Anihuman // Chapter 1

We Love You, Hyung!

.

.

Cast :: -Looks in this fict-

.

Super Junior Fantasy FanFiction

By :: Kim Taena_Thena

.

Untuk menjadi sosok yang sempurna, kami harus belajar dari manusia.

Untuk menjadi yang diakui, kami harus mengakui hati manusia.

Karena itu..

Tolong kami.

.

Chapter 1.

Hyung!

.

“ Woy! Teuki hyung!”

Seorang namja tinggi berambut pirang menoleh sambil merapihkan modul- modul kuliah yang baru aja di selesaikan. Namja dengan senyum yang menakjubkan yang dapat meluluhkan hati para yeojya itu menatap namja yang memanggilnya lembut. “ Nae, Sungie?”

“ Hyung! Jangan pulang sekarang.. Anak- anak dari kampus Gwang menunggu hyung.” Namja yang bernama Kim Yesung itu duduk disamping Leeteuk.

Leeteuk dengan nama asli Park Jungsoo itu mengangguk santai dan menarik tasnya. “ Kamu mau ikutan?”

“ Hyung! Aku serius lho..” Ucapnya agak bête.

“ Aku juga serius.” Balas namja itu enteng sambil berjalan meninggalkan Yesung yang malah mendengus sebal dan memilih menyusul hyung yang lebih tua satu tahun dengannya itu. “ Sudah, kau pulang aja.”

“ Kemarin hyung berurusan sama mereka kan?” Tanya Yesung tanpa memperdulikan perintah hyungnya. “ Berapa orang yang K.O?”

“ Cuma sepuluh dari dua belas. Sisanya memohon ampun.” Tersungging senyuman di namja yang diberikan julukan angel without wing itu. Tapi.. Siapa yang tahu kalau dibalik julukan itu terdapat sisi devil without darkness. (cuma author yg tau! hhaha)

Yesung bergidik ngeri mendengar jawaban Leeteuk. “ Hyung hebat, ooy..” Ia menepuk bahu hyungnya sambil terkekeh. “ Lain kali kalau lawanmu banyak hubungi aku. Dengan senang hati pasti aku bantu.”

“ Arraseo.” Leeteuk tertawa sambil memukul kepala besar dongsaengnya yang kuliah di jurusan seni sedangkan dia jurusan sastra.

Beberapa yeojya yang berada di dekat mereka memandangi kedua namja tampan itu dengan tatapan genit. Yah, siapa yang nggak kenal Kim Yesung? Si art of voice-nya Seoul university? Namja yang baik, ramah dan konyol. Urutan ketiga namja yang diincar yeojya di universitas ini. Dan yang satu lagi, Park Jungsoo a.k.a Leeteuk, si ramah nan baik hati yang memiliki aura kepemimpinan yang kuat. Bisa diandalkan, tampan, keren, manis, cantik, de es be ge, deh.. Namja incaran nomor satu. (Yang kedua siapa? Entahlah..) Namun.. Kayak yan ditulis author diatas, siapa yang tahu kalau namja ini menyimpan satu rahasia.

Angel without wing ini juga memiliki sebutan lain diluar. Tepatnya diantara namja perusuh alias preman yang suka bikin onar. Devil without darkness. Yap! Sesuai namanya.. Devil yang berarti setan (reader juga tau!). Kenapa dia di kasih julukan itu? Karena nggak ada satupun yang bisa ngalahin Leeteuk. Dalam berkelahi. Dengan kata lain, dia nomor satu juga di segala hal, termasuk berantem- beranteman.

“ Oke, hyung.. Aku mau ngurus anakku dulu.” Yesung nyengir sambil menepuk kepala Leeteuk dan detik itu juga langsung ngacir sebelum sang angel membalas.

“ Salam buat anak kura- kuramu!” Seru Leeteuk sambil tertawa pelan. Ia berjalan kearah yang berbeda dari Yesung. Jarak apartemennya dan universitasnya nggak jauh. Bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Perlahan gerimis turun..

“ Yah.. Ujan.. Untung aku bawa mantel hujan. Ternyata ngeliat ramalan cuaca tiap pagi emang berguna.” Leeteuk terkekeh bangga dengan kepintaran rata- ratanya itu dan langsung mengeluarkan mantel hujannya dan langsung dipakai.

Hujan turun semakin deras.

~Leeteuk pov~

Aku berjalan santai meski hujan semakin deras. Yah, benar.. Santai aja.. Kenapa harus buru- buru? Hujan nggak akan membuatku mati, kan?

“ Guuk!”

Eh? Suara apa? Guk?

“ Miaaw.”

Aku mengalihkan pandanganku kearah suara itu terdengar. Kulihat seekor kucing tengah berdiri dipinggir jembatan dan menatap ke arah sungai. Diatas kucing itu ada satu hewan kecil berwarna seputih salju. Hmm.. Hamster? Sejak kapan kucing dan hamster berteman?

Aku berlari cepat menghampirinya.

“ Guuk!”

“ Hah!” Mataku terbuka saat melihat seekor anjing berada di batu kecil yang mencuat di aliran sungai yang agak deras itu. Anjing coklat kecil dengan tetapan memelas menatapku. Omona.. Gimana bisa dia disana? Pabbo!

“ Miaaw..” Kucing itu kembali mengeong pelan. Kucing yang juga agak kecil berwarna putih keabu- abuan. Apa dia mengisyaratkan pada anjing itu agar tenang?

“ Bagaimana dia bisa berada disana?” Aku merunduk mendekati kucing itu. Dan tentu aja kucing itu nggak menjawabku. Payah kau Jungsoo. “ Baiklah, aku akan menyelamatkannya.” Kuletakkan tasku dan berlari kebawah jembatan.

Perlahan kuturunkan kakiku untuk mengukur seberapa dalam sungai itu. Nggak terlalu dalam, hanya selututku aja. Tapi kalau anjing itu kecebur yah tetap aja bisa membunuhnya. Dengan perlahan aku melangkah masuk kedalam sungai.

Duk! Kurasakan sesuatu menghantam kakiku dan aku terjatuh masuk ke dalam sungai.

“ Huah!” Dengan panik aku keluar. Kalau aku kalah dari aliran sungai ini aku yang akan hanyut. Kan konyol kalau seorang namja populer di Seoul university mati hanyut di sungai yang cetek begini. Reputasiku akan hancur..

“ Guuk!” Anjing itu terus menggonggong menatapku ketakutan.

“ Tenanglah..” Ucapku saat sudah mencapainya. Dengan cepat kuambil anjing itu yang sudah menggigil kedinginan dan memasukkannya  kedalam mantelku yang cukup tebal. Dengan cepat aku berjalan ke tepi sungai dan naik lagi ke tempat kucing dan hamster tadi menunggu.

Oke, ini konyol. Seekor anjing, kucing dan hamster menjadi teman? Mana mungkin mereka hewan liar.

Kuturunkan anjing itu dan kucing itu langsung menjilatinya. Kucing ini kan sedikit lebih kecil kok kelihatan kayak kakak si anjing? Lucu juga..

“ Ternyata Leeteuk juga menyukai hewan. Memalukan!”

Aku terdiam saat mendengar suara yang sudah sangat kukenal itu. Aku langsung menoleh kebelakang dan kuliahat Yunho dan pasukannya berjalan kearahku. Hujan- hujan gini masih aja ada waktu buat nyari musuh.

“ Kau memalukan tahu!” Kulihat Jaejoong menatapku sinis.

“ Bodo.” Jawabku sambil menarik tasku dan menatap ketiga hewan kecil itu. “ Cepat pulang ke rumah majikan kalian.” Ucapku sambil meniriskan air yang membasahi tasku. Aku hendak berjalan melewati Yunho namun namja itu langsung mendorongku.

“ Mau kabur?” Tanyanya kesal. “ Kau lupa kemarin kau sudah membuat anak buahku babak belur hah?”

“ Mian, Yunho. Aku lupa tuh. Buat apa mengingat hal yang nggak penting.” Bohongku sambil tersenyum setenang mungkin. Namun bukannya menjadi tenang, Yunho kelihatan semakin marah.

“ Bisa- bisanya kau tersenyum santai. Aku lagi marah nih!” Serunya.

Kutelengkan kepalaku lalu menatapnya. “ Lalu kau mau apa sekarang?”

“ Mau menghajarmu.” Ucapnya kini sambil tersenyum sinis.

Yah.. Berkelahi lagi.. Aku malas..

“ Malas, ah.. Aku lelah.”

“ Eeh.. Seenaknya aja kau!” Yunho mengacungkan jari telunjuknya kepadaku. “ Habisi orang menyebalkan itu.”

“ Okeii..” Semua anak buahnya, hmm.. Kalau kuhitung sekitar sepuluh orang ditambah Yunho jadi sebelas. Lebih dikit dari kemarin. Pasti ini hanya sisanya. Kasihan Yunho.. Ah, Jungsoo.. Bukan saatnya kau tenang! Mereka kan menyerangmu..

Lalu?

Kok lalu? Yah kau harus melawan, Jungsoo.. =.=

Haha.. Arraseo.. Kok aku jadi bicara dengan diriku sendiri begini?

Jaejoong yang pertama menyerangku dengan tinjunya yang nggak ada apa- apanya. Dengan mudah aku menggeser posisiku sedikit dan mencengkram pergelangan tangannya, saat itu juga kuputar tubuh Jaejoong dan mendorongnya kearah rekannya yang lain.

“ Boo-Jae! Jangan lemah dong!” Seru Yunho gemas.

“ Kau aja nggak melawan!”

“ Sudah.. Sudah.. Nggak baik bertengkar.. Kita damai, ya?” Tawaku menggoda mereka dan ternyata Yunho semakin marah.

“ Kenapa semuanya diam? Kubilang habisi si cantik itu!”

Orang- orang itu kembali menyerangku. Kulawan mereka satu persatu. Semua serangan mereka bisa kuhindari dengan mudah. Tentu aja, selama sepuluh tahun aku belajar martial arts, melawan mereka itu mudah.

Sebenarnya, aku nggak tahu kenapa aku diganggu Yunho dan kelompok berandalan yang lain. Kata Yesung alasannya karena yeojya yang ditaksir kepala geng itu naksir berat padaku. Contohnya Yoona, yeojya yang disukai Yunho. Dia suka mendekatiku dan sepertinya itu membuat Yunho marah besar dan berambisi mengalahkanku.

Dasar namja..

Aku melempar seorang namja hingga ia melangkah kearah tiga hewan itu. Aku tersentak saat melihat si hamster jatuh dari kepala si kucing dan nyaris terinjak.

“ Pabbo!” Lagi- lagi kutarik dia dan dengan satu tendangan aku mendorongnya hingga menubruk temannya yang lain. “ Kalau aja aku nggak liat kau bisa menginjaknya!” Seruku kesal dan menatap tiga hewan itu.” Kalian juga kubilang cepat pergi!”

Si anjing sepertinya mengerti, dengan gesit ia menggigit hamster itu. Eh? Digigit?

Ah, ani.. Digigit memang tapi nggak dilukai. Anjing itu langsung berlari membawa si hamster dan kucing itu mengikutinya.

Nah, kayak gini kan asik.. Nggak ada yang bisa menggangguku.

Kutatap sisa- sisa musuhku yang tersisa hanya Yunho yang masih bersih tanpa luka. “ Nae, Yunho? Kau punya dua pilihan.. Melawanku atau membawa anak buahmu pergi sekarang dan kita lupakan kejadian hari ini?” Tanyaku sambil tersenyum selembut mungkin.

~Leeteuk pov end~

0o0o0o0o0o0o0

Leeteuk berlari menyusuri jalanan yang becek dan masih menyisakan rintik hujan yang masih agak deras. Perlahan ia menghapus darah yang mengalir lagi dari bibirnya. Ya, tadi dia sempat kena pukul sekali di pipinya dan ia terluka.

Ini pertama kalinya da terkena serangan balik.

Tapi tetap aja kemenangan ditangan Leeteuk. Yunho kalah telak dan sebelum ada orang yang melihat perkelahian mereka, Leeteuk langsung kabur. Dia nggak perduli bagaimana kondisi Yunho dan anak buahnya, toh bukan dia yang memulai.

Tep! Langkah Leeteuk terhenti tepat di depan bangunan yang nggak terlalu tinggi dan sederhana. Yap, disini tempatnya tinggal. Apartemennya di lantai dua.

Dan apa yang membuat langkah Leeteuk terhenti?

Seekor anjing coklat, kucing putih keabu- abuan dengan seekor hamster putih berdiri menatapnya. Seakan menghalangi jalannya.

Leeteuk terjatuh lemas. “ Aigoo.. Kalian lagi? Mau apa…?” Tanyanya lemas.

Ketiga hewan itu menatapnya dalam- dalam dengan tatapan memelas. Semua orang tahu hanya orang yang benci binatang yang nggak akan luluh kalau ditatap sama seekor anjing kecil, seekor lucu kecil plus hamster imut.

Dan Leeteuk itu orang yang nggak benci binatang. Bisa kalian bayangkan gimana raut wajahnya yang penuh dengan aura ke-angel-an itu mengiba? Hhehe..

“ Oke.. Oke.. Kalian kayaknya emang hewan terlantar. Baiklah akan aku rawat!” Serunya frustasi sambil menggendong ketiga hewan kecil itu dengan mudah. “ Tapi kalian jangan ribut, aku nggak boleh bawa binatang nih. Kalau ketahuan aku bisa kena denda.”

Dan seakan mengerti, hewan-hewan –minus hamster- itu membenamkan kepalanya di tubuh Leeteuk yang basah dan kotor.

Senyum manis tersungging diwajahnya membuat lesung pipi dibawah bibirnya terlihat jelas dan membuatnya semakin terlihat manis dan menggugah untuk dimakan. *author ditendang angels*

Dengan mengendap- endap Leeteuk masuk ke apartemennya dan langsung menurunkan anjing dan kucing itu. Leeteuk hidup sendirian di apartemen sederhananya. Kedua orang tuanya nggak ada di Seoul. Terus ada dimana? Tanya aja sama Leeteuk. Author terlalu malas untuk menjelaskan.

Namja manis itu mengambil handuk dan langsung mengelap tubuh hewan- hewan itu sampai kering. “ Kalian basah kuyup tapi kok sehat- sehat aja, ya? Khususnya hamster ini. Aneh, deh.. Jangan- jangan kalian hewan ajaib, ya?” Ia kembali terkekeh sendirian. Dasar aneh.. Ckck

Setelah yakin ketiga hewan itu udah kering Leeteuk menuangkan susu di mangkuk dan menyerahkan kearah ketiganya. Dengan lahap mereka langsung menyerbu mangkuk susu itu. Lagi- lagi senyum terkembang.

Oke.. Nggak masalah kalau aku miara mereka. Lumayan biar aku ada teman dirumah, kan?

Leeteuk berjalan ke kamar mandi dan langsung mandi secepat mungkin. Setelah selesai ia langsung membawa ketiga hewan itu kekamarnya dan meletakkannya diatas tempat tidurnya. Hari ini terlalu lelah jadi malas makan malam.

“ Oke, kalian jangan ada yang menggangguku. Aku ngantuk.” Ia merapatkan selimutnya dan mengusap ketiga hewan itu bergantian. Nggak butuh waktu lama karena pada dasarnya Leeteuk itu tukang tidur, jadi dalam waktu singkat dia langsung lelap.

Tanpa disadarinya.. Ketiga hewan itu tetap terjaga dan saling bertukar pikiran.

0o0o0o0o0o0o0

~Leeteuk pov~

Sempit…

Iya, sempit banget..

Dan juga panas dan pengap. Kok bisa sih? Aigoo.. Aku terlalu malas membuka mataku. Kugerakkan tanganku dan aku diam sambil meraba sesuatu. Otakku terlalu malas untuk menebaknya, tapi kalau dari yang kurasakan, aku menyentuh sesuatu yang lembut dan.. Hmm.. Hangat?

Apa ini!

Sempit sekali tempat tidurku!

Kutendang sesuatu yang tadi kusentuh dan bunyi sesuatu yang jatuh dengan keras membuat kedua mataku otomatis terbuka lebar. Aku langsung duduk diatas tempat tidurku.

Apa yang jatuh?

“ Aigoo.. Sakit..”

Hah! Suara siapa itu! Masa hantu? Apartemen ini kan nggak berhantu kayak di cerita That Ghost Is! (author mencoba untuk promosi. ckck)

Dengan tatapan  horror aku menoleh kearah suara itu. Sebuah tangan bergerak menyentuh tepi tempat tidurku.

Masa beneran hantu! Ooy, author! Ini bukan cerita horror kan? Kalau jadi horror aku menolak untuk melanjutkan! (bukan hyung pabbo!)

Mataku semakin terbuka lebar. Tiba- tiba seorang namja bermata hitam dengan rambut hitam keriting dan kulit seputih salju menatapku dengan mata yang agak mengantuk. “ Hyung..?”

“ Huwaa! Siapa kau!”

“ Eh.. Hyung udah bangun….?”

Ada suara aneh lagi. Kali ini aku menoleh kesisi satunya dan langsung melotot nggak percaya dengan apa yang aku lihat.

Seorang namja lagi, tapi nggak seputih namja yang tadi, sedang menatapku sambil mengucek matanya. Tatapan matanya terlihat sangat kekanak- kanakkan. Dan satu namja masih pulas tertidur di sampingku dengan wajah damai. Namja yang terlihat manis dengan rambut hitam yang menutupi wajahnya. Yang paling buruk, mereka nggak menggunakan pakaian!

“ Hyung kenapa?” Tanya namja keriting tadi.

Tunggu? Tadi dia manggil aku apa? Hyung?

“ Siapa kalian bertiga!” Seruku histeris.

.

To be continued~

8 thoughts on “Anihuman // Chapter 1

  1. Mbayang’in teuki oppa jago matrial art,pasti’y keren tiadatara wkwkwk…..
    Pasti 3 namja naked itu si anjing,kucing,ma hamster,tp siapakah mrk???lngsng capcup k chap 2 annyeong….

  2. Eon, prasaan judul’a we love you hyung! Kok d’gnti jd anihuman?

    Aq kangen baca’a ..
    Klo ga slah, anihuman teuki.. Kyu, kibum, ama hae kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s