Anihuman // Chapter 8

Chapter 8

Full Power!

.

.

“ Sekaranglah ujian yang sebenarnya baru dimulai.” Gumam Hankyung sambil menatap ke tujuh anihuman itu dan tersenyum bangga. Sang pemimpin itu berdiri. “ Kalian berempat. Pergilah dari sini.”

“ Mwo! Wae?” Heechul menarik tangan Hankyung nggak terima.

Hankyung terseyum menatap Heechul dan ketiga anihumannya yang kini bersitegang dibelakangnya. “ Kastil ini akan hancur. Kalian harus pergi dari sini.”

“ Aniyo!” Heechul melingkar dipinggir kaki Hankyung.  “ Ani, Tuan. Aku akan tetap disini.”

Dengan lembut Hankyung mengusap kepala cheetahnya. “ Aku akan baik- baik saja. Kalau kalian disini, radiasi kekuatan kalian akan semakin membuat mereka kacau. Jadi lebih baik kalian pergi.”

Sang cheetah kini diam.

“ Tuan benar, Heechul hyung.. Lebih baik kita pergi.” Siwon membenarkan sambil menatap lurus ke Hankyung yang tengah tersenyum. “ Kau.. Akan menyusul kan?”

“ Tentu. Aku kan pemimpin kalian.”

“ Baiklah.” Ucap Siwon cepat sambil berlari menjauh dan berubah menjadi kuda bersayap lagi. Kangin dan Shindong memilih berubah dan berlari keluar dari ruangan itu. Dan Heechul yang terakhir pergi dari dalam kastil itu dengan tampang nggak terima.

Kini tinggallah Hankyung yang terus mengamati ketujuh anihuman muda yang masih mengejang hebat dengan gelombang api yang semakin besar.

Sret! Tiba- tiba Hankyung menciptakan sebuah cambut api di tangan kanannya dan menyabetkan cambuk itu diudara. Ketujuh anihuman itu langsung menatap ke arah cambuk itu dengan tatapan sangar.

Hankyung tersenyum. “ Inilah saatnya kekuatan kalian dijinakkan. Kalau kekuatan kalian nggak segera dinetralisir, maka akan menghancurkan kalian semua. Karena itu aku memancing kalian agar mengeluarkan kekuatan kalian. Aku tak ingin ada anihuman yang hancur karena dirinya sendiri.” Lagi- lagi namja itu menyabetkan cambuknya di udara dan membuat tatapan mata ketujuh anihuman itu mengejar gerakan cambuknya.

Kenapa mereka begitu?

“ Ayo kejar dan serang aku..” Dengan cepat Hankyung memutari sekeliling kastil itu sambil menyabetkan cambuknya secara asal dan membuat ketujuh anihuman itu mengejarnya dengan berlari seperti hewan berkaki empat. Ne, mereka berlari dan meloncat menggunakan dua kaki dan tangannya.

Zrussh! Dengan cepat semburan api dari tubuh Hyukkie mengarah ke Hankyung.

Hankyung berkelit cepat sambil memancing Hyukkie agar mengikuti gerakannya. Namun sedetik sebelum Hankyung menghentakkan cambuknya ia langsung berhenti saat melihat Kyuhyun dengan sangar sudah menghadangnya sambil menggeram.

Hankyung meloncat cepat sebelum Kyuhyun menyerangnya dengan cakarnya yang tajam namun lagi- lagi namja itu tersentak saat mendapati Wookie sudah terbang diatasnya hendak menangkapnya dengan cakar tangannya.

Hankyung memutar tubuhnya dan melilitkan cambuknya ke kaki Wookie dan berhasil. Namja itu menarik cambuknya dan Wookie tertarik kebawah menabrak Donghae yang hendak menyerang Hankyung.

Brugh! Kedua namja itu langsung terjatuh di lantai.

Hankyung menjajakkan kakinya berdiri di dinding kastil. Berdiri terbalik.

Kini Sungmin meloncat dengan sangat cepat kearahnya dan Hankyung langsung meloncat kesamping untuk menghindar sambil menghentakkan cambuknya kearah Sungmin san melilitkannya di tangan Sungmin.

Setelah cambuknya melilit Sungmin, ia menghantamkan tubuh Sungmin ke Kyuhyun yang berniat menyerangnya lagi. Kedua namja itu saling berbenturan ke tembok hingga Sungmin mengeluarkan darag dari mulutnya.

Hankyung menyeringai menatap kedua anihuman itu. Sorot mata tajamnya langsung menangkap gerakan Henry dan Kibum yang tiba- tiba menyerang dari arah atasnya dengan gerakan yang sama. Hankyung melempar cambuknya dan memutar tubuhnya dengan cepat hingga mengacaukan tekanan angin dan menciptakan pusaran angin diatanya.

Kibum menghentakkan kakinya di udara untuk menghindari tekanan angin itu. Henry mengubah gerakannya menjadi kesamping dan meluncur kebawah mendekati Hankyung.

Disaat cambuk Hankyung kembali ke tangan pemiliknya, disaat itu juga Henry berniat menarik cambuk api itu. Tapi sial buat Henry, ia langsung menjerit karena tangannya terbakar memegang cambuk api itu.

Brugh! Henry terjatuh tepat dibawah kaki Hankyung.

“ Kalian masih sangat payah dalam menggunakan kekuatan ini. Seandainya kekuatan ini terlepas tanpa aku. Maka kalian akan benar- benar membunuh ketiga namja itu.” Hankyung berlari menjauh dari ketujuh anihuman yang masih mengeluarkan api dengan nafas tersenggal- senggal itu.

Kedua tangan namja itu terbuka lebar. “ Kembalilah seperti sebelumnya..”

Hankyung menghentakkan cambuknya beberapa kali ke langit, membuat ketujuh anihuman itu merespon dan mata mereka mengejar arah cambuk itu dengan ganas.

Saat hentakkan ketujuh, ketujuh anihuman itu langsung bergerak cepat menerjang Hankyung secara bersamaan.

Hankyung melompat disaat yang sudah diperhitungkan olehnya.. Disaat ketujuh anihuman itu berada dibawahnya, cambuk Hankyung berubah memanjang dang dengan cepat melilit ketujuh anihuman itu menjadi satu.

Tap! Hankyung kembali mendarat dengan satu tangan memegang ujung cambuknya.

Senyum manis dan tenang masih terukir di wajahnya.

“ Katakan padaku.. Siapa kalian semua?”

“ Grrrar!” Kyuhyun menggeram sambil menggertakkan giginya dengan mata yang semakin memerah dan taring yang mulai terlihat.

Hankyung tersenyum. “ Sebentar lagi sempurna, ya..?”

“ Aaaaaakkh!!” Lengkingan histeris Kibum membuat Hankyung agak kaget. Tiba- tiba Kibum kelihatan sangat kesakitan, beriringan dengan munculnya ekor dari belakang tubuhnya dan bentuknya yang sedikit mulai berubah.

Hankyung memilih duduk sambil memperhatikan ketujuh anihuman itu.

Kyuhyun ikutan menjerit dan telinganya berubah menjadi telinga berwarna abu- abu yang semakin panjang di atas kepalanya. Ekor yang lebat muncul di belakangnya dan dia mengejang seiring dengan wajahnya yang berubah. Mulutnya perlahan menjorok membentuk rahang srigala dan bajunya hancur sudah karena ukuran tubuhnya yang berubah.

Perubahan sempurna terjadi pada Kyuhyun, dalam hitungan detik namja itu sudah bukan lagi berwujud anjing kecil, namun kini sosonknya adalah srigala abu- abu bermata hitam pekat yang sangat mengagumkan.

Cambuk Hankyung hancur sudah karena beberapa anihuman mulai berubah. Kini namja tampan itu duduk sambil bersandar dengan tangannya. “ Bagus.. Srigala pintar..”

Kyuhyun diam. Matanya kelihatan lelah dan dia memilih membungkukkan tubuhnya sambil menatap keenam anihuman yang sedang menjerit ria. Hhehe..

Kibum yang pertama menjerit juga sudah nyaris sempurna. Ekor putihnya memanjang dan dua tanduk muncul di atas kepalanya. Bulu- bulu halus berwarna putih menutupi seluruh tubuh namja itu dan wajahnya berubah menjadi wajah rusa. Ne, Kibum berubah menjadi rusa putih bermata emas.

Kini Sungmin. Ia berdiri kesakitan sambil memegangi kepalanya dan tubuhnya mulai membesar. Meninggi dan membulat. Telinganya berubah jadi lebih kecil dan matanya menjadi bulat besar berwarna cokelat. Cakarnya membesar dan tangannya juga seluruh tubuhnya ditutupi bulu lebat yang juga berwarna putih.

Sungmin berubah menjadi beruang kutub? Omo~

Sayap hitam Wookie berubah menjadi kecoklatan dan perlahan semakin melebar. Berbeda dengan sayap gagak, sayap itu terbuka sempurna hingga sebesar tubuh Wookie. Hidung dan mulutnya perlahan berubah menjadi paruh yang besar dan kuat. Bulu kecoklatan dan sorot mata tajamnya kini muncul. Dengan sukses namja mungil itu berubah jadi rajawali yang matanya sangat tajam.

Wookie yang tadinya terbang langsung terjatuh di lantai karena kelelahan dengan proses perubahan itu.

Hankyung mengalihkan pandangannya ke arah Donghae, Hyukkie dan Henry.

Ketiganya berubah secara nggak tentu. Mungkin ini perubahan yang paling menyakitkan untuk mereka. Berubah ke satu bentuk sempurna aja udah menyakitkan, apalagi ini.. Harus berubah tanpa tahu apa yang akan menang.

Hankyung masih bersabar menunggu.

“ Akan ada tiga jenis yang sama-sama spesial kalau begini jadinya.” Gumamnya. “ Yah, nggak masalah.. Untungnya mereka bertiga berada di pihak yang berbeda.”

Kini Hyukkie berubah menjadi sosok yang lebih besar. Seluruh tubuhnya tertutupi bulu lebat berwarna putih dan berwujud seperti kera. Matanya berwarna hijau jernih dan sayup. Sosok itu langsng terduduk lemas. Hyukkie berubah menjadi yetti.

“ Pantas perubahannya sulit.. Yetti setingkat dengan mamooth.. Anihuman dengan wujud hewan yang nyaris punah memang sulit.” Ucap Hankyung lagi.

Henry tiba- tiba terdiam dan terjatuh lemas masih dalam sosok manusia.

Hankyung berdiri kaget. “ Apa yang berbeda?”

Tubuh namja itu bercahaya dan perlahan mengecil. Henry kembali berubah menjadi koala dan tentu aja hal itu membuat Hankyung kaget. Tapi begitu namja itu mau mendekati Henry, Hankyung kembali mundur.

Ne, dia merasakan tekanan kekuatan yang terlalu besar terpancar dari tubuh Henry.

“ Setelah anihuman special dengan sosok mahluk langka, kini anihuman special dengan sosok tetap namun kekuatan yang berganda. Ini hebat sekali.. Mereka memang sangat berbakat.” Namja itu menatap kearah Donghae yang masih bergonta- ganti sosok dengan cepat. “ Apa yang akan terjadi padanya..?”

“ Huaaa!” Donghae menjerit sambil menumpukkan kedua tangan dan lututnya di lantai. Ekor srigalanya perlahan berubah mengecil dan memanjang dengan bulu kecoklata di ujungnya. Surai kecoklatan muncul di lehernya dan tubuhnya berubah menjadi sosok harimau. Matanya berwarna coklat jernih dan menatap lelah ke Hankyung.

Hankyung tersenyum. “ Pantas saja dia mengalami banyak perbuahan aneh.. Dia harimau..? Dan harimau jenis yang paling sedikit dir as anihuman. Jenis yang juga special.” Namja itu kembali duduk dan menghela nafas lega.

“ Oke.. Dengan begini kekuatan kalian sudah normal. Perubahan itu terjadi agar bisa menampung tingkat kekuatan kalian yang naik saat aku memancingnya dengan emosi tadi. Kekuatan anihuman baru, harus bisa dikendalikan dan dikeluarkan secepat mungkin sebelum mereka menghadapi situasi yang kacau.” Hankyung menghela nafas sebentar. “ Seperti yang aku bilang, kalau kekuatan itu terlepas disaat aku nggak ada, kalian mungkin akan membunuh ketiga hyung kalian juga menghancurkan diri kalian sendiri.”

“ Sekarang.. Kunyatakan kalian semua lulus ujian kedua.” Senyum terkulas di bibir Hankyung.

0o0o0o0o0o0o0

“ Ngh..” Henry namja terakhir yang akhirnya membuka matanya dalam kondisi normal.

Ketujuh anihuman itu sudah kembali ke wujud manusia dan kini berada di sebuah kamar yang sangat luas. Henry segera bangun dengan tampang shock. “ Mimi gege!”

“ Nae, mochi..?”

Henry tersentak begitu melihat gege tercintanya duduk di samping tempat tidur dimana ia berbaring dengan senyum seasoningnya yang sangat tampan. Perlahan air mata Henry menetes. “ Apa aku.. sudah mati?”

“ Pabbo.. Kau masih hidup. Sehat. Aku juga.” Zhoumi menepuk pipi chubby Henry sambil tertawa dan menoleh ke arah lain.

Henry menatap ke arah yang diperhatikan Zhoumi.

Terlihat enam anihuman dan dua hyung berdiri tak jauh dari mereka dan menatap Henry lega.

Di ambang pintu juga ada Hankyung dan keempat anihumannya yang menunggu dengan tenang.

“ Hankyung-sshi bilang, perubahanmu yang paling sempurna. Jadi kau yang paling lama sadar. Sedangkan Sungmin dan yang lainnya sudah sadar dari tadi.” Jelas Leeteuk lembut sambil berjalan dan duduk di tepi tempat tidur Henry.

“ Tapi.. Hyungdeul bukannya udah mati?”

Yesung tertawa pelan. “ Ne, kami memang mati.”

“ Berarti kalian dihidupkan lagi?!”

“ Ani.” Zhoumi mengusap rambut Henry lembut. “ Saat serangan itu, entah bagaimana caranya tapi nyawa kami langsung terlepas dari raga kami. Kami masih berada di tempat itu dan memperhatikan kalian tapi dalam sosok ruh. Tadinya kaget juga melihat tubuh sudah terbaring mati tapi kita masih ada disini.”

Henry diam membisu mendengar penjelasan Zhoumi. Ia kedengaran nggak percaya.

“ Hankyung-sshi melakukan semua agar kalian bisa melepaskan seluruh kekuatan kalian dan bertransformasi ke bentuk sempurna. Karena kalau kalian lepas kendali diluar ujian, maka itu akan sangat berbahaya. Jadi sebelum ada yang lepas kendali, Hankyung-sshi langsung menangani semua.” Tambah Leeteuk lembut.

Donghae berjalan mendekati Henry. “ Ne, mochi.. dan bertia bagusnya..” Namja itu menoleh kearah kelima temannya yang tersenyum bangga.

“ Kita lulus ujian kedua!” Seru mereka bersamaan sambil memeluk hyung masing- masing.

Henry masih terpaku. “ Jinjjayo?”

“ Ne, mochi..” Jawab Zhoumi.

Air mata namja mungil itu kembali mengalir. “ Aishh.. Aku tadi takut sekali, gege!” Serunya sambil memeluk Zhoumi erat.

Hankyung menghela nafas lega.

Perlahan tangan Heechul merangkulnya lembut. “ Gwaenchanayo, tuan?”

Hankyung mengangguk sambil tersenyum. “ Aku hanya lelah aja. Kurasa memang nggak salah kalau memilih mereka menjadi penerus wilayah ini. Sang naga harus segera tidur.” Gumanya lembut.

Siwon, Kangin dan Shindong diam memandangi tuannya.

“ Tuan.. Kalau begitu.. Ayo istirahat..” Siwon menepuk bahu Hankyung pelan. “ Disini, biar kami yang urus. Heechul hyung bisa mengantarnya kan?”

“ Tentu.” Jawab Heechul cepat sambil menarik tangan Hankyung dan kedua namja itu langsung berlalu pergi.

“ Kita harus menjelaskan segala persiapan untuk ujian berikutnya.” Gumam Kangin sambil berjalan lebih dulu masuk ke ruangan itu.

Siwon dan Shindong mengikutinya.

“ Apa benar ini ujian terakhir?” Gumam Shindong ragu.

“ Ya, hyung.. Seperti yang dikatakan tuan tadi.. Sang naga harus segera tertidur. Dan sebagai pengikut kita akan menemaninya.” Jelas Siwon pelan.

“ Arraseo.”

0o0o0o0o0o0

“ Ya, hyung! Jangan diganti!” Seru Wookie kesal karena acara memasak yang ditontonnya di ganti sama acara Sponge bob kesukaan Hyukkie dan Donghae ikutan nonton sambil makan pop corn.

Sedangkan Henry dan Kyuhyun asyik main PSP di pojok sofa nggak memperdulikan namja lain yang ribut.

Sungmin dan Kibum hanya menonton kelakuan mereka dalam diam dan sesekali menghela nafas bosan.

“ Kalian kayak anak kecil.” Gerutu Sungmin pelan.

Yesung memperhatikan ketiga anihumannya yang tengah bersantai di ruang tengah bersama empat anihuman lainnya. Sedangkan sekarang para hyung memilih berkumpul secara pribadi di dapur apartemen Yesung.

“ Kelihatannya mereka semakin membaik..” Gumam Yesung sambil menatap ke kertas yang sedari tadi di coret- coret oleh Leeteuk dengan wajah frustasi. “ Jadi bagaimana hyung? Udah selesai?”

Leeteuk mengangguk ragu. “ Tapi aku masih belum paham, Sungie.. Kenapa Sungmin berubah jadi beruang? Kibum jadi rusa? Dan kenapa hanya Donghae, Henry dan Hyukkie yang dapat sosok special. Humm.. Kalau Kyuhyun dan Wookie, masih nyambung ya..”

Zhoumi menari kertas di atas meja dekat Leeteuk dan memperhatikannya. “ Sejujurnya aku nggak terlalu memusingkannya. Pastinya, aku nggak mau berada di tempat semengerikan itu lagi, hyung..”

Leeteuk dan Yesung memandangi Zhoumi dalam- dalam.

Memang, itupun yang mereka rasakan. Bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya berada di ruangan dimana orang- orang yang paling kalian jaga bertarung mati- matian dan kalian hanya bisa menonton tanpa melakukan apa- apa? Sangat mengerikan bukan?

“ Aku juga masih bisa mengingat saat Sungmin menghantam lantai dan terluka.” Gumam Yesung.

Leeteuk menghela nafas. “ Jadi, apa kalian mengerti dari kata- kata sang naga harus segera tertidur yang diucapkan Siwon dua hari yang lalu?”

Keduanya terdiam..

Flashback..

“ Seperti yang kalian ketahui.. Kalian bertujuh lulus ujian kedua.” Mulai Kangin. Namja itu membungkuk sopan. “ Aku mewakili DragonAni meminta maaf pada kalian atas ujian kali ini.”

“ Ne, gwaenchana.” Jawab Yesung santai.

“ Lalu, kapan ujian ketiga akan segera dilakukan?” Hyukkie bertanya dengan antusias.

Siwon menatap namja itu dalam lalu menatap yang lainnya bergantian. “ Sepertinya secepatnya. Kami nggak bisa menunggu, karena sang naga harus segera tertidur.”

“ Eh?”

Shindong mengangguk. “ Dan para pengikutnya harus tetap setia. Karena itu kalian semua harus bersiap dengan ujian ketiga. Yang akan menjadi ujian terakhir nanti.”

Flasbahck end..

Ketiga hyung itu terdiam di tempat masing- masing..

“ Bukankah kalau ujian itu berakhir.. Itu artinya kita harus berpisah?” Gumam Zhoumi sambil menunduk bingung.

.

.

To be continued~

.

.

~OMAKE~

“ Mungkin ini berkesan berlebihan..” Gumam Heechul sendirian sambil menatap lurus ke langit malam dari atap kasti kelompok DragonAni. “ Naga ya..” Namja cantik berwujud cheetah itu menghela nafas berat. Pikirannya nggak bisa berhenti memikirkan tuannya yang sangat disayanginya.

Sentuhan lembut seorang namja membuyarkan lamunannya.

Heechul menoleh dan melihat Siwon tersenyum lembut padanya. “ Waeyo, Siwonnie?”

Siwon menggeleng sambil mensejajarkan posisinya dengan Heechul. “ Sebentar lagi kan hyung? Kau pasti resah ya?” Senyuman manisnya berubah menjadi sorot keputus-asaan seakan- akan namja tampan itu berada di ujung tanduk dan nggak bisa melakukan apapun.

“ Kurasa bukan hanya aku yang resah.”

“ Bagaimana keadaannya?”

Heechul menghela nafas. “ Mempercepat perubahan sempurna tujuh anihuman muda itu memang bukan ide yang bagus.”

“ Tapi kalau ditunda pasti akan jadi masalah juga nantinya.”

“ Arraseo.” Heechul menunduk sambil menatap tangan yang kini meremas ujing mantel merah mudanya. “ Tapi karena itu tuan harus tidur sesegera mungkin, kan?

Kali ini Siwon nggak menanggapi ucapan Heechul. Matanya menatap lurus kedepan. Kepemandangan hutan yang mengelilingi kastil yang mereka tempati selama beberapa tahun selama ini.

.

2 thoughts on “Anihuman // Chapter 8

  1. Ooo trnyt hankyung brmaksud baik
    Prubahan sungmin drastis abis dr imut2 k ganas(wlpn lucu d liat tp ttp beruang hewan buas)
    chap9 ak dtg…

  2. aku ska banget baca cerita kamu….
    aku izin copy fanfic kamu ke lapyop aku…
    biar bisa aku baca berulang-ulang ok…😉
    hehe…he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s