Souki // Chapter 2

-S.O.S-

Cast :: Kim Sungmin-Kim Ryeowook-Kim Yesung- Cho Kyuhyun

Rated :: T

Genre :: Angst/Action/Sci-fi

 

CHAPTER 2~

.

“Kita akan ke Seoul?” Gumam Ryeowook sambil memandang kearah luar jendela pesawat. Pesawat itu baru saja terbang lepas landas. Kini pemandangan yang dilihatnya adalah awan putih berbaur dengan birunya langit. “Bertemu appa dan umma, hyung?” Kini dia menoleh menatap Sungmin.

Sungmin hanya diam. “Wookie, persiapkan dirimu.”

“Mwo? Kenapa memangnya? Apa ada sesuatu yang terjadi di Seoul? Apa ada hubungannya dengan robot yang menyerang kita kemarin, hyung?” Ryeowook menoleh kearah Yesung yang duduk di sebelah Sungmin. Sedangkan Kyuhyun berada di barisan lain jauh dari mereka bertiga.

Yesung menoleh dan tersenyum menatap namja itu. “Tidak akan ada apa- apa. Tapi karena mulai sekarang sesuatu mungkin akan terjadi, jadi kau harus siap.”

Sungmin kembali mengusap matanya yang terasa panas sambil menarik nafas dan menatap Yesung. “Selama di pesawat, ceritakan kepadaku apa saja yang telah terjadi di Seoul selama kami berada di California. Juga tentang siapa kalian sebenarnya. Kau robot, kan?”

Ryeowook tersentak. “Dia robot?!”

“Memang kalian harus tahu tentang kami.” Gumam Yesung. Namja itu bersandar sambil menatap lurus kedepan. “Seperti yang kau tahu, aku memang robot. Ah, aniya. Aku bukan sepenuhnya robot.” Yesung mengangkat satu tangan kanannya dan secara cepat jari tengahnya mengeluarkan sebuah besi dari dalam kukunya. “Aku setengah robot. Seluruh bagian kanan tubuhku adalah robot.”

Kedua bola mata Ryeowook langsung membulat shock. “Se-setengah robot? Mustahil!”

“Tidak ada yang mustahil di tangan para ilmuwan.” Yesung tersenyum sambil mengembalikan besi itu kedalam tubuhnya. “Aku seharusnya sudah mati setahun yang lalu. Disaat aku sekarat dengan setengah tubuh lumpuh, aku ditemukan oleh kedua orang tua kalian. Mereka menyelamatkanku dengan mengubah bagian tubuhku yang lumpuh menjadi tubuh robot.” Jelasnya. “Mereka sangat berjasa.”

“Appa dan umma melakukannya?” Ryeowook masih belum percaya. “Lalu namja bernama Cho Kyuhyun itu, apa dia juga robot? Dia tak bicara sama sekali dan dia sangat, sangat, sangat diam.” Ryeowook menoleh kearah Kyuhyun.

Tatapan mata Yesung dan Sungmin juga beralih ke namja itu. Sungmin hanya memandanginya datar.

Yesung tersenyum lagi dambil menatap Ryeowook dan Sungmin. “Kyuhyun sebenarnya manusia yang didatangkan dari masa depan.”

“Mwo?! Masa depan!” Ryeowook benar- benar shock mendengarnya.

“Apa maksudmu orang tua kami juga yang melakukannya?” Tambah Sungmin.

Yesung mengangguk. “Dia tidak bisu. Hanya saja dia tak mau berbicara dengan orang lain selain kepadaku. Dia terlalu pendiam untuk manusia, karena itu orang organisasi sering mengira dia adalah robot juga. Nama aslinya adalah Kyu, yang berarti sembilan dalam bahasa Jepang dan diambil dari huruf latin ‘Q’, hanya saja sekarang dia menggunakan nama Cho Kyuhyun.”

“Apa hubungannya dengan namanya?” Tanya Sungmin penasaran.

“Kau akan tahu nanti.” Jawab Yesung.

“Tadi kau bilang orang organisasi? Apa kalian sebenarnya anggota dari…” Sungmin diam sejenak sambil melirik ke arah Ryeowook yang kelihatan masih bingung. “Dari SOS?”

Mendengar nama SOS, Kyuhyun menoleh kearah ketiga namja itu. Yesung mengangguk. “Aku dan Kyu adalah anggota SOS, yang diutus untuk membawa kalian ke Seoul dan melindungi kalian berdua dari mereka semua.”

“SOS? Mereka? Sebenarnya apa yang kalian bicarakan?” Ryeowook menatap Sungmin. “Hyung, kau menyembunyikan sesuatu dariku, kan?”

Sungmin hanya diam menatap dongsaengnya. Sebelum diam membuka mulutnya, Yesung langsung menyentuh tangannya hati- hati dan membuat Sungmin diam. Ditatapnya Yesung yang menatapnya dengan tatapan jangan-beritahu-dia-sekarang.

“Gwaenchana. Kau akan segera tahu, Wookie.” Balas Sungmin akhirnya.

“Aku ingin tahu sekarang!”

Yesung beralih menatap Ryeowook. “SOS adalah sebuah organisasi rahasia. Kami terbentuk sudah sangat lama. Kedua orang tuamu itu anggota SOS juga. Karena suatu hal, akhirnya kalian harus pergi ke California. Tapi sekarang bukan saatnya bersembunyi. Kalian harus muncul.”

“Apa mereka yang kalian maksud itu ada hubungannya dengan orang- orang yang ingin membunuh kami?” Tanya Ryeowook lagi.

Yesung mengangguk. “Saat ini nyawa kalian menjadi incaran sebuah organisasi. Itu sebabnya kalian harus kembali dan kami berdua akan melindungi kalian sampai situasi menjadi normal. Hanya itu yang bisa kujelaskan, tidak lebih dari ini.”

Ryeowook cemberut sambil bersandar. “Kenapa kami menjadi incaran? Apa ada yang salah?” Tanyanya pada diri sendiri. “Ah, biarlah. Yang penting aku akan bertemu dengan appa dan umma.”

“Wookie.” Sungmin langsung menggenggam tangan adiknya itu dan menunduk.

“Hyung? Wae?”

“Jangan berpikir yang terlalu manis dulu. Pikirkan kemungkinan terburuk yang bisa kau bayangkan. Mungkin, kita tak bisa pulang dulu ke tempat appa dan umma.” Bisiknya dengan suara gemetar.

Ryeowook mengerutkan keningnya heran. “Memang kenapa? Kita akan ke Seoul, kan?”

“Untuk sementara kalian akan tinggal di tempatku dan Kyuhyun.” Yesung yang menjawab tanpa memandang wajah Ryeowook. “Benar yang dikatakan hyungmu, kau harus memikirkan kemungkinan terburuk yang mungkin saja akan terjadi.”

0o0o0o0o0o0o0o0o0o0

~Sungmin pov~

Bagaimana caranya aku katakan kepada Wookie kalau kami tak akan bertemu dengan appa dan umma lagi? Inilah masalahnya kalau kau menyembunyikan sebuah rahasia. Maka kau akan terus berbohong dan berbohong untuk menutupi rahasiamu itu.

Dan disini aku telah menjadi hyung yang jahat karena telah menyimpan rahasia yang sangat menyakitkan dari Wookie.

Kami sampai di Seoul tengah malam. Tanpa membuang waktu, Yesung hyung -aku memanggilnya hyung karena ternyata dia jauh lebih tua dariku- langsung membawa kami naik ke sebuah mobil alphard hitam yang sudah menunggu.

“Lama tak bertemu kalian berdua tak banyak berubah, Sungmin-sshi, Ryeowook-sshi.” Ucap sang pengendara mobil itu. Dia seorang namja yang kelihatan sangat cantik dan berambut agak panjang sebahu.

“Kau kenal aku?” Wookie yang bertanya.

Namja itu mengangguk. “Aku sangat mengenal kalian. Tapi wajar kalau kalian lupa padaku. Naega Kim Heechul, anggota SOS yang juga bertugas mengawasi kalian berdua.”

SOS lagi… Mungkin mulai sekarang disekitar kami akan berdatangan banyak anggota organisasi itu.

Aku menengok ke kaca mobil dan melihat pantulan wajah Cho Kyuhyun yang duduk di belakang. Wajahnya sangat datar, seperti tak memiliki kehidupan.  Apa manusia masa depan itu seperti ini?

“Dia masih tak mau bicara, eh?” Tanya Kim Heechul lagi.

Kudengar Yesung hyung terkekeh. “Ayolah, Heechul hyung… Kau kan tahu anak itu terlalu malas untuk bicara. Kunci di mulutnya mungkin sudah ditelannya.” Godanya sambil menengok ke arah Kyuhyun. “Bukan begitu, Kyu?”

Apa dia akan menjawab? Aku langsung menoleh kebelakang.

Namja dingin itu hanya melirik sekilas kearah Yesung dan kembali memandangi keluar kaca jendela. Lho? Katanya dia hanya akan bicara dengan Yesung hyung? Apa dia hanya mau bicara kalau sedang berdua?

Aku melirik Wookie yang sejak tadi diam. Dia tertidur…

“Sepertinya adikmu sangat lelah. Apa saja yang terjadi selama di California?” Tanya Kim Heechul lagi.

Aku menyandarkan kepala Wookie di sisi pundakku. “Terlalu banyak. Dipihakku, memang jarang sekali sesuatu yang aneh terjadi. Tapi di pihak Wookie, seperti yang appa dan umma katakan, selama mereka masih memburu kami untuk mendapatkan benda itu, akan sangat banyak kematian yang akan dilihatnya.”

Suasana dalam mobil itu hening.

“Dia masih belum tahu arti dari banyaknya kematian yang ditemuinya selama ini. Aku hanya bilang kalau itu sebuah kebetulan, aku tak berani mengatakan hal yang sesungguhnya, kalau sesuatu dalam tubuhnya itu memang bisa menarik datangnya dewa kematian.” Aku hanya menunduk menatap wajah adikku itu. Mianhae, Wookie…

Yesung hyung menghela nafas. “Dewa kematian akan selalu menyertainya.” Gumamnya pelan.

Alasan kenapa aku dan Wookie menjadi incaran orang- orang itu karena sesuatu yang ada di dalam tubuh kami. Aku tak berniat menjelaskan benda apa yang sebenarnya tertanam di tubuhku dan Wookie, yang pastinya karena benda ini, kami berdua harus mengalami semua masalah ini.

Lebih sulitnya, benda dalam tubuh Wookie itu seperti magnet yang menarik kematian. Karena itu akan sangat mudah melacak keberadaan kami hanya dengan kematian- kematian itu. Dan mereka yang tahu akan hal itu, memanfaatkannya dengan sengaja memberikan kematian disekitar Wookie. Menjadikan orang lain sebagai korban dan membuat dongsaengku ini harus melihat banyak kematian.

Semakin banyaknya kematian yang dilihat Wookie, maka akan semakin kuat juga benda yang ada di dalam tubuhnya. Dan kalau sudah sangat kuat, bukan mustahil kalau benda itu akan menjadi magnet pembunuh bagiku atau Wookie.

“Sangat rumit.” Gumamku lagi. “Yesung hyung, apa rumahmu dekat dengan rumah orang tua kami?”

“Cukup jauh.” Jawabnya. “Wae?”

“Kalau… Dengan makam mereka?” Kali ini hatiku bagaikan tercabik saat mengatakannya.

Yesung hyung diam sejenak. “Kau tahu kalau mereka yang telah_”

“Aku hanya mau tahu makamnya.” Aku memotong ucapan Yesung hyung.

Yesung hyung menghela nafas sambil menengok kearahku. “Jeongmal mianhae, Kim Sungmin. Mereka tak memiliki makam. Organisasi keji itu benar- benar menghabisi keduanya tak tersisa. Kau… Tak akan berminat mendengarnya ceritanya sekarang.”

Mataku kembali terasa panas mendengarnya.

Dua tahun kami pergi dari Seoul ke California untuk menyelamatkan diri. Kami memutuskan hubungan agar tidak bisa dilacak siapapun. Tapi tiba- tiba aku dengar kalau kedua orang tuaku sudah kalah. Hatiku rasanya sakit sekali…

Air mataku mengalir perlahan.

“Aku… Tak akan memaafkan mereka.” Bisikku penuh tekad.

Nae, aku pasti akan membalas dendam.

~Sungmin pov end~

0o0o0o0o0o0o0o0

~Ryeowook pov~

Eung… Silau…

Perlahan aku membuka mataku. Kulihat sekelilingku. Aku sudah berada di sebuah kamar. Cahaya matahari masuk melalui jendela kamar yang telah terbuka lebar. Kamar berukuran sedang yang sangat rapih.

Tunggu… Berarti ini…

Aku segera bangun dan berlari ke jendela kamar itu. Kutatap keluar jendela dan mendapati pemandangan yang sudah dua tahun tak pernah kulihat. Kamar ini berada tinggi jauh dari permukaan tanah, di sebuah apartemen. Dari tempat ini aku bisa melihat Namsan atau Seoul tower.

“Ini memang Seoul…” Gumamku sendirian.

CKREK! Pintu kamarku terbuka.

Saat menoleh, kulihat Kyuhyun masuk sambil membawa nampan berisi sarapan. Namja itu meletakkannya di atas meja kecil di samping tempat tidur.

“Gomawo.” Ucapku.

Namja itu hanya mengangguk sekali sambil berjalan ke arah pintu.

“Ah, Kyuhyun-sshi!” Panggilku.

Dia diam dan menoleh menatapku.

“Dimana hyungku?”

Kyuhyun hanya menunjuk ke luar kamar dengan satu tangannya dan berjalan keluar dari kamar ini tanpa bicara sepatah katapun. Apa manusia masa depan tak memiliki tata krama saat berbicara? Dia itu sangat menyebalkan.

Kalau aku bisa melihat Namsan dari sini, itu artinya aku bisa pergi ke rumah, kan? Aku tak paham apa maksud ucapan hyung tentang kemungkinan terburuk. Apa sesuatu terjadi? Sesuatu yang buruk?

Kami sama- sama ada di Seoul, kenapa kami tak bisa pulang ke rumah?

Apa ada hubungannya dengan organisasi yang diceritakan Yesung hyung kemarin? SOS? Juga tentang mereka yang berusaha menghabisiku dan Sungmin hyung.

Kutekan dadaku perlahan. Ada apa memangnya di dalam diri ini? Apa tersimpan sesuatu yang sangat penting sehingga mereka harus membunuhku dan Sungmin hyung? Apa ini juga berhubungan dengan semua kematian yang muncul dihadapanku?

“Wookie, kau sudah sarapan?” Sungmin hyung masuk ke kamarku.

Saat kutatap dia, mataya kelihatan sembab. Sepertinya semalaman dia menangis. “Hyung, kenapa matamu sembab? Kau menangis?” Tanyaku hati- hati.

Sungmin hyung tersenyum sambil menggeleng. “Aku tak bisa tidur semalaman karena berada disini. Malam nanti kita akan ke pusat organisasi SOS, ada yang harus dilakukan disana. Siang ini kau istirahat saja.”

“Hyung mau pergi?” Tanyaku.

Dia mengangguk. “Aku akan keluar bersama dengan Yesung hyung. Kau hanya akan ada disini dengan Kyuhyun, dan pastinya akan sangat membosankan. Terserah kau mau apa, tapi jangan keluar. Arra?”

Tega sekali… Meninggalkanku dengan namja seperti Kyuhyun.

Aku mengangguk sambil menggigit roti yang dibawa Kyuhyun. “Oke.”

Sungmin hyung kembali tersenyum. “Sampai nanti.” Ucapnya sambil berjalan keluar dari kamarku dan menutup pintu kamarku lagi.

Aku kembali menatap keluar jendela. Ada yang ingin kupastikan.

.

Aku keluar dari kamar saat matahari tepat berada di atas langit. Nae, jam dua belas siang tepat dan ini saatnya aku benar- benar merasa bosan berada di sini. Kyuhyun tengah duduk di ruang tengah sambil mendengarkan musik dengan earphone hitamnya.

Ditangannya dia memegang sebuah PSP hitam dan sibuk memainkannya.

Aku kebosanan, dan dia asik mendengarkan musik juga main PSP.

Seakan mengetahui kedatanganku, namja itu menoleh kebelakang sambil menurunkan earphone-nya. Satu alisnya naik seakan bingung dengan apa yang kulakukan di belakangnya.

“Aku mau keluar.” Ucapku sambil melangkahkan kaki meninggalkannya.

SRAT! Entah bagaimana caranya, tapi dengan gerakan sangat cepat dia sudah ada dihadapanku sambil menatapku lurus.

“Tidak boleh?” Tanyaku.

Dia hanya diam. MEMBOSANKAN!

“Aku mau keluar, hanya sebentar.” Aku kembali berjalan dan namja itu langsung menarik tanganku mencoba menghentikanku. “Kalau aku tak boleh keluar sendirian, kau ikut saja.” Dengan sekuat tenaga aku menarik tangan Kyuhyun yang terus memegangiku.

Butuh waktu lama sampai aku berada di pintu karena Kyuhyun terus mencoba menghentikanku. Aku langsung memaksa membukanya dan melangkah keluar masih dengan posisi menarik Kyuhyun. Tapi tiba- tiba aku mematung.

DOR! SYUT! Saat bunyi tembakkan itu terdengar, dengan cepat Kyuhyun menarikku kedalam pelukannya.

DOR! DOR! DOR! Lagi- lagi suara tembakkan itu terdengar. Mereka menemukan kami?!

Kyuhyun langsung berlari membawaku masuk. Karena tak sempat mengunci pintu, orang- orang yang tadi menembakkan peluru kearahku masuk dengan mudah ke apartmen ini. Mereka terus menembak dengan enteng. Beberapa benda seperti vas atau meja juga pecah terkena peluru itu.

“Kita harus keluar!” Seruku panik.

Kyuhyun menarik sesuatu dari sakunya. Tadinya kukira bom lagi, tapi kali ini seperti sebuah remote kecil. Ditekannya remote itu kearah dinding dan sesuatu seperti garis merah muncul. Para pengejar kami yang terkena garis itu langsung mundur karena sirine berbunyi.

Beberapa senjata muncul dari balik dinding dan menembak kearah mereka.

Hebat! Ini seperti kejadian yang ada di film- film.

Kyuhyun kembali menarikku dan mendekap seluruh tubuhku kuat- kuat Dia meloncat kearah jendela kaca. “Apa yang mau kau_”

PRANG!!  Kyuhyun menabrakkan tubuhnya ke jendela dan kami berdua meluncur bebas ke luar jendela.

Aku akan mati!!!

SRETT! Saat itu juga sepasang hang glider muncul dari balik punggung Kyuhyun, dan membuat kemejanya robek dibagian belakang karena hang glider yang ada di balik punggungnya. Kami terbang di langit.

Samar- samar aku masih mendengar suara tembakkan itu, tapi dengan sangat cepat Kyuhyun membawaku terbang meninggalkan gedung apartemen itu.

~Ryeowook pov end~

.

Yesung diam sambil memandangi langit.

“Wae, hyung?” Tanya Sungmin.

Namja itu menggeleng. “Aku menerima sinyal buruk dari Kyuhyun. Sepertinya sesuatu telah terjadi.”

“Sinyal?” Sungmin mengerutkan keningnya heran. “Tunggu! Maksudmu sesuatu mungkin saja terjadi padanya? Bagaimana dengan Wookie! Dia bersama namja dingin itu di apartemen!” Sungmin langsung berniat berlari, tapi Yesung menahan tangannya. “Wae?”

“Jangan ke apartemen.” Ucap Yesung sambil menengadah menatap langit. Namja itu masih berusaha menangkap arti dari sinyal yang Kyuhyun pancarkan kepadanya. “Ini bukan kabar baik. Tapi sepertinya Kyuhyun sudah membawa Ryeowook ke tempat aman.”

“Jangan konyol!” Sungmin menghentakkan tangan Yesung. Namja itu langsung berlari meninggalkan Yesung. “Aku tahu sesuatu terjadi pada adikku! Aku harus melihatnya sendiri!”

“Sungmin, tunggu!” Yesung kembali menarik tangannya.

Dengan reflex, Sungmin melayangkan tendangan memutarnya kearah Yesung. Tapi karena namja dihadapannya juga sama hebatnya, Yesung menahan tendangan itu dan mengunci gerakan Sungmin dengan menarik kedua lengan namja itu kebalik punggung Sungmin.

Sungmin meringis menahan sakit. “Kau menyakitiku!”

“Kubilang tunggu.” Ucap Yesung sambil memejamkan matanya. “Ah, aniya! Kyuhyun tak boleh mendarat disana!!” Yesung langsung menatap Sungmin horror.

Dada Sungmin berdegup kencang. “Wa-wae?”

“Kyuhyun sepertinya akan mendekati rumah kedua orang tua kalian. Kalau benar begitu, adikmu bisa saja langsung kabur kesana dan semua yang kita sembunyikan terbongkar. Kita harus kesana!” Yesung berlari sambil menarik tangan Sungmin.

Raut wajah Sungmin berubah panik. “Wookie tak boleh tahu sekarang!”

0o0o0o0o0o0o0o0

Kyuhyun mendarat di sebuah taman yang sangat sepi. Diturunkannya tubuh Ryeowook dan dia kembali memasukkan hang glider itu ke sebuah alat yang dipasangnya dibalik punggungnya.

Ryeowook menatap namja itu. Kini kemeja yang dikenakan Kyuhyun sudah tak ada. Dengan cepat dilepas jaket yang dikenakannya dan dipakaikan di tubuh Kyuhyun. Sebenarnya jaket itu kekecilan, tapi Kyuhyun langsung memakainya.

“Mian. Aku tak tahu kalau sekali melangkah keluar itu sama saja dengan melangkah menuju kematian.” Sesal namja itu sambil memperhatikan tempat dimana mereka berada. “Ini…”

Ryeowook menyadarinya!

Dengan langkah cepat, namja manis itu langsung berlari meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun agak terkejut dan dia langsung mengejar Ryeowook lalu menarik tangannya. Dia menatap mata namja itu tajam.

“Aku harus melihat apa yang terjadi!” Seru Ryeowook sambil menghentakkan tangan Kyuhyun dan kembali berlari meninggalkan Kyuhyun. Saat menyebrang, dia selamat. Sebuah mobil melintas dan membuat Kyuhyun harus berhenti beberapa detik.

Kesempatan itu digunakannya untuk berlari secepatnya dari Kyuhyun.

“Aku harus melihatnya! Sebentar lagi sampai!”

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya kesal sambil berusaha meraih tangan Ryeowook. Namun usahanya lebih sering gagal dan Ryeowook selalu lepas dari pegangannya.

Namja manis itu langsung berbelok ke sebuah gang. Dia sangat mengingat jalan ini. Setelah berbelok ke gang, seharusnya dia melihatnya. Melihat rumah besar bercat putih itu. Rumah yang ditinggalinya beberapa tahun yang lalu. Rumah orang tuanya.

Tapi…

Ryeowook berhenti berlari dan langkahnya berubah perlahan. Kedua bola matanya menatap tak percaya dengan apa yang dilihatnya kini.

“Wookie!!” Sungmin yang akhirnya sampai menatap Ryeowook. Namun saat namja itu menatap pemandangan yang membuat adiknya terdiam. Seketika itu juga Sungmin berhenti berlari dan mengatupkan mulutnya dengan satu tangan. “OMO!” Serunya shock.

Yesung dan Kyuhyun hanya diam saling berpandangan.

Ryeowook menelan ludah saat melihat rumahnya yang seharusnya terlihat putih, bersih dan luas juga hijau dengan banyak pepohonan rindang di halamannya kini berubah. Cat rumahnya tak lagi putih bersih, tapi berubah kusam kehitaman seperti terbakar. Bangunan yang seharusnya kokoh itu kini terlihat hancur berantakan seperti diterjang gempa bumi. Pepohonan yang seharusnya hijau kini telah mati, menyisakan akar- akar tua yang tak mungkin tumbuh lagi.

Rumahnya telah hancur.

Ryeowook menoleh kearah Sungmin dengan raut wajah shock. “Hyung… Apa yang terjadi? Di-dimana appa dan umma?” Tanyanya dengan suara gemetar. Kini perasaan takut menyelimutinya. Rasanya dia paham kenapa Sungmin memintanya memikirkan hal terburuk terlebih dahulu terhadap keluarganya.

Sungmin menahan nafas memandangi adiknya. “Wookie…”

“KATAKAN PADAKU DIMANA APPA DAN UMMA?!!” Kini Ryeowook menjerit frustasi sambil jatuh terduduk dan memegangi kepalanya yang ditundukkan dalam- dalam.

Sungmin masih mematung, tapi dengan cepat Yesung berlari menghampiri Ryeowook dan bersimpuh dihadapannya. Hati- hati, dipeluknya tubuh mungil namja itu. “Kau harus tetap tenang, Kim Ryeowook.” Bisiknya.

Ryeowook meronta dalam dakapan namja itu. “Lepaskan aku?! Aku bertanya dimana orang tuaku?! Kemana appa dan umma?! Apa yang terjadi dengan rumah kami?!” Air matanya mengalir sudah dan dia terisak pilu. “Ja-jangan bilang kalau mereka berdua…” Namja itu tak sanggup melanjutkan kata- katanya.

Yesung menatapnya dalam. “Kedua orang tuamu…” Dia langsung memejamkan matanya dan menunduk penuh penyesalan. “Mianhae.”

Satu kata itu membuat Ryeowook menyadari sesuatu. Kini memang dia sudah mengerti semua yang terjadi. Tubuhnya gemetar dan air matanya terus mengalir. Kedua bola matanya menatap Sungmin tak percaya. “Hyung sudah tahu?”

“Mianhae, Wookie.” Sesal Sungmin. “Jeongmal mianhae…” Namja itu menunduk dan bahunya gemetar. Akhirnya dia harus menangis dihadapan dongsaengnya itu.

“Wae, hyung? Kenapa kau rahasiakan ini? Sebenarnya kau sudah tahu semuanya kan? Kenapa kau berbohong kepadaku, hyung?!”

“Wookie, uljima!” Yesung kembali mendekap tubuh Ryeowook erat. “Jangan seperti ini. Kau tahu kakakmu itu juga lebih menderita. Tak mudah baginya menyembunyikan ini semua darimu. Dia hanya tak ingin kau merasa terpukul.”

Perlahan Ryeowook mencengkram kemeja dibalik punggung Yesung dan menangis. “Appa… Umma…” Isaknya pilu.

Sungmin mengalihkan tatapannya dari sosok Ryeowook dengan pilu. Air matanya tak bisa berhenti. Disisinya, Kyuhyun hanya bisa memandanginya dalam diam. Matanya menatap Sungmin dengan pandangan yang Sungmin sendiri tak paham akan artinya.

“Kau… Mau menghiburku?” Tanya Sungmin parau.

Kyuhyun hanya mengangkat bahu. Dengan hati- hati digenggamnya tangan Sungmin dan namja itu tersenyum kearah Sungmin. Sebuah respon yang sangat positif. Melihat senyum tulus Kyuhyun, Sungmin mencoba tersenyum.

“Gomawo, Kyu.”

.

“Seperti yang telah kukatakan, mereka akan datang ke rumah itu.”

Heechul memandangi seorang namja cantik yang berdiri sambil memandang ke layar laptop hitam diatas mejanya. “Nanti malam kau harus menceritakan semuanya kepada kedua anak itu. Yunho tak akan diam saja. Apalagi saat keduanya berada di Seoul. Akan sangat mudah baginya untuk melacak keberadaan mereka.”

“Arraseo, Heechul.” Balas namja itu sambil menutup lapotopnya. Dengan sorot mata lembut dia menatap temannya itu. “Mereka akan menjadi anggota SOS, sama seperti kedua orang tuanya. Dan kita harus melindungi apa yang ada di dalam tubuh mereka. Segera kumpulkan anggota yang lain.”

Heechul langsung melenggang pergi meninggalkan namja cantik itu.

Seorang namja lain bertubuh kekar yang sejak tadi hanya duduk di sofa sambil membaca koran berdiri menatapnya. “Apa sebaiknya mereka kita beri peralatan khusus?”

Namja cantik itu mengangkat bahu. “Kita lihat saja nanti, Youngwoon.” Balasnya.

Namja yang dipanggil Youngwoon itu menatap si namja cantik lekat- lekat. “Tidakkah seharusnya kau juga menceritakan kronologis kematian suami- istri ilmuwan Kim, Jungsoo?”

Jungsoo, si namja cantik berambut agak pirang itu hanya tersenyum getir. “Sudah kukatakan padamu, kita lihat saja nanti.”

0o0o0o0o0o0o0o0o0

Ditempat lain, seorang namja tampan tengah memegang sebuah mawar hitam. Ditaburkannya beberapa kelopak mawar hitam diatas tubuh seorang namja yang sangat cantik yang kelihatan tengah tertidur di ranjang berukuran king size yang sangat indah.

Namja tampan itu langsung bersimpuh dan menggengam tangan namja yang tengah tertidur dihadapannya.

“Sebentar lagi, yeobo. Kumohon bertahan. Jika aku berhasil mendapatkan ‘souki’ dalam tubuh keduanya, maka kau akan hidup kembali.” Diciumnya punggung tangan namja itu. “Bertahanlah sebentar lagi, Joongie.”

.

.

~To be continued~

30 thoughts on “Souki // Chapter 2

  1. Wahh…
    Sebenernya apa yang terjadi??
    #jeng jeng jeng…!!

    Kenapa orang tua MinWook d serang…??
    Trus SOS itu siapa??
    Siapakah sebenar ny MinWook?
    *cihh, banyak nanya*

    bener2 bikin penarasan, ehh maksud ny penasaran…
    Hehehe🙂

  2. Terjawab sudah smua teka teki d chap 1….
    Pas bca kirain bakal Yemin & Kyuwook…
    Smga ga ya ?? Kyumin Yewook udh paling mantepppp…
    Yunho jd org jahat lagi ya d sni….

    D tunggu next chap🙂

  3. ih waw….
    kyk.a yunho jd org jahat yak?
    wkwkwk
    sudahlah, jeje mati ya mati ajah ga usa d hdupin lg
    #plak
    eon, kapan yewook poling in lope?😄

  4. arraseo arraseo,sekarang gk terlalu dark lagi,udh adk jelas..
    tapi masih abu abu sih,jadi musti meraba raba jalan ceritanya..
    *ngomong apa kali

    ini mah namanya suju vs tvxq,btw tu kakak yunho kenapa make nebar mawar hitam ke boojaenya segala??
    berarti yg pertama ngomong tu kakak yunho ya?? *nebak.com
    om jidat lebar (read: yoochun) bakal muncul gk yaa??
    aaa,jadi penasaran ama ceritanya..
    mana bentar lagi bakal gk bisa buka internet selama sebulan lebih,gk bisa baca kelanjutannya untuk sementara deh *mewek bombai

  5. Annyeong..!!
    .
    okay unni, ak sudah agak mengerti.
    mawar hitam = pasti hubungan’a sma yunho oppa.. dia lagi, dia lagi.. ckck..
    Q = muka’a msih kyk aspal noh… datar aj.. tpi mending, dia udah mau senyum,..
    .
    nanya, ini ff melenceng dr frienship y?? koq ada YunJae’a..??
    ahh, biarin deh. ak malah suka yg rada melenceng😛
    hehe
    .
    Daebak unni!!
    lanjutkan!! *ikutan SBY*

    Sign.
    LY

  6. kyaaa

    huwaaaa yunho oppa mau mmebunuh wookie oppa demi jaeumma? ==’

    ukhhh
    kenapa mustit bunuh wookie oppa sih? -_-”

    eonnie, SOS itu apa sih? kek nama permainan SOS

    haha

    lanjut eonnnn

    dikit2 saeng ngerti lho😛

  7. W0w. . .
    Yunppa jdi 0rng jhat. . .
    Jaemma mati?!
    Astaga. . .
    Apa i2 artix MinWook bkal d’incar ma Yunppa?

    Yeppa jdi robot?
    Wih keren. . .

    Kyu jdi 0rng dingin bget sich?!
    Huh!

    Lanjud onnie. . .

  8. thenaaaa….
    bikin cerita suju vs dbsk kayak future series ya???
    lagi2 yunho jd pemimpin
    *sok tahu*
    ini tetep ada yaoinya kayak future series g???
    kayaknya sih ada ya (?)
    dilanjut ya thena sayang
    aq suka ceritanya

  9. mian eonni bru bc skrng …
    Aku dah lumayan ngerti n udah menikmatinya(?)

    ahaha .. Si yunnie jd tokoh jahat’a nih ..
    Jd inget future series deh eon …

    Oke! Lanjuuutt eon ..
    Toto-chan tunggu …

    Hwaiting eonni chagi …🙂

  10. Yunpa jdi org jahat lgi ya ? kasihannya dirimu .

    AHH PENASARAAAANN sama yg ada didalem tbuh wookie
    ayu cepat dilanjut*plak*

  11. Ff bru ya onn???..

    Kyk.a seru.. Eh bkn, ff ini emang seru. Byk teka teki.a, bkn penasaran ma cerita selanjut.a,

    mian ya onn, aq komen.a di chap 2, abis.a aq bru bca SOS sekarang.

    Sebener.a byk bgt pertanyaan di kepalaqu,

    aq tunggu chap selanjut.a,,,
    jgn lma2 ya onn…🙂

  12. Oho, akaruku natta.. Meskipun masih banyak yg bikin bertanya2..

    SJ vs TVXQ lagi ya Tae? Si cantik tukang nyuruh itu pasti TeukiTeuki kan? Haaah, rada lega juga Yeye yg langsung peluk Wuki. Kyaaaaaa….. *screaming fan-girly* heh, ada kemajuan Q mau senyum sama Ming. Uhuy…. *jingkrak2*

    Dobel NYA nih –> “Kau tak akan berminat mendengarnya ceritanya saat ini”

  13. Jadi Sungmin n Wookie itu pnya sesuatu yg membuat mrk itu diincar ya. SOS itu apaan??? Chap dpn bs dijelasin kan? Trus Kyu kan dr masa dpn, pasti udh th mrk kan? N Kyu melihat Sungmin dg ta2pan aneh, jng2 mrk ada hub. Di masa dpn *sotoy*

    Yunho jd musuh mrk lagi. Tp kyknya dy ga sepenuh nya jahat deh. ‘souki’ itu benda yg ada di tubuh MinWook kan? Nanti dijelasin yaw.

    Msh bnyak yg mau ditanyain, tp mendingan bc chap depan. Cpt di post ya.

    Salam,

    Elle

  14. hueeeeeeeeeee… kerrrrrreeeeeeen eoonniieeeeeee..
    ternyata si ncung ntu setengaaah roobot yaaaack????
    teruuus si kyu koog gag ada tampang siiih jadi orang stay cool..
    xixixixixi…😄
    hueee… minwook diincer ama yunho yaaa,, demi jaema..
    btw SOS ntu singkatan dari apa yaaaa eon????

    hheeee…
    eon eon.. ntar kalo eon updet epep kabar”i dooooonk..
    yayayayayayayayaaa… ^o^

  15. O..ooww~
    emg rumahh minwook d’bom iia??Smpe hncur gto kondisi’y >,<

    Umm,lnjutin eon..pko'y jgn smpe hal yg buruk trjadi lg sm mreka..

  16. Thena chan*lari meluk Ncung>disembelih thena*akhrny dii bsa baca nie part stlh kmrn ketunda2 mulu*sok sibuk<ditonyor*tapi tapi bca chap ini dii dh mule paham nih y wlo msh rda pnsaran kya benda apa y ad didlm tbh MinWook smpe dy jdi inceran trs trs SOS it apaan yak??hemmm dsni appa dii*rd:yunppa*jdi jahat lg jdi inget future series niweiii thena ini bkal ttp brothership at YAOI dii hrp sih YAOI aja*lirik2 yewook sm Kyumin momentny diatas kekeke*okelah kl bgtu next part dtunggu aja thena:)

  17. huwaaaaaaaaa……
    horeee yewoo n kyuminx mncuulll ehhh dah ada YoungSoo/kangteuk niihh kkkkk~
    mwo??? shouki?? pa itu Eonn?? mksdx jg knp pengaruhx ke minwook berbeda??? low wookie kmtian min pa doonng??
    lbih bhya yg mna??

    lnjuut Eonn updte asap kkkkk

  18. akhrnya yewook moment yg ak tnggu” akhrnya mncul…
    *eh? emgny ini ff yaoi?
    gpp deh, nggak yaoi jga gpp,, critanya seru sih….
    itu jaemma knapa??
    pnasaran eon….

    gomawo
    hwaiting🙂

  19. khiyaaaa,,,yunpa di sini jd antagonis ,,mgkin dmi joongie diye rela ngelakuin pa j
    klo robotx kyk mereka tar tak beli whkkkkkk tinggal pilih j sesiau selera,,,,
    tp kasian minwook
    tp ada yekyu yg ngejaga mrk kan,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s