sama sekali nggak bisa mengelak. Kubiarkan dia memperlakukanku sesuka hatinya.

Semuanya demi teman- temanku.. Juga Key..

~Jonghyun pov~

“Mi-minho hyung..” Taemin mundur selangkah sambil menarik tangan Minho. “Seharusnya kita nggak boleh mendengarnya kan? Jadi.. Mereka hanya berbohong agar Shinee nggak hancur eh?”

Minho masih tercengang di hadapan Taemin.

“Hyu_”

“Taeminnie!” Buru- buru Minho menutup mulut Taemin dengan satu jarinya. “Dengarkan aku, jangan ceritakan hal ini ke Onew hyung ataupun Key. Hal ini cukup kau dan aku aja yang tahu, arra?”

“Tapi hyung_”

“Demi Jonghyun hyung.” Potong Minho cepat. “Jonghyun hyung melakukannya demi kita, dan kita harus menjaga rahasia ini demi dia. Kalau saatnya sudah tepat, barulah kita bisa memberitahukannya kepada yang lain.”

Taemin mengangguk ragu. Setengah hatinya nggak setuju, tapi mau bagaimana lagi. Kalau Jonghyun rela mengorbankan cintanya demi menjaga member yang lain, maka ia harus melakukahal yang sama untuk Jonghyun.

0o0o0o0o0o0o0

“Hari ini kita akan menghadiri acara Music Bank, jadi kalian harus bersiap. Shinee akan membawakan dua lagu hari ini.” Ucap manager hyung sambil menatap satu- satu member Shinee yang diam di dalam mobil van mereka. “Kalian kenapa? Kenapa suasanya sangat tenang?”

“Gwaencahan, hyung.” Onew yang menjawab. “Mungkin mereka hanya sedikit malas berbicara.”

Manager itu mengangguk- angguk paham sambil kembali duduk di kursi disamping pengemudi. “Kalau begitu baguslah.”

Nggak ada satupun member yang menanggapi sang manager berbicara. Key asik mendengarkan musik dengan earphone-nya, Jonghyun menutup wajahnya dengan sapu tangan, seakan- akan sedang tidur, Minho dan Taemin hanya menatap keluar jendela mobil.

Perlahan Onew menghela nafas melihat keempat dongsaengnya. “Hari ini semoga berjalan lancar.”

“Ah iya Jonghyun!” Manager itu kembali bicara.

“Nae..?” Tanpa mengubah posisinya Jonghyun menjawab sekenanya.

“Hari ini Shin Sekyung juga akan datang sebagai salah satu bintang tamu di MuBank.”

“Mwo!” Jonghyun shock dan langsung bangun. Spontan dia melirik kearah Key yang tiba- tiba diam menatap keluar jendela, tapi Jonghyun bisa melihat tatapan mata Key dari pantulan kaca jendela. “O-ooh.. I-iya.. Dia akan datang.” Jonghyun kembali bersandar.

Onew yang berada ditengah keduanya menatap Jonghyun dan Key serba bingung.

.

Mereka sampai di studio..

Baru saja masuk ke ruang ganti, Sekyung sudah ada disana sambil dirias. “Jonghyunnie!” Panggil yeojya itu sambil menoleh kearah pintu. Dia menatap lurus kemata Jonghyun, mengisyaratkan sesuatu.

Jonghyun berjalan mendekati yeojya itu dan mencium keningnya sekilas. “Hai..”

Tentu aja Key nggak berniat melihat adegan itu, Onew langsung menariknya duduk di sofa panjang yang ada diruangan itu. “Sudah jangan lihat mereka, urusi aja dirimu sendiri.” Perintah sang leader lembut.

“Aku bukan orang bodoh hyung.” Balas Key datar.

“Minho dan Taemin, kalian dulu yang di make up.” Ucap seorang penata rias. Minho dan Taemin langsung menurut tanpa menjawab.

Key sama seperti tadi, masih sibuk dengan earphone-nya, tapi sesekali matanya melirik kearah Sekyung dan Jonghyun. Meski dia nggak mau melihat mereka, tetap aja ada satu perasaan yang membuatnya ingin mencari tahu apa yang mereka lakukan.

“Key giliranmu!” Onew menarik tangan Key cepat dan membawanya ke depan cermin. Ditepuknya bahu namja itu. “Look at your face.. Kau kurus sekarang. Apa ini almighty yang aku kenal?” Key bisa melihat senyum Onew dari pantulan cermin.

Diacaknya rambut Key. “Setidaknya kalau kau melihat para Shawol, kau akan tersenyum. Semangat yang mereka berikan akan sampai dan itu akan membuatmu merasa jauh lebih baik. Hwaiting.” Onew berjalan meninggalkan Key dan duduk agak jauh darinya.

Key memandangi leader itu dalam- dalam. “Gomawo..”

0o0o0o0o0o0

Acara itu akhirnya berakhir. Seperti yang Onew katakan, Key kelihatan jauh lebih baik setelah bernyanyi diatas panggung. Mereka membawakan lagu Lucifer dan Replay.

Keempat member Shinee -kecuali Jonghyun- berjalan bersama keluar dari studio itu. Sedangkan Jonghyun berjalan bergandengan dengan Sekyung tak jauh dibelakang mereka semua.

“Key hyung kelihatan lebih semangat.” Taemin bergelayut di bahu Key sambil tersenyum polos. “Nah, gitu dong.. Kalau hyung diam terus kan nggak asik. Ada yang kurang loh..”

“Eh masa? Bukannya kalau aku diam itu bagus? Jadi nggak ada yang marah- marah di dorm?” Balas Key asal sambil tersenyum.

Minho mengangguk. “Seenggaknya nggak ada yang memukulku kalau aku berduaan sama Taemin di kamar.”

“Ya, hyung! Dasar pervert!”

“Aha.. Kau kangen pukulanku, Minho?”

Onew tertawa. “Bagaimana kalau kita makan di luar?”

“Ide bagus!” Seru Taemin senang.

“Annyeong haseyo, Shinee..” Beberapa wartawan langsung mengurubungi mereka semua. Termasuk Jonghyun dan Sekyung yang berada di dekat mereka. “Bagaimana tanggapan kalian tentang hubungan Jonghyun-sshi dan Sekyung-sshi..”

“Kenapa bertanya kepada kami? Tanyakan saja dengan mereka.” Balas Onew sesopan mungkin.

“Kami ingin mendengar tanggapana kalian. Bukankah di SM dilarang berpacaran dulu? Lalu bagaimana dengan hubungan keduanya yang sudah diketahui public? Apa itu membuat jumlah penggemar kalian menurun atau kalian mendapat banyak kecaman?”

“Kami nggak bisa menjawab. Mianhae.” Minho yang menjawab.

“Ah, bagaimana kalau kalian berdua memperlihatkan kemesraan kalian? Kami dengar kalian pasangan yang cukup romantic?” Pertanyaan dari seorang reporter dibelakang mereka, membuat keempat member Shinee menoleh kebelakang.

“Eh? Apa boleh begitu?” Tanya Sekyung polos.

“Yaya.. Itu akan sangat menghibur kami.” Goda seorang wartawan.

“Ah, anou..” Baru saja Jonghyun berniat mengelak, tiba- tiba Sekyung langsung menarik tangannya dan mencium bibirnya lembut. Tentu saja Jonghyun dan member yang lain shock melihat adegan tiba- tiba itu. “Sekyung!”

“Dasar namja babbo!” Entah apa yang merasuki Onew, dia menarik tangan Jongyun dan memukul wajahnya kencang.

“Kyaa!” Spontan Sekyung menjerit kaget dan para wartawan itu ikutan kaget.

“Hyung!” Taemin histeris saat melihat Jonghyun sudah terjatuh di jalan sambil memegangi wajahnya yang lebam. “Jinki hyung apa yang kau lakukan!” Taemin menghampiri Jonghyun panik. “Gwaenchanayo?”

Minho langsung menarik tangan Onew yang bersiap masih dikepal. “Tenang hyung!”

Jonghyun tersenyum kepada Taemin. “Nae, Taeminnie. Jangan khawatirkan aku..” Jonghyun kembali berdiri dan menatap Onew. “Masih mau memukulku hyung? Silahkan.. Aku akan menerima semua pukulanmu.”

“Kau!” Onew yang marah langsung melepaskan tangan Minho dan bersiap memukul Jonghyun lagi.

“Jinki hyung hentikan!” Key berteriak.

Jonghyun menutup matanya melihat serangan Onew. Tapi selama beberapa saat, Onew tak kunjung memukulnya. Akhirnya Jonghyun membuka matanya. Ditatapnya kepalan tangan Onew yang tepat didepan matanya. “Hyu-hyung?”

“Dasar babbo..” Onew menatap kearah Key. “Kau menghentikanku Key?”

“Jangan berkelahi disini. Kalian memalukan.” Key berjalan cepat menghampiri Onew dan menarik tangannya. “Jangan pukul dia demi aku hyung! Jangan lukai dia karena dia melukaiku. Kau kan leader! Kau harus tenang!”

“Key..”

“Apa- apaan kalian semua!” Sekyung menarik tangan Jonghyun. “Tega sekali kau memukul Jonghyun seperti itu! Teman seperti apa kalian semua!”

“Tutup mulutmu Shin Sekyung!” Jonghyun membentak.

Suasana kembali hening. Jonghyung mengusap lebam di wajahnya dan hendak berjalan meninggalkan mereka, tapi Minho memegangi tangannya. “Wae Minho?”

“Jangan tutupi lagi hyung. Aku dan Taemin sudah dengar semuanya..”

“Eh?”

“Hubunganmu dan Shin Sekyung hanya bohongan karena dia mengancammu.” Kini Minho menatap Sekyung datar tanpa emosi.

Tentu saja Sekyung kaget mendengarnya. “A-apa maksudmu Minho-yah!”

“Sekyung noona mengancam akan menyebarkan hubungan Jonghyun hyung ke public kalau Jonghyun hyung nggak menjadi pacarnya. Kemarin aku dan Minho hyung nggak sengaja mendengarnya saat kalian bertemu di kantor.” Taemin menambahkan.

“Tunggu! Apa maksud kalian?” Key menarik tangan Taemin. “Jangan bercanda!”

“Aku serius hyung!” Jawab Taemin cepat. “Karena Jonghyun hyung nggak mau kita semua terkena skandal gara- gara hubungan kalian, Jonghyun hyung memilih melindungi karir kita. Tapi kurasa sekarang sudah cukup, aku nggak bisa melihat kalian berdua seperti ini terus!”

“Jjong kau..” Onew menatap Jonghyun yang bungkam.

Jonghyun menatap Sekyung datar. “Kurasa.. Memang sudah seharusnya permainan ini dihentikan Sekyung.”

“Tunggu dulu! Kau memutuskanku Jonghyun!” Sekyung menatap kearah wartawan yang sejak tadi meliput kejadian itu tapi hanya diam saja. “Disini ada siaran langsung.. Baik akan kubeberkan semuanya. Jonghyun Shinee dan Key Shinee itu gay! Begitupun dengan Taemin dan Minho. Mereka semua menjalin hubungan terlarang dibelakang kamera. 2Min couple ataupun JongKey couple itu semua nyata!”

“Apa? Jadi itu semua benar? Bukan hanya fanservice semata!” Beberapa wartawan mulai heboh lagi.

Kelima member Shinee diam.

“Tolong jawab kami.. Jadi semua couple itu nyata?”

“Iya!” Minho menatap ke kamera serius. Ditariknya Taemin dan memeluk namja itu. “Aku memang mencintai Taemin. Kami berdua benar berpacaran! Apa itu cukup?”

“Hyung..”

Melihat Minho yang masih tenang, Sekyung berubah kaget. “Ka-kalian memalukan! Dengan mudahnya mengaku seperti itu di siaran langsung.”

“Memang kenapa?” Onew ikutan bicara. “Apa salah kalau menyukai seseorang? Nggak ada yang salah dan perlu ditutupi hanya karena kami mencintai dengan cara yang berbeda. Keempat dongsaengku saling mencintai dan itu bukanlah hal yang memalukan. Kalaupun nanti tanggapan netizen akan sangat minus terhadap kami, itu juga bukan masalah. Karena inilah kami yang sesungguhnya.”

“Onew hyung..” Taemin menatap leader mereka bangga sambil tersenyum.

Kini semua mata terarah ke Jonghyun dan Key yang masih membisu.

“Bagaimana dengan kalian berdua? Bukankah Jonghyun-sshi sudah bilang kalau dia dan Sekyung-sshi berpacaran?”

“Ya, kami memang berpacaran. Iya kan, Jonghyunnie?”

Sret! Tiba- tiba Jonghyun menarik tangan Key dan mencium bibir namja itu dihadapan semua orang.

Kedua mata Key membulat sempurna mendapati serangan itu.

Selepas mencium Key, Jonghyun menatap mata namja itu dalam- dalam. “Mianhae, Key.. Dan sekarang kau sudah tahu semua alasan kenapa aku melakukan semua ini kepadamu. Jeongmal mianhae..”

“Kau.. Masih mencintaiku?”

Jonghyun mengangguk. “Bukankah aku pernah bilang kalau kau harus percaya kalau hanya kaulah yang aku cintai.. Dan itu benar. Sampai kapanpun aku memang hanya mencintaimu, Key..”

Air mata Key mengalir. “Babbo! Kenapa kau nggak katakan dari awal dan kau tanggung semuanya sendiri!” Key langsung mengatupkan mulutnya agar isakannya nggak terdengar. “Stupid dino..” Ia menangis pelan.

“Jonghyun.. Mianhae..” Onew menepuk pundak namja itu. “Tanpa tahu alasan yang sebenarnya aku memukulmu..” Onew langsung memeluk Jonghyun penuh penyesalan.

“Nae, hyung. Aku tahu kenapa kau melakukannya. Aku tahu kalau kau juga menyukai Key, karena itu aku juga minta maaf hyung.” Bisiknya pelan.

Onew tersenyum miris sambil melepaskan pelukannya ke Jonghyun. “Arraseo.”

“Sekarang apa yang akan noona lakukan?” Tanya Taemin polos. “Seluruh Seoul dan mungkin seluruh dunia sudah tahu kenyataan ini. Noona nggak punya alasan untuk tetap mempertahankan hubungan noona dengan hyung-ku.”

Sekyung menggigit bibir bawahnya kesal. “Dasar menyebalkan!” Yeojya itu langsung berjalan meninggalkan para member Shinee, beberapa wartawan mengikuti mereka dan beberapa lainnya tetap meliput para member Shinee.

“Apa kalian akan menyesal kalau pengakuan kalian akan mendapat kecaman nanti?”

Onew tersenyum. “Aku sama sekali nggak akan menyesal, dan kurasa yang lain pun sama.”

0o0o0o0o0o0

“Aiish.. Kita kebanjiran pesan dari para Shawol.” Gumam Key sambil menggulir kursor di layar computer yang sedang membuka situs weibo mereka. “Kenapa mereka semua senang dengan kenyataan ini?”

Jonghyun tertawa sambil mengusap kepala Key lembut. “Mereka kan memang selalu berdoa agar impian mereka tentang couple itu jadi nyata. Wajar kalau mereka senang saat ini.”

Key mengangguk santai sambil menatap Jonghyun. “Tapi hyung, berjanjilah kepadaku jangan pernah sembunyikan apapun dariku. Sekalipun rahasia itu bisa membuat kita berada dalam masalah. Aku nggak mau kejadian kemarin terjadi lagi.”

“Nae, yeobo.. Mianhae..”

Key tersenyum manis menatap Jonghyun. “Aku sudah memafkanmu kok..”

“Gomawo..” Jonghyun mengusap wajah Key lembut dan perlahan mencium bibir tipis kekasihnya itu. “Saranghae..”

“Nado Jjong-ah..” Balas Key lembut.

.

“Hyung, gwaenchana?” Tanya Minho sambil melirik Onew yang memandangi Jonghyun dan Key dari balik pintu. “Kalau sakit lebih baik jangan kau lihat..”

“Sakit memang, tapi kalau keduanya bahagia aku juga bahagia. Membiarkan mereka bahagia disanalah kebahagaiaanku.”

“Kau memang leader yang baik hyung.” Taemin tersenyum menatap Onew.

Onew hanya mengangguk. “Kan aku memang leader yang baik.”

.

.

~Fin~

7 thoughts on “Just Love You

  1. yey jongkey~
    jadi itu alasan jjong pacaran sama sekyung…
    tapi kasian jga onewnya *plin plan*
    tapi endingnya onew keren~ hehehe
    ^^

  2. jiaaaahhahahahahahahahahah~~~~~~!!!!!
    inilah FF yang ku inginkan BANGET BANGET BANGET!!!
    ahhh…onyuuuu~~~dikau bersamaku sajaaa ayooooo
    #geret kekamar

    biarkan yang mulia JONGILIAM DAN KEYTHERINE bersama dengan pangeran ROMINHO DAN JULIETAEM…kekekekeke~~~

    mante unn….!
    aku suka benget!!
    semnagat terus bikin jongkey onjongkey lainnya yahh
    JongKey Jeil Jalnaga!!
    hehehehe

  3. ahhh…. aku kira Jjong emang pingin mainin Key. ternyata…….
    hahahaha, aku suka kata2 Onew yg “kalau keduanya bahagia aku juga bahagia” tapi kok akhirnya narsong sendiri ._. hehehehe
    jadi ngebayangin mereka go public. gimana yaaaa??? shawol kan ber-macam2 pasti ada yg ngedukung, ada yg ngebshing. hehehehe~
    suka juga yg bagian Jjong narik Key buat cium Key, dan kata2 Jjong itu. khaaa~ kereeeennn!!!! kkkkk~
    I like it I like it!!! hehehehe
    huwooooooooo~~~~ semangat ya buat ff JongKey selanjutnya. aku sukaaa!!!!! kkkkk~

  4. sangat sangat sangat berharap kalau kejadian ini beneran .

    Eh omong2, itu beritanya kapan ada ya ? Kalo mau cari di google tentang ciumannya JongKey itu, KEYwordnya apa dong ??

    Aaaa aku padamu Taena Onni !!

    #obok2WP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s