Souki // Chapter 7

Chapter 7~

.

“Apa kau tahu tempatnya, Wookie?” Sungmin menatap dongsaengnya heran, sedangkan namja itu hanya duduk termenung disamping Sungmin. Saat ini keduanya tengah menaiki kereta bawah tanah.

Ryeowook menggeleng.

“Lalu kenapa kau lari begitu saja?”

“Kenapa hyung mengejarku?” Ryeowook balik bertanya.

Gantian Sungmin yang diam. “Molla. Instingku menyuruhku untuk mengejarmu.”

Ryeowook kembali diam. “Aku langsung berlari karena hatiku yang memerintahkannya. Aku tak tahu dimana letak pastinya kastil itu, aku hanya mengikuti hati dan kakiku. Konyol memang, tapi kurasa…” Ryeowook diam sesaat. “Kim Jaejoong yang menuntunku.”

Sungmin menatap dongsaengnya lagi. “Kim Jaejoong?”

KRRT~ Suara aneh kembali terdengar dari buku yang sejak tadi didekap Ryeowook.

Keduanya langsung menatap sampul buku yang kembali bergerak membuat satu ikatan di batang mawar itu. Kali ini pitanya berwarna merah.

“Pitanya terus berubah?” Tanya Sungmin. “Wookie! Jangan lepaskan peganganmu dari buku itu!” Perintahnya cepat sambil memegangi buku itu. Ryeowook juga memeganginya kuat- kuat karena tak mau buku itu terpental sembarangan.

DASH! Buku itu jauh lebih kuat dari mereka.

Keduanya ikut terjatuh ke permukaan lantai kereta bersama dengan buku itu. Dan tentu saja para penumpang kereta menatap keduanya heran. Bagaimana tidak? Dua orang namja manis terjatuh tiba- tiba sambil memegangi sebuah buku.

Dengan gugup Sungmin langsung kembali duduk dan menarik Ryeowook. Lembaran buku itu bergerak sendiri di pangkuan Ryeowook.

SRET~ Akhirnya lembarannya berhenti.

“Kubaca, ya.” Gumam Ryeowook serius. “Aku tidak tahu tanggal berapa hari ini. Yunho mengurungku di kamar.”

DEGH! Kedua namja itu tersentak dan saling berpandangan.

“Kim Jaejoong? Dikurung dikamarnya?” Gumam Sungmin tak percaya.

Ryeowook mengangkat bahu. “Entah sudah berapa lama aku tak melihat matahari, langit, juga keadaan luar. Yunho membuat sebuah dinding ilusi dikamarku dan membuat jendela di kamar ini menghilang. Aku tak bisa keluar dari kamar ini. Aku bahkan tak tahu hari sudah berganti siang ataupun malam. Aku benar- benar seorang diri di dunia ini.” Nafas Ryeowook tertahan saat membacanya.

“Yunho itu orang yang kejam…” Bisik Sungmin menahan emosinya.

“Kalau dia memang mencintaiku, seharusnya dia tak memperlakukanku seperti ini. Sudah kuputuskan, aku tak mau lagi memiliki souki ini. Akan kubuang benda ini dari hidupku. Kalau aku mati, maka semua akan berakhir.” Ryeowook mengusap noda merah darah di halaman buku itu. “Apa dia mencoba bunuh diri?” Tanyanya sambil menatap Sungmin.

“Tak ada lanjutannya. Aku juga tak tahu.”

ZUUNG~ Kereta itu mulai berhenti saat memasuki stasiun. Kedua namja itu langsung beranjak turun.

JEGREK!! DEGH! Saat melangkah keluar, Sungmin dan Ryeowook mematung. Beberapa orang bersenjata kini sudah menodongkan senjata di hadapan wajah mereka. Dan kedua namja itu langsung beringsut mundur. Sedangkan beberapa orang di stasiun mulai berlarian panik.

“Kalian dari DBSK?” Tanya Sungmin sinis.

“Ikut kami.” Perintah namja bersenjata yang berdiri paling depan.

Sungmin menggenggam tangan Ryeowook hati- hati. “Pegangi buku itu sebisa mungkin.”Bisiknya.

“Na-nae.”

DRAPP! Sungmin langsung berlari menarik Ryeowook masuk ke dalam kereta dengan cepat dan membuat para tentara itu ikut mengejar dan menimbulkan masalah di dalam gerbong kereta.

DUGH! Sungmin menendang orang didepannya dan mengangkat tubuh Ryeowook berputar di belakangnya. Dengan gerakan yang cukup gesit, Ryeowook menendang orang yang ada dihadapannya.

Sungmin berkelit saat seseorang mau memukulnya dan langsung menyelengkat kaki orang itu. Sungmin langsung menarik Ryeowook lari melewati banyak orang yang membuat mereka sulit bergerak.

DOR!!

“Akh!!”

“Hyung!!” Ryeowook panik saat melihat Sungmin nyaris terjatuh karena satu tembakan kini melukai lengannya. Keduanya tak membawa senjata apapun, akan sulit bertarung saat ini.

Sungmin berguling keluar dari kereta.

DORR!!

DUGH! Kali ini Ryeowook yang terjatuh karena kakinya tertembak. Dia terguling masih dengan memegangi buku harian Jaejoong. Darah segar mulai membasahi celana panjangnya dan membuat namja itu mulai merasa agak pusing.

“Tangkap mereka!”

“Jangan konyol!” Dengan sekuat tenaga Sungmin kembali berdiri dan menarik tangan namja yang berada di dekatnya dan mengarahkan tangan namja yang membawa senapan ke arah para tentara yang lain dan menembaki mereka.

DOR! Satu tentara terkena tembakan.

DUGH! Sungmin menendang punggung namja dihadapannya dan menarik senapannya sambil berlari menghampiri Ryeowook masih dengan menembakkan senapannya ke arah para musuhnya itu.

“Ayo, Wookie!” Sungmin menarik tangan Ryeowook dan memapahnya sekuat tenaga lalu berlari membawanya. Sesekali dia menembak kebelakang disaat dia merasa kondisinya terjepit. Sangat sulit menghindari serangan para musuh disaat dia membantu Ryeowook berlari.

“Ki-kita harus bersembunyi!” Seru Ryeowook terengah- engah sambil meringis.

“Eodisseo?!”

SREET!! Tiba- tiba buku di tangan Ryeowook kembali terbuka dan sekeliling mereka berubah aneh. Tak ada warna, hanya hitam dan putih, semua orang berhenti bergerak. Ryeowook dan Sungmin mematung shock.

“A-apa yang terjadi?”

“Waktunya terhenti?” Sungmin terpana. Namja itu langsung menarik buku ditangan Ryeowook yang terbuka di halaman kosong. “Buku ini yang menolong kita? Bagaimana bisa?”

“Aishh…” Ryeowook kembali meringis.

“Gwaenchana?”

“Sakit sekali. Bagaimana lenganmu, hyung?”

Sungmin menatap darah yang mengalir di lengannya. Tadi tidak terlalu berasa. “Jangan pikirkan. Sekarang kita kabur dulu dari mereka dan mencari kastil DBSK.” Sungmin menatap kertas putih itu lagi namun kali ini dengan agak heran.

Samar samun pasti, sesuatu muncul di permukaannya. Guratan- guratan halus berwarna hitam yang lama- lama membentuk suatu bentuk.

“Bukunya…” Ryeowook menatapnya.

Sebuah peta kecil muncul di halaman kosong buku itu. “Ini letak kastil DBSK? Buku ini memberikan kita peta?” Sungmin menatap Ryeowook yang menjawabnya dengan gelengan. “Kenapa buku ini bisa melakukannya? Buku apa ini sebenarnya?”

“Mungkinkah… Buku ini menyimpan suatu kekuatan juga?” Balas Ryeowook.

“Molla.” Sungmin langsung menarik Ryeowook berlari karena dia melihat warna langit mulai kembali secara perlahan. “Sekarang kita cari tempat aman dulu.”

0o0o0o0o0o0o0o0

“Tiba- tiba sinyal keberadaan mereka hilang.” Yesung menatap radar ditangannya frustasi. “Sinyal Teukie hyung juga hilang. Kita harus bagaimana sekarang?” Ditatapnya anggota S.O.S yang lain.

“Mau tak mau kita datang ke kastil mereka.” Jawab Heechul serius. “Eotthokae?”

“Itu satu- satunya jalan.” Donghae menanggapi. “Kalau kedua namja itu menuju kastil DBSK, maka itu artinya kita memang harus kesana. Ini memang sudah menjadi pertarungan terakhir dalam menyelamatkan souki itu.”

Hankyung dan Heechul langsung berlari masuk ke dalam kastil dan di susul oleh Henry, Eunhyuk dan Donghae.

“Zhoumi dan Shindong sebaiknya disini saja bersama dengan Kibum. Kalian berdua bukan ahli dalam pertarungan. Untuk menghindari masalah besar, biar aku dan Kyuhyun yang masuk ke dalam kastil.” Usul Yesung.

“Ani, hyung. Aku ikut.” Youngwoon maju.

Yesung menatap namja itu serius. “Percayakan padaku dan Kyuhyun. Kami akan membawa Teukie hyung keluar dengan selamat, juga kedua namja itu. Kalau semuanya masuk, itu tak akan membantu.”

“Aku akan mengawasi keadaan dari luar.” Ucap Siwon.

“Yesung hyung benar, Kangin hyung. Kalian sisanya lebih baik menunggu dari luar. Tapi jika kalian berdua tak bisa menghadapi semuanya, segera kabari yang lain dan kalian baru bergerak masuk.” Kibum memberi penjelasan singkat sambil mengutak- atik ipad ditangannya. “Sinyal GPS dari ponsel Sungmin hyung sudah kutemukan, mereka memang semakin mendekati kastil itu.”

BRUUUM~ Heechul langsung keluar bersama dengan mobil sport hitam dan mengebut lalu berhenti gesit di dekat mereka.

“Cepat masuk. Hankyung juga akan disini dan dia akan segera mengirim bantuan terakhir nanti.” Heechul membuka pintu mobil itu otomatis. Mereka yang ditugaskan menyusul langsung masuk kecuali Kyuhyun.

Yesung menatap namja itu dan langsung paham apa yang Kyuhyun pikirkan. “Baiklah. Lakukan sesukamu.”

Kyuhyun mengangguk dan langsung berlari sambil menarik kaitan di balik kemejanya dan hang glider-nya langsung keluar membawanya terbang cepat menjauh.

“Hyung, apa benar Kyuhyun tak masalah?” Tanya Henry agak khawatir.

Yesung mengangguk. “Dia jauh lebih kuat dari pada aku.”

Heechul langsung menjalankan mobilnya dengan kekuatan penuh.

.

KRRT~ Buku di pelukan Ryeowook kembali bereaksi dan membuat kedua namja itu berhenti sesaat di tengah keramaian kota.

“Pitanya kini berubah agak hitam.” Gumam Ryeowook.

“Kurasa, semakin jauh kita membaca tulisannya, yang diberitahu semakin kelam. Dan karena itulah pitanya berwarna semakin keruh.” Jelas Sungmin sambil memeluk buku itu erat- erat. “Harus ditahan.”

DASH!! Sungmin meloncat agak jauh karena hentakkan kuat buku itu dan berjongkok di tengah jalan.

“Hyung, gwaenchana?” Ryeowook menghampirinya.

“Nae. Tapi buku ini memang benar- benar kuat.” Dibukanya buku yang kembali bergerak sendiri membuka halamannya dan langsung berhenti di halaman yang letaknya mulai agak ke belakang buku harian itu. Sungmin menelan ludah saat membaca kalimat judul dihalaman itu.

Ryeowook menggenggam lengan Sungmin kuat. Hatinya terasa sesak. Satu kalimat itu benar- benar menyesakkannya.

“Selamat tinggal.” Baca Sungmin kalut dengan suara agak gemetar. “Apa ini halaman terakhir yang bisa kita baca dari buku ini?” Tanya Sungmin karena merasa enggan membaca isi buku itu.

Ryeowook mengangkat bahu. “Bacalah, hyung.”

.

“Apa kau yakin mereka akan datang?” Changmin menatap Yunho yang sudah berdiri sambil memandangi sosok Leeteuk yang diikat di tembok dengan posisi menggantung karena tangannya saja yang diikat. “Dia kelihatan menyedihkan.”

Yunho menyeringai. “Para manusia busuk itu pasti akan datang kalau pemimpinnya tertangkap. Akan kuambil lagi souki milik Jaejoong dan kubunuh mereka semua.”

Leeteuk menatap Yunho tajam. “Kau tak akan bisa mengembalikan Jaejoong hanya karena souki. Kau seharusnya sadar apa yang kau lakukan terhadap jiwanya. Bukan karena souki itu Jaejoong-mu akan kembali hidup.” Ucapnya setengah berdesis menahan emosi.

BUGH!! Yunho memukul perut Leeteuk kuat dan membuat darah keluar dari dalam mulut Leeteuk membasahi wajah Yunho.

Yunho menatap namja itu tajam. “Jangan sok tahu, Kim Leeteuk. Kalian yang telah mengambil Jaejoong dan membuatnya seperti itu, maka akan kukembalikan semua seperti semula. Souki itu miliknya! Akan kuambil benda itu dari tangan kalian, brengsek!!”

SRET! Yunho tiba- tiba menghilang dan muncul agak jauh tapi kini sudah ada mawar hitam ditangannya. Dilemparkannya mawar itu cepat.

ZLEB!!

“Akh~” Leeteuk meringis saat mawar itu tertancap di lengannya. Darahnya kembali merembes keluar. Dia menatap Yunho tajam. “Kau tak akan membangunkan namja itu sekalipun souki itu kau kembalikan. Kau yang tak paham apa yang seharusnya kau lakukan. Kaulah yang menyedihkan.”

“DIAM!!!” Yunho berteriak marah dan saat itu juga matanya kembali berubah merah dan angin bertiup sangat kuat dari tubuhnya dan membuat Leeteuk terdorong menabrak tembok. Ketiga anggota DBSK yang lain berdiri agak goyah karena tekanan tenaga Yunho tadi. “Jangan mengguruiku, Kim Leeteuk.”

Yunho kembali melemparkan dua batang mawar hitam dan keduanya menancap di kedua paha Leeteuk.

“Hyung, jangan seperti itu.” Junsu langsung angkat bicara.

“Diam kau, Kim Junsu.” Ancam Yunho tajam dan itu membuat Junsu langsung bungkam.

Tiba- tiba Yoochun tersentak. “Mereka datang. Dua semat palsu itu sampai.”

“Mwo? Hanya dua saja?” Ulang Changmin heran. “Yang lainnya?”

Yoochun menggeleng sambil menatap Yunho yang menunduk sambil menoleh kearahnya dengan sorot mata tajamnya. “Mereka hanya berdua. Dan mereka sudah ada di depan kastil ini, hyung.”

“Biarkan mereka masuk.” Ucap Yunho sambil kembali menatap Leeteuk. “Akan sangat menyenangkan kalau keduanya kubunuh di depan matamu, Kim Leeteuk. Sama seperti saat kubunuh dua ilmuwan brengsek itu.”

“JANGAN MAIN- MAIN!!”

CTRASH! Satu tali yang mengikat tangan Leeteuk langsung putus ditarik olehnya dan kini Leeteuk hanya menggantung dengan satu tangan yang terikat sambil menatap Yunho tajam.

“Kali ini aku akan melindungi mereka. Aku tak akan biarkan mereka mati.”

“Kita lihat saja nanti.” Yunho langsung berbalik sambil berjalan sangat cepat meninggalkan Leeteuk. Dia terlihat hilang lalu muncul dan semakin menjauh meninggalkan namja itu. “Jaejoongieku… Kita akan segera bertemu kembali.”

Yoochun dan Changmin segera menyusul Yunho. Tinggallah Junsu berdiri menatap Leeteuk.

“Aku tak bisa melakukan apapun. Saat matahari tenggelam satu jam lagi, maka aku juga akan berinsting untuk membunuh mereka berdua.” Ucap Junsu penuh penyesalan sambil berjalan meninggalkan Leeteuk. “Berdoalah semoga Jaejoong hyung terbangun sebelum aku yang terbangun.”

“Sial…” Leeteuk menggigit bibir bawahnya hingga berdarah. “Kim Jaejoong.. Kaulah yang harus menyelesaikan semuanya.”

0o0o0o0o0o0o0o0o0

Sungmin dan Ryeowook berdiri mematung menatap pintu besar kastil yang perlahan terbuka secara otomatis. Di dalam dekapannya, Ryeowook menekan buku itu dalam- dalam ke dadanya. Jantungnya berdegup kencang. Antara takut akan kembali bertemu dengan Yunho, juga takut akan kematian yang seakan menunggunya dibalik pintu itu.

Sungmin menggenggam tangan Ryeowook kuat. “Kita masuk, nae?”

“Sekarang.” Balas Ryeowook sambil mengangguk tegang.

Keduanya melangkah masuk melewati pintu yang perlahan kembali tertutup itu. Kini hanya ruangan yang kelihatan mewah yang ada dihadapan mereka. Ruangan yang dipenuhi dengan banyaknya mawar hitam yang sangat mengerikan.

Ryeowook menekan dadanya yang terasa sakit. Namun ia membiarkan rasa sakit itu dan berjalan menarik Sungmin kearah tangga. “Kita harus sampai di tempat itu dulu.”

“Dimana?” Sungmin menatap dongsaengnya.

“Kamar Kim Jaejoong. Kita harus menjawab pertanyaannya tadi.” Ryeowook kembali mendekap buku harian itu kuat- kuat. “Jung Yunho harus tahu, bahwa yang akan menyadarkan Kim Jaejoong bukanlah souki ini, tapi justru dirinya.”

DEGH! Tiba- tiba Sungmin melihat kilatan sesuatu dan secara cepat dia menarik Ryeowook seiring dengan desingan peluru yang melesat tepat di depan Ryeowook. Untung saja Sungmin bergerak cepat.

CTREKK! Peluru itu menancap di tembok.

Kedua namja itu menatap ke asal datangnya peluru itu. Menatap Yoochun dan Changmin yang berdiri memandanginya.

“Mereka… Yang menyusup ke alam bawah sadarku.” Bisik Sungmin.

Ryeowook terkesiap. “Kita harus bertarung, hyung?”

.

Yesung menatap ipad yang tadi diberikan Kibum. Benda itu sudah agak dimodifikasi oleh Kibum sehingga bisa melacak jauh lebih baik dari radar milik Yesung. “Keduanya sudah sampai di kastil itu. Bisakah kau lebih cepat, Heechul hyung?”

“Ini sudah kecepatan penuh.” Ucap Heechul sambil sibuk membanting stir mobil ke berbagai arah. Mobil itu melaju terlalu cepat seperti cahaya, bahkan mobil biasa akan sulit melihat mobil yang sudah dirancang khusus itu.

“Lima menit lagi kita juga akan sampai.” Ucap Hyukjae. “Tapi lima menit itu juga bisa jadi Sungmin hyung dan Wookie berada di ujung kematian. Apa Kyuhyun sudah sampai duluan?” Tanyanya menatap Yesung.

Yesung mengangguk. “Sebentar lagi. Dia bergerak lebih cepat dari kita.”

.

TEP! Kyuhyun mendarat dan melemparkan hang glider di pundaknya begitu saja di depan kastil itu. Matanya menatap tajam ke kastil tanpa jendela itu.

“Kali ini aku tak akan membiarkan Sungmin mati. Setidaknya, harus ada satu orang Sungmin di masa depanku nanti.” Gumamnya sambil menatap kebelakang. Menatap mobil hitam yang sudah berhenti tak jauh dibelakangnya.

Kap atas mobil itu terbuka, dan Yesung langsung meloncat keluar. Mereka langsung menghampiri Kyuhyun.

“Ada pertarungan di dalam sana.” Gumam Siwon sambil memejamkan matanya serius. “Nae, mereka terjepit menghadapi Changmin dan Yoochun.”

Kyuhyun langsung hendak masuk namun Yesung menarik tangannya. Dengan cepat Yesung menatap Henry yang sudah sibuk mengutak- atik bola kecil ditangannya. “Cepatlah, Henry.”

“Aku sedang mencobanya secepat mungkin.”

.

“GYAAH!” Ryeowook jatuh dari atas tangga karena Yoochun melemparkan peledak ke tangga yang mereka taiki. Sedangkan Sungmin berada terlalu jauh untuk menolong dongsaengnya itu. “Hyung! Jangan hiraukan aku!”

ZRATT! Sebuah kartu menyayat wajah Sungmin.

Sungmin telat menghindar sambil menatap Changmin.

“Kita bertemu lagi, Sungmin.” Namja tinggi nan tampan itu berjalan sambil memainkan banyak kartu ditangannya dengan sangat lihai. “Kita lihat apakah kalian bisa lolos dari kematian kalian hari ini?”

Sungmin meloncat turun dari tangga dan berlari kearah Changmin. Dengan tubuh penuh luka Sungmin menghindari setiap kartu yang dilemparkan Changmin. Namja itu berguling sambil menggerakkan kakinya hendak menyelengkat kaki Changmin, tapi Changmin bisa menghindarinya dengan satu loncatan.

Detik itu juga Sungmin menarik revolver kecil di saku Changmin dan menembakkan senjata itu ke arah Yoochun.

ZRATT! Changmin melemparkan kartunya dan langsung menyayat pinggul Sungmin dalam.

“Akh!” Namja itu langsung berguling.

“Hyung!” Dengan nekat Ryeowook langsung berniat berlari mendekati Sungmin, tapi Yoochun menembak ke lantai di depan Ryeowook dan membuat namja itu otomatis berhenti agar tak terkena tembakan itu.

SRAT! Changmin kembali melempar kartunya kearah Sungmin dan juga kearah Ryeowook.

DOR! Sungmin menembak kartu yang melesat kearah dongsaengnya dan membiarkan satu kartu menancap di pahanya.

“Sempat- sempatnya kau melindungi dongsaengmu.” Gumam Yoochun sambil mengarahkan senapan laras panjangnya kearah Sungmin.

DUMMM!! Tiba- tiba terdengar suara dentuman disertai getaran hebat dari tembok kastil. Membuat keempat namja itu langsung mematung menatap tembok yang perlahan runtuh disertai kepulan asap.

Menyadari sesuatu, Yoochun tiba- tiba meloncat menjauh. Dan saat itu juag sebuah kabel panjang sudah menancap di lantai tempatnya tadi berdiri.Yoochun menatap kepulan asap itu serius dan menatap shock Yesung yang sudah melesat cepat kearahnya.

DUGH! Yesung menerjang tubuh Yoochun dan keduanya berguling.

DOR! Mendengar suara itu, Changmin langsung meloncat menjauh. Kali ini ditatapnya Kyuhyun yang sudah berdiri jauh dihadapannya sambil membidikkan senapan kearahnya.

“Kyuhyun? Yesung hyung?” Ryeowook terdiam.

KRRT~ DEGH! Namja manis itu terkejut saat mendengar buku ditangannya kembali bereaksi.

Kini pita yang mengikat batang mawar itu berwarna hitam.

“Bagaimana ini?!” Tanpa memperdulikan pertarungan di dekatnya, Ryeowook memilih menjauh dan membiarkan buku itu terhempas dari tangannya. Tapi Ryeowook langsung meloncat menutupi buku itu sebelum Changmin atau Yoochun menyadarinya.

Buku itu kembali terbuka dan berhenti dihalaman paling belakang.

SRET~ Perlahan selembar foto keluar dari halaman itu. Ryeowook mengatupkan mulutnya shock saat melihat foto itu. Matanya menoleh menatap Sungmin yang sudah dibantu oleh Kyuhyun dan kembali menatap foto itu.

“Ke-kenapa? Sungmin hyung dan Kim Jaejoong bisa berada di satu foto yang sama? Di foto itu.. Kenapa rambut Sungmin hyung berwarna putih seperti rambut Kim Jaejoong?”

DEGH!! Kini namja itu kembali terkejut. Sama seperti saat dimana dia terhipnotis karena melihat ratusan kelopak mawar turun dari langit. Saat ini juga sama, ratusan kelopak mawar turun dari langit- langit.

“Mawar putih…”

DUAGH!! Tiba- tiba lamunanya menghilang saat dirasakannya Yesung sudah menubruknya dan berguling.

“Apa yang kau lakukan?! Jangan melamun, pabbo!!” Namja itu langsung mengarahkan kelima jari kirinya yang berubah jadi senjata khusus dan menembakkan banyak peluru dari jemarinya kearah Yoochun yang dengan gesitnya meloncat menghindar.

Ryeowook menarik lengan kemeja Yesung. “Hyung, jebal.”

“Eh?”

“Aku harus ketempat Kim Jaejoong. Kumohon jaga kedua namja itu dan biarkan aku juga Sungmin hyung ketempat Kim Jaejoong sebelum matahari terbenam.” Pinta Ryeowok serius.

“Ta-tapi_” Kata- kata Yesung terputus saat namja itu langsung mendorong tubuh Ryeowook jauh dan meloncat tinggi karena Yoochun kembali menembaki keduanya.

“SUNGMIN HYUNG!”

Sungmin terkejut menatap Ryeowook yang sudah berdiri dengan langkah goyah. Kakinya penuh dengan luka dan noda darah. “Wo-wookie?”

“Ayo cepat ikut aku! Kita harus sampai disana!”

Kyuhyun langsung berinisiatif mengangkat tubuh Sungmin dan membawanya cepat menghindari serangan kartu Changmin. Beberapa kartu itu berhasil menancap di kakinya, tapi Kyuhyun sedikitpun tidak meringis.

“Kyuhyun! Bawa mereka naik!” Seru Yesung memerintah sambil berguling dan menembaki Changmin. Satu peluru berhasil menancap di kaki Changmin dan membuat pertahanan namja itu goyah sesaat.

Kyuhyun mengangguk dan sudah berada di dekat Ryeowook lalu mengangkat namja itu juga. Kini kedua namja itu digotongnya di kedua bahunya dengan sangat mudah. Kyuhyun langsung berlari menaiki tangga.

Yoochun langsung menembaki tangga yang dinaiki Kyuhyun dan membuat Ryeowook harus menutup telinganya ketakutan karena desingan ratusan peluru itu. Yesung yang berada di bawah langsung melemparkan kabel tajam kearah Yoochun dan melilit kaki namja itu.

ZRRTT! Aliran listrik mengalir cepat dari tubuh setengah robot Yesung dan menyengat Yoochun.

“Arrrghh!!” Namja itu tersentak shock.

“Yoochun hyung!” Changmin berlari menghampiri hyungnya yang langsung terjatuh kram di lantai. Namja itu menatap Yesung cepat sambil melempar lima kartu cepat kearah kabel Yesung dan memutuskan sambungan listriknya.

Changmin langsung menoleh kearah Kyuhyun yang sudah sampai di lantai atas dan menurunkan Sungmin dan Ryeowook. Namja itu kembali melemparkan kartunya kearah mereka bertiga, namun langsung ditepis oleh kabel dari tubuh Yesung.

“Selesaikan semuanya.” Bisik Kyuhyun cepat sambil membidikkan senapannya kearah Changmin. “Aku akan segera menyusul.”

“Nae.” Ryeowook langsung berlari duluan.

Tapi Sungmin masih memandangi Kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan, hyung?” Kyuhyun menatapnya gusar.

Dengan cepat Sungmin menarik kerah kemeja Kyuhyun dan mencium bibir namja itu sekilas. Kelakukan Sungmin tentu saja membuat Kyuhyun dan Ryeowook sempat shock. Namun Sungmin hanya tersenyum kecil.

“Kau harus menyusulku. Arra?” Sungmin langsung berlari meninggalkan Kyuhyun dan menarik Ryeowook melewati pintu di depan mereka.

Kyuhyun mematung sambil mengusap bibirnya yang terasa hangat. Kalimat Sungmin kembali terngiang di pikirannya. “Nae, kali ini aku akan menyusulmu, Sungmin. Na yaksohaejyo.”

0o0o0o0o0o0o0o0

Junsu menatap keluar dari jendela kamar Jaejoong. Matahari beberapa saat lagi akan terbenam. Raut wajahnya berubah frustasi saat menatap hyungnya yang terus tertidur selama beberapa tahun belakangan ini.

“Sebentar lagi.” Gumamnya.

KRIIEET~ Perlahan pintu kamar itu terbuka. Yunho masuk ke dalam.

“Hyung?”

“Keluar. Sebentar lagi kau akan kembali dan aku tak mengizinkanmu meneteskan satu tetes darahpun di dalam kamar suci kekasihku ini.” Perintah Yunho dingin sambil berjalan mendekati tempat tidur Jaejoong.

Tanpa bicara, Junsu melangkah keluar. “Aku akan melihat Kim Leeteuk.” Namja itu menutup pintu kamar Jaejoong.

Tinggallah Yunho yang perlahan menyentuh wajah kekasihnya lembut. “Chagiya, sebentar lagi aku bisa melihat bola matamu lagi.” Senyum tulus terukir di wajahnya. Membuat wajah yang tadi kaku dan dingin itu berubah hangat penuh cinta.

TES~ Entah apa yang terjadi, perlahan air mata Jaejoong mengalir.

“Jaejoongie?!” Yunho terkesiap.

Tak ada respon apapun selain satu tetes air mata yang mengalir itu. Yunho menggigit bibir bawahnya sakit. Hatinya tercekat. Dadanya terasa sesak. Diciumnya bibir namja cantik itu perlahan dan hati- hati.

“Jeongmal saranghae.” Bisik Yunho pilu.

.

“Dimana kamarnya?” Tanya Sungmin sambil meringis. Luka di sekujur tubuhnya benar- benar membuat gerakannya tidak segesit sebelumnya. Dia terluka paling parah jika dibandingkan dengan adiknya.

Ryeowook melirik Sungmin aneh. “Hyung…” Langkahnya tiba- tiba berhenti.

Sungmin menatapnya. “Nae?”

“Kau… Benar hyung kandungku, kan?”

“Eh? Apa sih yang kau tanyakan disaat begini? Aku memang hyung kan_” Kalimat Sungmin berhenti saat dilihatnya Ryeowook memperlihatkan selembar foto dari dalam saku kemejanya. Kedua bola mata Sungmin mengerjap shock. “I-itu…?”

“Kenapa kau dan Kim Jaejoong bisa berada di satu foto yang sama? Apa kau sudah mengenalnya sejak lama?”

“Tunggu!” Sungmin menarik foto itu cepat dan memperhatikannya. Namja di foto itu benar- benar mirip dengan dirinya. “A-aku sama sekali tak mengenal Kim Jaejoong sebelumnya. Aku juga tak pernah mencat rambutku warna putih, kan?” Ucapnya tak percaya.

Ryeowook hanya diam.

“Wookie?” Sungmin menatap dongsaengnya yang menunduk sambil memeluk buku harian Kim Jaejoong erat. “Wookie, waegurae?”

“A-aku sudah tak memiliki appa dan umma… Kalau ternyata hyung juga bukan hyung-ku… Itu artinya aku benar- benar seorang diri di dunia ini, kan?” Suaranya mulai parau dan gemetar. Perlahan air matanya menetes.

Sungmin berjalan mendekati Ryeowook dan memeluk namja itu erat. “Apa yang kau katakan? Sekalipun aku memang bukan hyung kandungmu, aku ini tetap hyungmu. Aku dibesarkan bersama denganmu. Akulah hyungmu. Ada ikatan darah atau tidak itu tak ada hubungannya, kenapa harus kau pikirkan?”

Ryeowook mengangguk pelan. “Aku… Hanya takut.”

“Jangan takut. Aku hyungmu, dan aku akan selalu melindungimu.” Sungmin menatap wajah Ryeowook yakin. “Sekarang, kita akhiri semua masalah karena souki ini. Arra, Kim Ryeowook?”

Ryeowook mengangguk cepat. “Arraseo, hyung.” Namja itu langsung menarik tangan Sungmin dan berlari membawanya. Sedangkan Sungmin, dia menggenggam foto itu erat dengan dada yang berdegup cepat.

Apa hal itu ada hubungannya dengan ucapan Changmin?’ Batin Sungmin ragu.

BRAK! Ryeowook membuka pintu yang ada di hadapannya tanpa tahu pintu apa itu. Saat berlari masuk, keduanya langsung terdiam shock.

Junsu melirik kearah keduanya dengan tatapan dingin. Dihadapannya, Leeteuk penuh luka sudah terdiam sekarat dengan tubuh setengah tergantung. Lengan kanannya terpisah dengan persendiannya. Membuat balutan besi dan kabel berwarna- warni terlihat, seperti susunan syaraf juga ototnya yang ternyata dibuat dari sebuah mesin. Percikan listrik keluar dari sekujur tubuh Leeteuk. Dia terlihat seperti robot yang sudah rusak.

Nae, sesungguhnya dia memang robot manusia.

“OMONA, HYUNG!”

“Ki-kim Junsu?” Panggil Ryeowook ngeri.

Tak ada respon dari Junsu. Dia memutar tubuhnya menatap Ryeowook dan Sungmin datar. Tak ada sedikitpun keramahan dari sorot matanya. Perlahan Leeteuk menatap kedua namja itu lemah.

“Ka-kalian berdua… Per-pergi…”

“Teukie hyung?!”

“Per-pergi…” Ucap Leeteuk lagi.

Ryeowook baru tersadar dan mengingat ucapan Junsu dulu kepadanya. Diliriknya jam tangannya dan dia langsung membeku shock. “Kita terlambat.” Bisiknya sendirian.

Secara spontan, Sungmin dan Ryeowook melangkah mundur. Namun detik itu juga tiba- tiba Junsu sudah menghilang dan membuat kedua namja itu terdiam kaku.

SRET!! Junsu muncul di hadapan keduanya.

DUAGH!! Dengan satu pukulan Junsu memukul Ryeowook dan membuat namja itu langsung terpental jauh hingga membentur tembok hingga retak.

“WOOKIE!!!”

Ryeowook langsung pingsan dan buku harian Jaejoong tergeletak begitu saja. Giliran Sungmin yang mundur menatap Junsu yang menoleh menatapnya tanpa ekspresi.

“Ka-kau.. Bukan manusia biasa?” Suara Sungmin berubah gemetar.

Junsu mengangkat tangannya tinggi- tinggi dan langsung mengayunkannya untuk memukul Sungmin. Namja itu memejamkan matanya cepat karena gerakan Junsu yang sangat gesit.

BUGHH!!

ZRETT!!

Sungmin mematung diam. Perlahan dia menengadah keatas dan kedua bola matanya membulat shock. Kini tepat diatas kepalanya, buku harian Jaejoong melayang menahan serangan tangan Junsu.

DEGH! Sungmin merasa jiwanya bergejolak.

Sungmin…” Kini sebuah suara didengarnya dan Sungmin merasa dadanya sakit. Sungmin langsung merunduk sambil mencengkram dadanya yang terasa sangat sesak. “Sungmin…” Suara itu kembali terdengar.

Dengan lemah, Sungmin melirik kearah Ryeowook yang tetap pingsan ditempatnya. “Woo…kie…”

BRUGH! Sungmin juga langsung jatuh pingsan di hadapan Junsu dan Leeteuk yang tak bisa melakukan apapun.

.

~To be continued~

===============================================================================

37 thoughts on “Souki // Chapter 7

  1. Eonniee……. knp gntuunng????*plakk*
    Omona~ sbnerx Wokkie ma Umin saudara kndung bner bkan??
    truss2 hub.x minnie ma JJ pa?? kq mreka da d foto d bku harianna JJ??
    low yg kmrenkan d blang Umin tuh semat yg nntinya akan menggantikan JJ, tpi… huaaaaahhhh q bnguung n pnsaraaannn……… ToT
    cpet lnjuut ne Eonn?? dah gg sbar bwt tw klnjutannya
    HWAITIIINNGG Eonnie!!!!😀

  2. Keren banget ceritax. . .
    Pertaruangx jaga kyak nyata. . .
    Serasa ngikutin pertarunganx. . .

    Eh. . .
    Apa hubunganx Sungmin dan Jaejoong?
    Apa mungkin mrka saudara?
    At0 teman dkat?

    Omona. . .
    Msh bnyak rahasia yg blum trungkap. . .

    Lanjud onnie. . .

  3. Chingu,akhirnya judulnya diganti juga jada Souki cukup pas dan cocok karena sebagian pokok pembicaraan dalam fict ini adalah mengenai souki !

    Maaf di part kemarin belum kasih comment,akhir-akhir ini susah untuk comment di wp karena aku menggunakan opera mini mobile.Dan tampilan wp sekarang berubah,aku kesulitan untuk mencari kotak untuk comment !

    Apakah tebakanku benar Sungmin itu dari masa depan,kekasih Kyuhyun juga tebakanku semakin bertambah apakah Sungmin dan Jaejoong itu saudara atau kembar atau mempunyai hubungan yang dekat karena Jae dan Min kan sama imutnya jadi bisa saja mereka kembar.

    Membayangkan Leeteuk dalam adegan tersebut jadi keingat film TERMINATOR saat Arnold Scrwazenger nya mulai rusak.

    Tambah kesini tambah keren,apalagi Bloody Moment nya …yg tak tahan adegan berdarah harap waspada !

    Semoga semuanya selamat antara SuJu ataupun DBSK tak ada korban jiwa,dan Yunho sadar dan akhirnya bisa happy !

    Berapa chapter lagi menuju END ya eonni?

    #HWAITING

    Ku tunggu next chapter nya !

  4. arghhhh… aku malas nyuci bajuuuuuuu #plakkkk

    pon… ehehehe… ganti judul ye??? berapa chap lagi pon? ane tegang aje bacanya. seruuuuuuuuuuu… tapi itu kenapa tbc-nya disituuuuuuu #dinjek-protes aja kerjaan, tinggal baca juga.

    lanjuttttttttt… tunggu, apa2an itu Ming sempat2nya nyium Kyu pas keadaannya kayak gitu? #tabok Ming

  5. kyaaaaaa >.<
    liat, minimi cipok kyukyu. OMO !!#plak

    Ugh, nae eomma cepatlah bangun, jgn siksa nae minwook. Gatega liat mrka luka2 gtu😥

    Yunnie appa dodol !!
    Geram liat ke'odong'an pikiranny

    Eonnie, knpa gada yewook momentny sih ? =.=
    Kyumin keselip juga dikit

    Gyaaaah, gasabar nunggu next chapny😀
    Gidaryo eonnie😀

    Yosh ! Keep writing ne !😀
    Sukses buat ff2 lainny !😀

  6. Duh ya TBC ny d saat yg ga tepat…
    Sumpah Yunpa kejam..
    Jae sma ming sodara ??? Duh 2org imut tu co2k klo jdi sodara hahahaha….

    D tunggu next chapny
    Fighting :):)

  7. Ada tulisan tbc kesel abis. Nanggung banget tuh. Makin gregetan.

    Misterinya udah mulai nampak. Dan sepertinya emang harus Jaejong yang menyelesaikan semuanya.

    Sungmin n Jaejong diperkirakan saling kenal, entah itu di masa depan atau masa sekarang. Apakah mungkin Sungmin salah satu manusia masa depan yg ditugaskan menjaga Souki milik Jaejong seperti Changmin lalu dia membelot hingga mati, n ternyata ga mati tapi diselamatkan oleh Orang Tua Ryeowook.???

    Atau kah memang ada dua Sungmin, n Jaejong berteman dengan Sungmin karena mereka sama2 mempunya Souki???

    Wookie meragukan Sungmin adalah kakak kandungnya karena ngelihat foto Sungmin bareng Jaejong, apakah saat kecil mereka ga bersama??? Soalnya aneh kan???

    Mungkin ini pertanyaan basi n konyol banget hehehehe…. endingnya nanti hepi or sad??? Kyu nanti bakal di masa depan atau masa lalu, atau kalau memang Sungmin ada dua, apakah nanti akan hidup lagi (secara ada yang mati) nanti Kyu pilih siapa??? Trus, kok YeWook nya belum kelihatan ya (penggemar romance), tapi ga banyak2 jg ga masalah, yang penting ada hints nya kekekeke…

    Ditunggu update nya. Hwaiting!!

    Salam,

    Elle

  8. Ngga sadar udah TBC…’-.-

    Buku harian Jae melindungi MinWook n beri petunjuk buat mereka…
    Buku harian Jae jadi kaya otak Jae yg sekarang tertidur ya?

    Jadi Sungmin itu sebenernya renkarnasi dari Umin masa depan atau Sungmin emang dari masa depan yang dicuci otak nya?

    Yunho sadar ngga sih kalau Jae itu bener2 menyayangi nya n ngga butuh Souki?

    Rasa penasaran gw ngga beruraaaang~

    lanjut Jumma, Update asap…^^

    _Fye_

  9. hiaaaa…
    gini ya klo junsu odh berubah…jdi nakutin…
    waww….ada moment ming nyium kyu…😀
    asekasek…
    yg manggil suara.a jaejoong kan? o.0
    LANJOT!!!Thena…

  10. Ahhhh!! Sebenarnya apa hbgn Ming sama anggta DBSK?? Aku deg-degan baca ceritanya unn… Penasaran banget , gmna bsa ada Ming bareng Jae? Terus siapa yg mggl nama Ming? Udh deketin end ya? D’tnggu!! Hwaiting!!

  11. yaahh . . .
    Tbc -_-
    .
    Jangan-jangan yang di foto itu Sungmin di masa depan?
    Kan bisa jadi tuh!
    Soalnya kan ada Sungmin di masa depan! *sok tau*

  12. Huwaa!!!! TBC-nya gak pas nih padahal lagi enak2nya bca..

    Thenaaa…!! Kamu harus tanggungjawab,,
    Kamu sangat..sangat…sangat membuat aq penasaran setangah idup…
    ckckck..

    pokoknya harus cpat2 diupdate nih,,klo tidak nyawa Yeppa akan terancam, karena sudah aq culik..Huahahahaha…!!!! *Stress

    Lanjutkan Thena..!!! ^^

  13. Hwaa. . . Apa yg trjd sbnrx knp Sungmin tiba2 pingsan? Oya apa Sungmin tu adikx Jaejoong bnr gak? Smph crtx mkn bkn pnsrn brt smph. . .

  14. Yahhh kok tbc sih,…
    Lg seru nih.
    Bener2 bkn penasaran…

    Sebenernya sungmin itu siapa? Knp ada foto minnie ma jae??
    Leeteuk kasian.. *peluk leeteuk#plak. Abaikan..

    Yunho bnr2 kejam, aq jd kasian ma jae umma….

    Bnr2 penasaran….
    Jgn lama2 ya onnie apdate.a…
    Sangat ditunggu next chap.a…

  15. Omona unni!!
    aku udah deg2an nehh…. malah TBC.. ‘3’
    .
    bener2 ganti judul y.. kirain judul’a masih SOS. ternyata udah ganti jadi souki..
    chap dpn, ending’a eon..?? jgn lupa sekuel ye…😛
    .
    Min sepertinya dr masa depan juga. bener2 deh nih ff bikin ak muter otak.. =.=
    .
    daebak unni..!!!!
    lanjut y eon.. hwaiting!!!

  16. Kyaaa..,onnie keren bgt..,seruuuu..
    Huwee..wookie ama min,gimana tuh nasibnya,teukkyusung juga..kacian..pertarunganya seru bgt..junsu serem amat sih,trus yun juga,huh..dia kan g tw jae kayak gt karena siapa,kalau yun tw pasti shoch tuh..
    Ditunggu lanjutanya,jangan lama2 y onn*penasaran bgt nih..

  17. aarrgghh..lg seru2nya ko mlah TBC siihh >,<

    ishh,itu yg manggil sungmin siapa??kim jaejoong kah??
    truz sungmin pnya hbungan apa sm jae?ko dia bs ada d'fto breng sm jae??rmbut n wjah'y mirip pula!! #sotoy padahal liat fotonya z ngga😄

    ayo lanjutin😉

  18. onnie , aq bingung nech ,,, Teukppa ntu sebenernya robot atow manusia apa justru setengah robot stengah manusia ???????

    wah makin bnyak teka tekinya nech …. onnie GPL yak lanjutannya…
    hahaha…. Mian Onn aq bingung harus bilang apa abiz udah kerennn bgt sech jadi ga ada kritik apapun….. ^_^v

    #Hug onnie#

  19. Wah makin k ending makin seru,dpt bgt feel’y pas part brantem brasa liat film action
    Sungmin pasti org yg brarti bgt buat jaejong coz wlpn blom sdr diary jaejong coba nglindungin sungmin,msh bnyk misteri d ff ini makin pnsrn,d tunggu lnjtn’y thena,hwaiting…

  20. wahh,, mkin sru eon..
    yg dpoto ming ama jae ntu..
    ming’a kyu dimasa dpn yg udh mati kh??

    yunho,, sadarlah..
    yg dbutuhkn jae ntu bknlah souki.. v kmu

    dtunggu eon next chapter’a
    hwaiting ^^

  21. unni,,
    mianhae,,
    jeongmal mianhae ak bru comment skrg…
    *bow

    itu kan lgi seru unn,, knapa tbc??
    aish,,
    makin seru unn,,
    lanjut….. lanjut…. lanjut…. *bawa banner fto thena unn*

  22. Huaaah,
    sungguh menegangkan..
    Buku harian.ny Jaemma kayak punya nyawa deh..
    Jangan2 yg ada d dlm buku harian itu Jaemma sendiri *kebayang2 buku harianny T0m Riddle*

    Junchan udah hilang kendali, Teuki udah hampir sekarat, MinWook pingsan. Yg lain msh saling bertarung.
    Jaemmaaaa
    cepatlah sadar…
    Mungkin kaulah yg bisa menghentikan smuanya sebelum bnyak yg terluka…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s