(Last Story // Chapter 1 of 2) // Final // KangTeuk

Devil Half Angel -D.H.A- Series

.

Cast ::

Angel :: Kim Leeteuk

Petal :: Kim Heechul

Cloud :: Kim Yesung

Camomile :: Kim Youngwoon

Shins :: Shin Donghee

Jewel :: Lee Hyukjae

Snow :: Kim Kibum

Sparkyu :: Kyuhyun

Mitang :: Zhoumi

String :: Henry Lau

 

Human Cast ::

Lee Sungmin

Lee Donghae

Choi Siwon

Kim Ryeowook

 

Other Devil ::

Tan Hankyung

 

Other Cast ::

U-Know, Hero, Xiah, Max and Mick.

.

Final

(Last Story/ Chapter one)

.

~Camomile/Youngwoon pov~

Masih teringat dengan sangat jelas raut wajah Angel saat sang dewa menyeretnya masuk ke dunia langit. Aku bahkan masih bisa mengingat sensasi terakhir dari dewa kegelapan yang berusaha menyambarku dengan petirnya karena aku berusaha mengejar Angel.

Angel akan dimusnahkan.

Itu tak mungkin terjadi!

Bagaimanapun caranya aku harus bisa menyelamatkan Angel dari hukuman itu dan membawanya pergi sejauh mungkin. Tapi kemana?

Kemanapun kami bersembunyi para dewa akan dengan mudah menemukan kami. Apalagi sekarang keempat manusia yang ada hubungannya dengan kami ikut ditangkap sebagai saksi di dunia langit.

Aku melirik kearah Cloud, Jewel, Snow dan Sparkyu yang berwajah tegang.

“Kita harus bagaimana… Kita harus menyelamatkan mereka semua.” Gumam Cloud sambil menggenggam tangannya bingung. “Sial! Kenapa pula dewa mengambil mereka sebagai saksi segala! Seharusnya kan itu tak perlu dilakukan! Itu bukan hukum langit!”

BRAK! Cloud memukul meja dihadapannya dan meja itu langsung terbelah dua.

“Tenangkan dirimu pangeran.” Gumam Petal hyung.

“Tenang! Tenang! Bagaimana caranya aku tenang dalam kondisi seperti ini! Angel hyung terkena masalah besar karena aku juga ikutan. Tapi kenapa aku bisa bebas dan hyung harus dimusnahkan! Haish!” Dia mengacak rambutnya. Terlihat jelas kalau pangeran itu tengah frustasi saat ini.

Aku sama sepertinya. Aku juga tak bisa tetap diam disini saja.

“Aku juga tak bisa tenang. Sungmin hyung itu manusia setengah iblis, bagaimana caranya dia bisa bertahan di dunia malaikat dengan setengah darah iblis dalam tubuhnya. Darah itu pasti memberontak. Belum lagi kalau dewa iblis mengetahuinya juga masa lalu kedua orang tuanya? Mungkin Sungmin hyung bisa ikut dimusnahkan, atau mata kiri juga darah iblisnya dihilangkan.” Sparkyu terlihat sangat pucat memikirkan kekasihnya yang setengah iblis.

Kita memang tak boleh tinggal diam.

“Aku akan ke dunia langit. Mereka bilang hukuman Angel akan dilakukan saat bulan purnama kan? Itu artinya kita masih punya waktu sampai besok malam.” Usulku cepat.

Tapi Mitang langsung menatapku dingin. “Jangan bodoh pangeran. Bagaimana caranya iblis sepertimu masuk ke pengadilan langit? Belum sempat kau menuju pengadilan langit, kau akan langsung musnah begitu melewati pintu masuk dunia langit.”

Dia benar. Penghalang antara dunia- dunia ini tak bisa ditembus dengan mudah.

“Mitang hyung, apa tak ada cara penyelamatan?” String menatapnya penuh harap. “Bagaimana kalau kita yang para malaikat menyusup ke dunia langit?”

“Ide yang bagus!” Seru Jewel membenarkan.

Tapi lagi- lagi Mitang menggeleng. “Tak akan mudah. Saat ini para tentara pasti bisa menebak jalan pikiran kita. Penjagaan terhadap dunia langit pasti sangat ketat dan kita tak bisa menembusnya. Belum lagi sekarang aku juga termasuk malaikat yang berpihak kepada kalian.”

“Bagaimanapun caranya aku akan masuk kesana! Sekalipun aku harus mempertaruhkan nyawaku!” Seruku akhirnya. Keputusanku membuat semua orang di dalam ruangan itu menatapku ragu.

“Belum sempat kau menyelamatkannya, kau akan mati duluan.” Tan hyung yang memberikan tanggapan terhadap keputusanku.

Kutatap dia serius. “Meski begitu aku akan tetap mencobanya. Aku berjanji akan selalu menjaganya, selalu melindunginya, dan aku tak akan tinggal diam disini mendengar dia harus dimusnahkan besok malam!”

“Pikirkan juga kemungkinannya pangeran!” Snow ikutan. “Dunia langit bukan tempat yang bagus untuk iblis. Kalau hyung bertindak gegabah maka hanya akan menemui kegagalan. Kita harus menyusun rencana yang matang.”

“Aku tak perduli!! Aku akan tetap ke dunia langit!! Sekalipun kalian semua menghalangiku aku akan tetap pergi!!”

PLAKK!

Aku mematung shock saat Petal hyung menampar wajahku kencang. Rasanya panas dan perih. Tapi bukan wajahku yang merasa sakit. Hatiku jauh lebih sakit. Aku mematung, tak berani menatap wajah hyungku.

“Kau mau mati konyol? Kalau begitu pergi sana dan mati sebagai seorang pecundang yang gagal menyelamatkan orang yang dicintainya.” Ucapnya dingin. Tatapan matanya terasa amat sangat menusuk.

Perlahan kuangkat wajahku menatapnya. “Hyung.”

“Angel mencintaimu dan dia memang percaya kalau kau akan menolongnya, aku tahu itu. Tapi kalau kau gegabah maka itu artinya kau mengingkari janjimu dan mengingkari kepercayaan Angel terhadapmu. Sebagai hyung tertua disini, aku harus bisa mengatur kalian semua menggantikan Angel. Jadi, sekarang dengarkan aku.”

Benci mengakuinya, tapi kata- kata hyung benar.

“Arra Camomile?”

“Arraseo hyung. Mianhae.” Balasku penuh penyesalan. Aku langsung menghempaskan tubuhku di sofa dan duduk diam. Pikiranku tak bisa lepas dari sosok Angel. Apa yang dilakukannya sekarang? Apa dewa menyiksanya? Apa dia baik- baik saja?

Haiissh!

“Tunggu.”

Aku mengangkat wajahku saat Cloud kembali bersuara. Semua mata menatap kearahnya sedangkan namja itu menatap kearah Mitang. Apa yang dipikirkannya?

“Bukankah kau bisa bulak- balik ke dunia iblis dengan mudah? Apa yang kau lakukan sehingga kau bisa melakukannya? Padahal malaikat tak bisa masuk ke dunia kegelapan kan?”

Cloud benar. Mitang… Kalau dia tahu cara agar bisa masuk ke dunia kegelapan. Mungkin dia juga tahu caranya menyusup masuk ke dunia langit bagi iblis seperti kami. Kami semua menatap Mitang penuh harap.

“Sebenarnya caranya sangat mudah. Aku pernah meminum air dari kolam jiwa yang ada di dunia iblis. Seorang iblis memberikannya kepadaku dan aku bisa masuk ke dunia iblis dengan mudah.” Jawabnya tenang. “Didunia langit juga ada kolam jiwa yang terletak di taman jiwa kan? Dan kalau para iblis meminumnya, mereka bisa masuk ke dunia langit dengan mudah.”

“Tapi bukan berarti dalam tubuh kita akan mengalir jiwa malaikat hyung?” Tanya Sparkyu bingung.

Mitang menggeleng. “Tak ada efek seperti itu. Itulah cara yang dilakukan para dewa agar bisa saling masuk ke dua dunia itu. Kita akan tetap murni menjadi diri kita sendiri.” Jelasnya.

Air kolam jiwa di dunia langit…

“Bagaimana cara kita mendapatkan air itu untuk mereka berempat? Sedangkan sekarang kita tak bisa menyusup ke dunia langit kan?” Jewel bertanya.

Mitang mengangkat bahu.

“Ah tunggu!” Snow menyela kami semua. “Masih ada Shins hyung dipihak kita. Dia mungkin bisa memberikan kita air kolam jiwa itu kan?”

“Aku setuju! Shins hyung juga yang telah menyelamatkanku. Aku yakin dia bisa membantu. Lagipula memang hanya dia satu- satunya harapan kita. Kita juga bisa meminta tolong kepadanya untuk melihat keadaan keempat manusia itu dan memberikan air kolam jiwa ke manusia setengah iblis itu kan?” Tambah String semangat. Dan kuakui itu semua ide yang sangat bagus.

Snow langsung membuka kontak dengan Shins dengan kemampuannya. “Kuharap dia memang akan membantu kita.”

Shins ya..? Malaikat penjaga kolam reinkarnasi yang terletak di dekat taman jiwa kan… Apa dia kali ini akan membantu kami yang seorang iblis?

~Camomile/Youngwoon pov end~

0o0o0o0o0o0o0o0

“Gwaenchana Sungmin hyung?! Demamnya semakin parah!” Ryeowook membaringkan tubuh Sungmin di pangkuannya. Namja itu tempak pucat tapi keringatnya menetes terus. Dia seperti kepanasan dan nafasnya terengah- engah.

Mata kanannya terpejam tampak kesakitan. Tapi mata kiri Sungmin tetap terbuka dan berubah- ubah warna dari hitam kecoklatan menjadi merah. Begitu seterusnya.

“Kudengar kalau Sungmin hyung itu manusia setengah iblis kan? Dan mata kirinya itu setengahnya pemberian dari Kyuhyun. Lalu bukankah iblis tak bisa memasuki dunia langit? Mungkinkah saat ini darah iblisnya berubah kacau?” Donghae ikutan panik disamping Ryeowook yang kebingungan.

Namja mungil itu mengangguk. “Yesung hyung juga pernah bercerita seperti itu. Lalu kita harus bagaimana?!”

“Keluarkan kami!!” Siwon langsung berlari kearah jeruji emas yang mengurung mereka berempat. “Kenapa kalian semua menangkap kami berempat?!

“Diam kau manusia!” Seorang malaikat berwajah kalem mendekatinya. “Kalian berempat itu kami butuhkan untuk saksi Angel. Saat dipengadilan dewa kalian harus memberikan kesaksian atas pelanggaran yang dilakukan Angel. Setelah itu ingatan kalian akan kami hapus karena kalian mengetahui tentang dunia langit juga dunia iblis.” Jelasnya datar.

Siwon diam shock. “Ja-jadi kami akan melupakan mereka? Aku tak bersedia!”

“Cinta yang dirasakan para malaikat juga iblis itu salah. Itu terlarang. Dewa memutuskan tak akan memusnahkan mereka, tapi sebagai gantinya ingatan kalian yang akan dihapus.”

“Kejam!” Seru Ryeowook menahan tangisnya. “Mana mungkin aku bisa melupakan Yesung hyung padahal dia yang selalu menjagaku selama ini?! Aku nggak mau!” Namja itu mulai menangis sambil memeluk tubuh Sungmin yang semakin lemah.

“Padahal aku juga sudah berhasil bertemu dengan Hyukkie-ku… Aku tak berniat melupakannya.”

Siwon menggigit bibirnya menahan rasa sakit di hatinya. “Ka-kalau begitu, setidaknya saat ini tolong bantu teman kami. Dia sakit.” Pintanya dengan suara bergetar. Pikirannya terus tertuju pada sosok Kibum.

“Menolong mahluk setengah iblis begitu? Jangan berharap.”

“Kumohon!” Kali ini Siwon mencengkram jeruji itu dan menatap si malaikat tajam. “Hanya dia saja. Tolong selamatkan dia.”

“Xiah, biar aku yang mengurus para saksi itu.” Terdengar suara dari belakang si malaikat yang ternyata bernama Xiah. Saat mereka menoleh Shins terbang menuju kurungan mereka. “Kau dipanggil Hero dan U-know untuk ke pengadilan dewa. Aku akan menjaga para saksi ini.”

Sebelumnya malaikat itu menatap Shins ragu. “Kau yakin Shins?”

Malaikat bertubuh agak gemuk itu mengangguk. “Cepat pergi.”

“Baiklah.” Xiah membuka kedua sayapnya lebar. “Lebih baik kau jangan membantu mereka, karena kau akan terkena hukuman dari dewa Shins.” Xiah langsung terbang meninggalkan Shins di hadapan Siwon.

Kini Shins menatap Siwon. “Besok malam saat bulan purnama, malaikat Angel akan mendapat hukumannya. Dia akan dimusnahkan. Dan kalian berempat dibutuhkan sebagai saksi juga akan dihapus ingatannya.”

“Kalian para malaikat ternyata tak sebaik yang aku kenal. Sosok malaikat ternyata tak ada bedanya dengan iblis. Kalian ternyata sama kejamnya. Hanya karena cinta seperti ini kalian tega sekali memusnahkan Teukie hyung.” Siwon menyerah dan kembali menuju kedua dongsaengnya yang menjaga Sungmin.

SRET! Tiba- tiba Shins menghilang dan dia muncul tepat disamping Ryeowook.

“Apa yang mau kau lakukan?!” Donghae berusaha menghalangi Shins yang mengarahkan tangannya kearah Sungmin. Tapi dia diam saat Shins menatapnya datar sambil tersenyum ramah. “Kau… Tak akan melukainya kan?”

Malaikat itu menggeleng. Tangannya diletakkan tepat di depan bibir Sungmin dan perlahan air mengalir dari jemarinya masuk ke dalam mulut Sungmin.

“Air apa itu?” Tanya Ryeowook penasaran. “Obat?”

“Ini air yang kuambil dari kolam jiwa. Dengan meminum air ini darah iblis dalam tubuhnya tak akan bereaksi di dunia langit. Dia akan baik- baik saja dan segera tersadar.” Gumamnya sambil kembali menarik tangannya.

Siwon menatap Shins heran. “Kenapa kau membantu kami?”

Shins menatapnya santai. “Karena para malaikat itu meminta tolong kepadaku.”

“Maksudnya Yesung hyung dan yang lainnya?” Kedua bola mata Ryeowook membulat. Dia langsung mengusap kening Sungmin yang kelihatan mulai tenang. “Demamnya menurun. Sepertinya Sungmin hyung sudah tak merasakan sakit.”

Shins kembali berdiri. “Secara pribadi aku berada di pihak Angel hyung. Tapi secara hukum aku akan selalu menuruti peraturan dewa.”

“Jadi intinya?” Donghae mengerutkan keningnya bingung.

“Selama yang aku bisa aku akan menjadi penghubung dan menolong para malaikat itu. Saat ini aku harus turun ke Halfpast dan memberikan air jiwa ini agar para iblis itu bisa masuk ke dunia langit. Kalian bersabarlah. Tak akan mereka biarkan ingatan kalian dihapus begitu saja. Mereka pasti akan menyelamatkan kalian.”

SRET! Shins kembali menghilang dan berada di luar jeruji.

“Tunggu!” Siwon segera berlari menghampiri Shins sebelum malaikat itu terbang.

“Nae? Ada apa lagi?”

“Tolong beritahu mereka semua kalau kami baik- baik saja. Dan kami percaya kepada mereka semua.” Ucap Siwon lancar.

Perlahan Shins tersenyum dan mengangguk seiring dengan kedua sayapnya yang terbuka lebar. Malaikat itu langsung terbang pergi dari wilayah itu. ‘hubungan yang sangat hebat antara ketiga mahluk itu. Malaikat, manusia juga iblis.

0o0o0o0o0o0o0o0

~Angel/Leeteuk pov~

Kutatap lemah seluruh ruangan tempat penahananku. Saat ini kedua tanganku diikat disebuah pasak besar dengan posisi tersalib. Kedua sayapku hanya bisa terkulai lemah. Rasanya tenagaku habis sudah. Sebelum aku diikat seperti ini, dewa telah menyerap semua tenagaku yang tersisa.

“Kau masih bisa bertahan sampai besok Angel hyung.”

Samar- samar aku bisa melihat U-know berdiri jauh dibawahku. Hero berdiri disisnya.

“Dia kelihatan sangat tersiksa.” Ucap Hero samar.

Aku sangat tersiksa. Bukan tubuhku, tapi hatiku. Meski sudah selemah ini aku tak bisa berhenti memikirkan semua dongsaengku. Mereka pasti sangat mencemaskanku saat ini. Bukan mustahil kalau mereka akan nekat menyusup kesini demi diriku.

Bagaimana dengan Camomile? Apa yang akan dilakukannya?

Aku memejamkan mataku perlahan.

Aiish.. Maafkan aku Camomile. Sampai akhirnya aku tetap tak bisa mempertahankan cinta kita dan kalah begitu saja. Aku benar- benar tidak berguna sebagai seorang malaikat.

Pangeran Cloud, Jewel, Snow, juga para iblis dan manusia itu. Mianhae… Semuanya gara- gara aku. Mitang dan String juga akhirnya ikut terlibat sekarang.

“U-know hyung, Hero hyung, ada apa kalian memanggilku?”

Aku kembali membuka mataku dan melihat malaikat Xiah terbang mendekati kedua malaikat itu. Aku mendengar pembicaraan mereka samar- samar.

“Mwo? Shins bilang aku memanggilmu? Dasar pabbo Xiah! Kenapa kau dengarkan dia, aku tak mungkin memanggilmu dengan perantara malaikat lain. Saat ini dia pasti berusaha menolong keempat manusia itu!”

Keempat manusia?

Setelah perdebatan kecil, Xiah terbang meninggalkan U-know juga Hero.

“Ka-kalian… Apa maksudnya dengan empat manusia yang kalian maksud?” Tanyaku perlahan.

Hero menengadah menatapku. “Kami juga membawa keempat manusia itu untuk jadi saksi atas pelanggaran yang kau lakukan hyung. Setelah itu kami akan menghapus ingatan mereka tentang kalian semua. Jadi saat ini mereka ada di dunia langit.”

Apa?!

“Ba-bagaimana dengan Sungmin?! Darah iblisnya!”

“Mungkin sekarang mahluk setengah iblis itu sekarat.” Balas U-know santai. “Lagipula apa ruginya kalau kita kehilangan satu saksi. Atas pelanggaran yang dilakukan orang tuanya, seharusnya malah dia dimusnahkan juga.”

CTRASH!! Satu tali yang mengikat tanganku langsung hancur karena kutarik.

“Kalau sesuatu sampai terjadi dengan salah satu dongsaengku. Maka aku tak akan diam saja.” Ancamku dingin. “Bukankah hanya aku yang seharusnya dimusnahkan? Jadi jangan sentuh mereka semua.”

Dengan cepat U-know terbang dan berada sejajar denganku. “Kita lihat apakah hyung bisa bicara dengan sombong begini sampai besok. Ayo kita pergi Hero!” Malaikat itu langsung terbang lurus keatas dan disusul oleh Hero.

ZRUUT! Sebuah tali cahaya kembali mengikat satu tanganku yang lepas dan aku kembali ke posisi seperti semula.

Besok aku akan mati… Apa aku akan mati sebelum melihat semua dongsaengku? Setidaknya aku ingin melihat mereka sekali lagi. Aku ingin mengatakan pada Camomile kalau aku sangat mencintainya.

Aku menunduk pasrah. Perlahan air mataku menetes sesekali. “Sial…”

Memang semua hal kadang berakhir tak sesuai harapan.

~Angel/Leeteuk pov end~

.

~Camomile/Youngwoon pov~

“Gomawo Shins!” Cloud langsung memeluk sosok hologram Shins yang muncul di sebuah hutan kecil yang berada dibelakang sekolah tempat mereka bersekolah. Menurut cerita Petal hyung, disinilah pertama kalinya dia bertemu dengan Shins di Halfpast.

Shins mengangguk sambil menoleh kearah Sparkyu. “Tenanglah, aku sudah meminumkan manusia setengah iblis itu dengan air kolam jiwa dan dia sekarang baik- baik saja. Kau jangan khawatir Sparkyu.” Sepertinya dia bisa menebak pikiran Sparkyu yang sejak tadi diam dan gelisah.

Sparkyu menatapnya tak percaya. “Je-jeongmal?!”

Malaikat itu mengangguk.

“Gomawo. Jeongmal gomawo Shins hyung!” Seru magnae itu sambil kelihatan lega. Sparkyu langsung menegak air kolam jiwa yang dibawa Shins tadi.

Aku ikut menenggak air itu dan hal yang sama juga dilakukan Petal hyung dan Tan hyung.

Sesuatu yang aneh seakan mengalir dalam tubuhku. Rasanya hangat dan lambut juga menentramkan. Berbeda sekali dengan tekanan jiwa iblis yang kotor. Ini tekanan jiwa malaikat, tapi tak menyakitkan.

“Aku harus memutuskan kontak ini sekarang.” Shins kembali berbicara. “Ah, aku juga harus menyampaikan pesan dari seorang manusia bertubuh tinggi dan tegap itu.”

“Siwon hyung? Apa yang Siwon hyung katakan hyung?!” Snow langsung kelihatan gelisah.

Shins tersenyum. “Dia memintaku menyampaikan kalau mereka semua baik- baik saja di dunia langit. Mereka akan selalu mempercayai kalian sampai akhir.” Perlahan sosok hologram Shins menghilang.

Percaya…

“Kalau begitu aku pasti akan menyelamatkan mereka semua. Aku telah berjanji pada Donghae akan menebus sepuluh tahunnya yang hilang tanpa sosok adiknya dengan seratus tahun yang akan dilewatinya denganku. Aku pasti akan menyelamatkannya.”

Cloud menepuk bahu Jewel sambil tersenyum penuh keyakinan. “Kalau begitu kau harus menepatinya. Kita semua memiliki janji terhadap mereka, dan jika mereka mempercayai kita, kita tak boleh mengecewakan mereka.” Cloud menatapku sambil tersenyum. “Kau juga begitu kan hyung?”

Aku mengangguk. “Tentu.” Jawabku.

Benar… Karena aku yakin kalau Angel juga selalu mempercayaiku, saat ini dia pasti menungguku. Tak akan kukecewakan dia. Aku akan menjemputnya seperti janjiku. Aku akan melindunginya meski nyawa taruhannya.

Kurasakan Tan hyung menepuk pundakku. “Kalian sangat kuat. Aku tahu itu.”

“Setuju.” Tambah Petal hyung.

“Bukan saatnya kita membuang waktu. Saat ini kita punya waktu satu hari untuk menyelamatkan mereka semua di dunia langit.” Ucapan Mitang membuat konsentrasi kami kembali ke masalah utama. “Aku tahu jalan yang paling mudah untuk menyusup ke dunia langit. Mereka tak akan berpikir kalau kita akan melewati jalan itu saat ini.”

“Ada jalan seperti itu di dunia langit?” Sparkyu menatap Mitang tak percaya.

String mengangguk yakin. “Jalan yang paling sering dilewati oleh semua malaikat.”

“Jalan apa?” Tanyaku penasaran.

“Jalan utama. Pintu gerbang masuk ke dunia langit. Itulah jalan paling aman yang bisa kita lewati untuk saat ini.” Jawab String sambil tersenyum yakin dan merangkul lengan Mitang yang mengangguk membenarkan.

Tunggu? Pintu gerbang? Itu jalan utama menuju dunia langit? Bukankah itu namanya kita melakukan tindakan nekat kalau masuk melalui jalan itu? Apa yang kedua malaikat itu pikirkan? Benarkan mereka berpihak kepada kami atau malah ingin menjerumuskan kami semua?!

SRATTT! Tiba- tiba Mitang mengikat kami semua kecuali String dengan sebuah tali cahaya dan menyeringai.

“Mitang hyung?!”

Malaikat itu tersenyum licik. “Kalian akan masuk dengan cara ini.”

~Camomile/Youngwoon pov end~

0o0o0o0o0o0o0o0

“Sungmin gwaenchana?” Siwon menatap Sungmin khawatir. Saat ini keempat manusia itu tengah menggunakan jubah langit yang membuat mereka sama dengan para malaikat,hanya saja mereka tak memiliki sayap.

Sungmin mengangguk sambil memasang penutup mata dari tembaga yang diberikan Xiah untuk menutupi mata kirinya. “Aku baik- baik saja. Air kolam yang kemarin diminumkan kepadaku sangat menolong.” Jawabnya.

Donghae menengadah menatap langit. “Para malaikat itu terlihat sangat sibuk. Sejak semalam mereka terbang kesana- kesini. Pasti karena hari ini hari perhitungan terhadap Teukie hyung.” Dia kembali menatap ketiga temannya. “Kita bagaimana?”

“Molla.” Ryeowook mengangkat bahunya. “Tadi malaikat Xiah bilang akan membawa kita ke pengadilan langit siang nanti. Aku benar- benar gelisah.” Namja itu memeluk kedua lututnya dan tubuhnya gemetar.

“Tenanglah Wookie.” Sungmin merangkul bahu namja mungil itu lembut. Tapi perlahan dia merasa aneh. Penglihatan di mata kirinya perlahan memudar dan berpindah- pindah. “Mataku…”

“Wae hyung?” Ryeowook langsung mentapnya khawatir. Donghae dan Siwon juga langsung menghampiri Sungmin.

Sungmin membuka penutup matanya. Kini mata kirinya berubah merah.

“Aigoo! Mata iblis itu bereaksi!” Seru Donghae tak percaya. “A-apa yang kau lihat sekarang hyung?”

Sungmin memfokuskan pikirannya sambil memejamkan mata kanannya agar pengelihatannya fokus ke mata kiri saja. Dia mulai melihat sesuatu dengan mata kiri itu. “Sebuah gerbang yang sangat tinggi dan megah. Ah, kita pernah melewatinya. Itu gerbang masuk dunia langit!” Kini Sungmin menatap mereka semua shock.

“Ja-jangan- jangan…”

“Mata ini kudapat dari Kyu. Kyu bilang aku akan melihat apa yang Kyu lihat kalau mata merahnya mulai muncul. Dan saat ini aku melihat apa yang Kyu lihat, dengan kata lain saat ini Kyu berada di gerbang langit. Mereka mulai menyusup!” Seru Sungmin serius.

Ketiga namja itu diam mematung.

“Mungkin Kyuhyun sengaja memperlihatkannya agar kita tahu pergerakan mereka. Tapi kalau mau menyusup, kenapa dari gerbang utama?” Tanya Siwon tak percaya.

Sungmin kembali memfokuskan pikirannya. Kini dia melihat sosok para malaikat dan iblis itu juga tali yang mengikat mereka semua. “Me-mereka semua diikat dan diseret masuk oleh seorang malaikat!”

Kini ketiga manusia itu menatap Sungmin shock.

“Me-mereka tertangkap?” Tanya Ryeowook tak percaya.

“A-aku tak tahu!” Sungmin ikutan panik. “Aku hanya bisa melihat, aku tak bisa mendengar apa yang mereka katakan!” Namja itu menutup telinganya frustasi. “Ah, beberapa malaikat menghadang mereka semua. Sial! Aku nggak tahu apa yang mereka katakan!”

ZRAT! Mata kiri Sungmin kembali normal dan dia kembali menatap kesekelilingnya seperti biasa.

“Ah, sudah selesai. Sepertinya Kyu tak bisa mengeluarkan mata merahnya saat diinterogasi di gerbang tadi. Apa yang terjadi sebenarnya?”

“Kalau mereka tertangkap lalu bagaimana?” Tanya Donghae lemah. “Apa semudah ini semuanya berakhir dan kita harus melupakan mereka semua? Aku tak mau itu terjadi.” Namja itu menenggelamkan kepalanya dibalik kedua lututnya yang juga ditekuk seperti Ryeowook.

Siwon satu- satunya yang berusaha berpikir jernih disini. “Aku rasa saat ini mereka sedang merencanakan sesuatu. Kita harus tetap percaya.”

BRAKK! Xiah membuka pintu tahanan keempat manusia itu.

“Ayo kalian semua ikut aku.” Perintahnya.

“Kemana? Bukannya pengadilan langitnya nanti malam?” Tanya Ryeowook bingung. Perasaannya mulai gelisah sekarang.

Xiah tersenyum aneh. “Kedua dewa memutuskan untuk mempercepat hukumannya jadi siang ini. Jadi ayo cepat ikut. Dengan begitu kalian akan semakin cepat dihapus ingatannya dan kembali ke Halfpast.”

Keempat manusia itu langsung shock. Tapi Sungmin buru- buru menutup lagi mata kirinya. Beberapa detik yang lalu matanya kembali terasa aneh dan saat mata kirinya ditutup satu pandangannya berubah menjadi tempat dimana Kyuhyun berada. Tapi dia hanya diam, memperhatikan apa yang Kyuhyun lihat dengan matanya.

.

~Angel/Leeteuk pov~

Seluruh ruangan kini penuh oleh banyak malaikat utama yang dikumpulkan. Aku masih dengan posisi yang sama, tersalib disebuah pasak tinggi yang sejajar dengan kursi dua dewa. Kedua dewa masih belum muncul di pengadilan langit ini.

Hukumannya dipercepat? Kenapa? Apa mereka takut aku akan lepas? Dasar…

“Hyung, gwaenchana?”

Aku menoleh menatap Shins yang terbang mendekatiku. “Nae. Gwaenchana.”

Malaikat itu mendekatkan wajahnya ke telingaku dan mulai berbisik. “Saat ini pangeran dan yang lainnya berhasil masuk ke dunia langit. Aku sudah mengirimi mereka pesan kalau hukumanmu dipercepat. Jadi kau bersabarlah sedikit, aku akan mengulur waktu.”

Mwo? Jadi mereka semua tiba di dunia langit? Bagaimana caranya?

Shins tersenyum. “Kau akan selamat hyung. Percayalah.” Malaikat itu terbang menjauh dariku.

Selamat atau tidaknya aku tak perduli. Yang aku pikirkan sekarang adalah bagaimana caranya mereka menyusup semudah itu? Apa sesuatu yang buruk telah menimpa mereka semua? Aniya! Aku harus berpikir positif!

DEGH! Jantungku berdegup kencang saat merasakan tekanan jiwa yang sangat kuat.

Dengan gemetar aku menatap ke arah dua kursi dewa.

SRAT! Tatapan mata dewa iblis tajam menatapku. Seakan menusuk dan perlahan jiwaku mulai kacau. Rasanya sakit, aneh dan membuatku terasa sangat mual. Energi jiwa yang dipancarkannya sangat kuat.

Keringatku mulai menetes. Rasanya sangat menakutkan. Inikah dewa iblis? Tak akan ada satupun malaikat yang bisa tahan dengannya. Pantas saja kursi kedua dewa diletakkan jauh diatas para malaikat utama itu. Hanya dewa langit yang bisa mengimbanginya.

“Jadi kau Angel?” Dia bertanya dengan suara yang terdengar sangat dingin. “Kau yang telah menghasut putraku, pangeran dunia iblis untuk kabur ke Halfpast denganmu. Kau tak bisa dimaafkan.”

Camomile… Aku baru ingat kalau Camomile itu pangeran dunia iblis kan. Dan saat ini ayahnya sang dewa menatapku tajam. Aku tak kuat lagi. Camomile tolong aku…

~Angel/Leeteuk pov end~

.

~Camomile/Youngwoon pov~

DEGH! Aku tersentak saat merasakan Angel memanggilku. Itu seperti halusinasi sesaat. Tapi aku merasa dengan sangat jelas kalau dia memanggil namaku.

“Wae pangeran? Kau nggak mau ikut?”

Aku kembali menatap ke depan dan menatap Snow menatapku. “Ah nae.” Aku terbang cepat menyusul mereka semua.

“Dunia langit tampak sepi. Itu pasti karena hukumannya dimajukan jadi sekarang. Kita beruntung.” Gumam String. “Untung saja Mitang hyung kepikiran untuk berpura- pura membawa kalian sebagai tahanan. Jadi dengan mudah bisa masuk tanpa dicurigai.”

Nae. Mitang berpura- pura menjadi malaikat yang berhasil menangkap kami semua dan kami diizinkan masuk tanpa susah- susah. Untungnya para penjaga gerbang itu bukan malaikat utama, saat ini para malaikat utama pasti ada di pengadilan langit untuk menghadiri sidang Angel.

“Kita harus menemukan Wookie dan yang lainnya dulu kan?” Cloud menyelak.

“Aniya. Saat ini mereka pasti sudah dibawa ke tempat sidang, pangeran.” Jawab Jewel. “Sebaiknya kita langsung menuju tempat itu saja.”

Petal hyung, Sparkyu dan Tan hyung terbang merapat kearahku.

“Kau merasakannya kan Camomile?” Tanya Petal hyung serius.

Aku mengangguk. Aku tahu apa yang dimaksudkannya. “Tekanan appa terlalu kuat. Bahkan disinipun aku bisa merasakannya.”

“Berharap saja appa tak menekan Angel dengan energi jiwanya. Karena kalau sampai di lakukan itu, aku tak tahu apakah Angel bisa bertahan menunggu kita atau tidak.” Tambahnya lagi dengan nada serius.

Aku hanya bisa menelan ludah. Angel harus bisa bertahan. Karena kalau tidak, maka semuanya akan sia- sia.

~Camomile/Youngwoon pov end~

0o0o0o0o0o0o0o0

“Malaikat penjaga dan pengatur jiwa para malaikat baru, Angel, telah melanggar aturan terbesar di dunia langit ataupun dunia kegelapan. Dengan lancangnya dia turun ke Halfpast dengan membawa kedua pangeran dunia iblis. Selain itu, dia juga telah membahayakan jiwa pangeran Cloud yang juga ikut dengannya dan membiarkan semua malaikat yang ikut dengannya menjalin hubungan dengan manusia.” Seorang malaikat pembaca dakwaan, Mick, mulai membaca tuduhan terhadap Angel.

“Tunggu!” Shins membantah dan seluruh tatapan mata tertuju kepadanya. “Angel memang bersalah karena kabur ke Halfpast dan membuat semua keributan, tapi dia tak pernah menghasut para pangeran untuk ikut. Dan tak ada bukti kalau dia membahayakan nyawa pangeran!”

“Tentu ada.” Mick tersenyum licik dan menatap kearah seorang iblis yang terbang masuk ke wilayah sidang. Max. Iblis yang pernah merasuki Ryeowook untuk membawa Cloud kembali.

“Itu iblis yang dulu!” Seru Ryeowook.

“Katakan yang sejujurnya wahai iblis.” Perintah Mick dingin.

Max melayang santai sambil menatap Angel yang kelihatan lemah karena hanya menunduk saja. “Aku ditugaskan seorang malaikat untuk pergi menangkap pangeran Cloud dan akhirnya aku bisa mendekatinya dan nyaris membawanya. Tapi ditengah tugas aku digagalkan oleh malaikat itu juga kedua pangeran iblis. Dan aku dibuang.” Jelas Max seadanya.

Tentu saja Mick menatapnya marah.

“Ya, kenapa kau menatapku seperti itu? Aku kan jujur.” Jawab Max sambil menyeringai santai. Sebenarnya saat dulu Camomile, Petal dan Sparkyu membawanya pergi, Max telah dimintai tolong agar tidak membuat masalah lagi dengan imbalan iblis itu akan dibawa ke tempat dengan jiwa yang kotor. Dan Max menepatinya. Dia tak berniat membuat masalah disidang saat ini dengan mengatakan kejujuran.

“Tapi tetap saja Angel bersalah!” Seru Mick bersikeras. “Dia telah melawan para tentara yang ingin membawanya pulang dan menghidupkan manusia yang seharusnya telah mati. Itu pelanggaran besar. Disini bahkan telah hadir manusia yang dihidupkan oleh Angel dengan setengah jiwanya itu.”

Donghae menelan ludah shock. “I-itu kan aku…”

“Dan atas kesalahan itu dia akan dikenakan hukuman terberat dunia langit, yakni dimusnahkan.” Tambahnya.

Ryeowook dan Sungmin saling berpegangan tangan dengan gemetar.

“Saksi silahkan ucapkan dakwaannya.” Ucap seorang malaikat pemimpin sidang.

“A-aniya!” Tolak Donghae gugup. Siapa yang tak gugup jika berada di kepungan para malaikat utama yang menatap mereka dingin. “Kami tak akan bersaksi apapun karena malaikat Angel sama sekali tak melakukan semuanya! Dia memang menghidupkanku, tapi dia melakukan karena dia tak ingin melihat dongsaengnya menderita! Dia tak sepenuhnya salah! Jadi kami akan membantu Angel. Kami lebih baik diam.”

“Flame!” Malaikat itu memanggil nama seorang malaikat lain yang langsung terbang mendekati keempat manusia itu. Malaikat tinggi berwajah tampan dan kecil dengan mata bulat yang besar. “Paksa mereka bicara.”

“Meski disiksa kami tetap akan diam!” Tambah Sungmin berani.

Flame mengarahkan tangannya kearah keempat manusia itu dan perlahan keempat manusia itu mematung dengan mata kosong. Terhipnotis.

“Sekarang, ceritakan pada kami apa yang terjadi di Halfpast.” Ucap Flame dingin.

.

DEGH! Sparkyu diam saat merasakan sesuatu yang aneh.

“Ada yang aneh. Tiba- tiba saja mata kiri Sungmin hyung terputus dan aku tak bisa merasakan apapun dari mata itu.” Jelasnya. “Apa yang terjadi di pengadilan langit itu?” Sparkyu menatap sebuah colossium emas yang berada dihadapannya. Dijaga oleh puluhan tentara malaikat.

Tak ada satupun yang menjawab.

“Kita harus masuk sekarang.” Gumam Camomile tak sabar.

“Biar aku dan String duluan yang maju. Kami akan memberi informasi juga aba- aba jika sudah saatnya.” Mitang langsung keluar dari tempat mereka bersembunyi dibalik pepohonan rindang dan terbang mendekati para malaikat itu bersama dengan String. “Aku Mitang, malaikat utama, biarkan aku masuk.” Ucapnya memerintah.

“Mitang-sshi.. Anda tidak boleh masuk. Saat ini sidang sudah dimulai.”

“Kau tak dengar apa yang hyungku bilang? Kalau dia bilang ingin  masuk yah izinkan kami masuk.” String ikut memberi perintah. “Jangan sampai kami hancurkan colossium ini sekarang.”

Para malaikat yang menghadapi Mitang dan String berubah siaga.

“Heya! Mitang dan String adalah malaikat yang memihak Angel. Apa yang kalian lakukan?! Tangkap kedua malaikat itu!” Seru seorang malaikat yang terbang dari dalam colossium.

Mitang mundur selangkah sambil menarik String agar berada di belakangnya. “Kau siap?”

“Nae.” Balas String pelan sambil menghitung jumlah penjaga yang bersiap menangkap mereka berdua. “Tiga puluh lima malaikat hyung.” Bisiknya sambil memberi tahukan jumlah tentara itu ke barisan kelompok mereka yang masih bersembunyi.

“Tiga puluh lima tentara.” Gumam Tan pelan.

“Tunggu aba- aba mereka.” Balas Petal serius.

Perlahan pedang Mitang keluar dari balik tangannya dan sudah dihunuskannya kearah para malaikat itu. “Terakhir aku ucapkan, biarkan kami masuk sekarang.” Ancamnya dingin.

“Apa yang kalian lakukan?! Kenapa diam saja! Tangkap mereka!”

Setelah komando itu, para tentara malaikat itu langsung menyerbu Mitang dan String bersamaan dengan pedang masing- masing.

String buru- buru mengeluarkan pedangnya dan mulai mengayunkan pedangnya dengan akurat mengenai para tentara yang menyerangnya. “Satu, dua, tiga, empat.” String mulai menghitung para tentara yang berhasil dirobohkannya. “Hyung!”

Mitang terkesiap mendengar seruan String. Dia langsung menoleh kebelakang dan menjunjung tinggi pedangnya sambil terbang melesat keatas dengan cepat.

“Sekarang!” Seru Cloud sambil mempersiapkan panah cahayanya dan terbang keluar dari persembunyian mereka semua secara bersamaan. Melihat pasukan kecil itu tentu saja para tentara langit langsung kaget.

“Pangran Camomile! Kau ikut Mitang hyung!” Seru String cepat.

Tanpa berpikir panjang Camomile menyusul Mitang terbang keatas dan beberapa tentara tentu mengejarnya. Tapi dengan mudahnya dia melepaskan energi jiwanya dan para malaikat itu memilih berhenti mengajarnya.

Mitang yang pertama berhasil masuk ke dalam colossium itu dari atasnya yang terbuka bebas. “Hentikan sidang ini sekarang juga!!” Serunya lantang dihadapan para malaikat utama juga dua dewa. “Sidang ini tak adil!”

“Mitang!”

Dengan lemah Angel mengangkat wajahnya dan menatap kearah Mitang yang kini melayang disisinya. “Mitang…?”

“Angel!!”

DEGH! Jantung malaikat itu berdetak keras saat mendengar suara yang sangat dihapalnya. Angel menengadah dengan susah payah dan menatap Camomile yang terbang mendekatinya.

“Ca-momile?”

“Hentikan sidang ini sekarang juga, atau aku akan menghancurkan colossium ini dengan tanganku sendiri.” Camomile menatap dingin kearah kedua dewa yang kini menatapnya datar. “Aku tak main- main… Dewa.”

0o0o0o0o0o0o0o0

“Tiga puluh lima!!” Sparkyu berhasil menumbangkan tentara terakhir yang menyerangnya. “Selesai! Sekarang ayo masuk ke dalam!” Iblis itu terbang mengikuti Cloud yang sudah masuk duluan.

Petal terlihat gelisah.

“Kau takut Heenim?” Tanya Tan.

“Saat ini Camomile dan Mitang berhadapan langsung dengan dewa sedangkan kita berusaha mengeluarkan keempat manusia itu dari wilayah sidang. Perasaanku sangat buruk Tan. Semoga tak ada sesuatu yang terjadi. Kalau sesuatu dari kita akan mati maka aku…”

“Tak akan ada yang mati pangeran!” Potong Jewel. “Aku sudah berjanji pada Angel hyung kalau aku tak akan tinggal diam kalau sesuatu terjadi padanya. Meski dikutuk dua dewa sekalipun, aku akan tetap menyelamatkan Angel hyung.”

“Siapkan senjata kalian. Kita akan keluar di sidang!” Seru Snow mengingatkan.

BRAK!! Cloud menabrak pintu menuju sidang tanpa menghiraukan dua malaikat penjaga pintu itu yang berusaha menghentikannya.

“Jangan ganggu kami!” Seru Sparkyu sambil menghajar dua malaikat itu dengan tombaknya langsung dan ikut masuk ke wilayah sidang. Saat itu juga iblis itu langsung mematung merasakan tatapan para malaikat kini tertuju kepadanya.

Petal, Tan, Snow juga Jewel akhirnya sampai. Petal menengadah lurus keatas dan melihat Camomile dan Mitang melayang didekat sosok Angel yang terkulai sangat lemas.

“I-itu Angel?” Tanyanya tak percaya.

“Hae!” Seruan Jewel langsung membuat perhatian mereka teralih. Cloud shock saat melihat Ryeowook-nya berdiri dengan tatapan mata kosong dihadapan Flame yang menatapnya kaget.

“Apa yang kau lakukan pada namja chinguku?!” Tanpa pikir panjang pangeran itu langsung mengarahkan anak panahnya ke arah Flame dan melepasnya begitu saja.

CTRAK! Flame mematahkan hipnotisnya terhadap empat manusia itu untuk menahan serangan Cloud dan terbang menghindar cukup jauh.

“Ye-yesung hyung?!”

“Sungmin hyung, gwaenchana?!” Sparkyu langsung menarik Sungmin agar menghampirinya. Begitupun dengan Snow, Jewel dan Cloud.

“Kalian! Kalian mengacaukan pengadilan langit! Apa yang kalian lakukan?!” U-know langsung marah dibuatnya. “Dewa!!” Dia menengadah meminta perintah dari dewa langit.

Sang dewa langit menatap Cloud datar. “Tangkap mereka semua.” Perintahnya.

Tanpa bicara lagi, para malaikat utama yang berkumpul di ruangan itu terbang cepat dan mulai menyerang mereka semua yang berusaha menyelamatkan Angel termasuk keempat manusia itu.

“Siwon hyung, sekalipun jangan pergi dari sisiku!” Seru Snow sambil mengeluarkan panahnya dan mulai menembakkannya ke para malaikat yang menyerangnya secara bertubi- tubi.

Jewel langsung terbang sambil menarik tangan Donghae dan Siwon menjauh. Cloud melindungi Ryeowook dibalik punggungnya, sedangkan Sparkyu terus memeluk Sungmin sambil menggunakan tongkatnya.

Belum lagi Mitang, String, Camomile, Petal dan Tan juga ikutan diserang.

Angel terpana melihat semua kejadian itu. Air matanya menetes perlahan. Hatinya justru merasa sakit melihat para dongsaengnya bertarung hanya karena ingin menyelamatkannya. “HENTIKAAAN!” Jeritnya menggelegar.

CTRASH! Entah kekuatan apa yang kini merasukinya, tapi kedua tangannya yang terikat langsung terbebas. Sayapnya yang tadinya terkulai lemah kini terbuka lebar dan tubuhnya mengeluarkan cahaya.

Angel mengarahkan anak panahnya kearah para dewa dan kejadian itu membuat semua malaikat, iblis juga manusia yang tadinya bertarung shock.

“A-ANGEL!!”

“Kumohon lepaskan mereka.” Kali ini Angel membuang busur emasnya dan mengarahkan anak panah itu tepat di jantungnya. “Aku akan membunuh diriku saat ini, tapi lepaskan mereka semua. Jangan lukai mereka.

Camomile dan yang lainnya shock melihat apa yang dilakukan Angel.

Angel bersiap menusukkan anak panah itu kejantungnya dengan tatapan pilu. Dia menjauhkan anak panah itu perlahan dan langsung menghunuskannya kearah jantungnya.

ZREBB!

“HYUUUUNG!!”

.

.

~To be continued~

=====================================================================================================

a/n ::
okee… maaf atas kelamaan update ini.. makasih buat smua yg sms dan tanya kpan chap lanjutannya aq publish.. nah ini dia lanjutannya..😀

semoga senang..

dan ternyata seperti biasa.. mau nggak mau harus berchappie..
mohon pengertiannya yaa… semoga ngg bosan bacanya..😀
see you an the LAST STORY!!

34 thoughts on “(Last Story // Chapter 1 of 2) // Final // KangTeuk

  1. Endingny sangat amat membuat saia gregetan… Berhenti d saat yg ga tepat..
    Kan jd PENASARAN… Duh masa eetuk die sih… Jangan dnk !!

    Langsung lanjut ja thor last chapny…

  2. aku suka bagian ini.
    “Apa yang kau lakukan pada namja chinguku?!” Tanpa pikir panjang pangeran itu langsung mengarahkan anak panahnya ke arah Flame dan melepasnya begitu saja.

    kekekkekeke

    hiatttt
    eonnie mengingatkan aku pada Mr. Simple T.T

    ada lirik Mr. Simple(walau dalam bentuk bahasa indo dan udah gabungan bahasa eonnie). yng ini nah maksud aku eon “Memang semua hal kadang berakhir tak sesuai harapan”.

    saeng tunggu sms pemberitahuan last chapternya eon >_<
    kkk kk

  3. Thena TBC-an ga ngenakin bgt sie dii kan jdi pnsaran tngkt iblis(?)gmna nasib angel aigooo masa mati sie Andweyo thena T.T dan utk typo sejauh mata dii membaca part ini kyanya g ada dan hore thena udh nggak kena syndrom ‘nggak’ lgi tdi kyanya dii bca kta ‘nggak’ udh hilang bgus thena perthankan ya next last part dtunggu sms pembrtahuannya yow jgn lama2 thena araso:)

  4. eonnie, bhub ak bca sbuh2 lwat hp *biasany jg lwat hp*

    spasi tiap paragraf g ada jd bngung :’3 biasanya ada loh eon!!

    Em, kalo mslah teknis, ntar y eon, ak komen lg ntar pas plg kul..😀

  5. eonnie, bhub ak bca sbuh2 lwat hp *biasany jg lwat hp*

    spasi tiap paragraf g ada jd bngung :’3 biasanya ada loh eon!!

    Em, kalo mslah teknis, ntar y eon, ak komen lg ntar pas plg kul..😀

    *it komen di atas slah msukin email,*plaakk

  6. Andwaaeeeeee
    Angel gak b0leh bunuh diri…
    Gimana dg para malaikat dan iblis yg ingin menyelamatkanmu Angel? Mereka mempertaruhkan nyawa demi dirimu.

    Huaaaaaa
    tbc.ny bikin dag dig dug e0n.
    Tegang bgt baca part kangteuk.
    Sm0ga Angel selamat, angel selamat *berd0’a masal*
    lanjut part ending e0n,
    jgn lama2 ya!!
    Fighting..

  7. waaaaaa~ akhirnya akhirnya akhirnya akhirnya akhirnya akhirnya akhirnya..
    …..bisa komen di sini juga *abaikan*, hehehe^^
    aduuhhh,eonni hobi bikin penasaran org yah..
    kan lagi seru bacanya,kenapa musti tbc?? T.T *nangisbombai

    yeeyy,babang jidat lebar ama lumbalumba ikut ngeksis *pelukpelukyoochun
    btw, FLAME itu sapa ya eonn??

  8. Thena…
    apaan tuh? nanggung amat. pengen gw bKar tlsn tbc! endingnya bikin orng mati pnsarn. Angel bnh diri, kasihan Camomile dong. harus hapi end pokok na. nanti mrk menetp di bumi kn? jng2 status mrk sbg malaikat n iblis dibuang n jd mnusia.
    pnsrn. cpt di post ya.

    salam,

    Elle

  9. DEG…DEG..*plakk*
    kyaaa Eonn kq gntuung bgt??? hueee jgn biarkan Angel mati yy??*puppy eyes* Flame tuh Minho bkan??
    kkkk~ yyaakk Eonn lnjuuuuttt mlah mkin pnsran n endingx gantuuunngg*mati kalii**plakkduaghh*
    ishh… kq q gg dundang k pengadilanx yy Eonn*mlah ngelantuur*

    okk Eonn lnjuut n Hwaitiiing!!!

    NB: ni prsaanq ja tw e5nk member DBSK sllu dpt peran jhat yy d ff Eonnie??? O.o?

  10. Huwaa..tbcnya penasaran amat..huwee..angel kenapa dikau melakukan itu..ayo camomile ngamuk ama dewa2
    Haduh*panik*angel g kenapa2 kan..
    Onnie please lanjutanya kalau bisa jangan lama2 y..pensaran abis ama lanjutanya ^^

  11. hyaaaaa…..
    tumben typo’a byk, eon
    kekeke~

    q ga bza bayangin wkt angel bunuh diri
    si flame it minho kan?
    wkwk
    akh….dewa iblis nyeremin
    dewa langit jg nyebelin, masa’ anak’a d tangkap
    tp menurutku kok keputusan’a ga adil ya?
    angel kan ga pernah ngajak mrka ngikot ke halfpast, mrka’a sendiri yg mau
    jd angel ga sepenuh’a salah dunk
    adek2’a tuh yg bandel
    #d gampar

  12. thena!!#lempar bom ke tempat dewa

    teuki ku ngga kenapa-napa kan?
    ya kan????????????

    Kyu ngingetin aq ma kurapika..wewwwwww

  13. kyaaaaaa!!! Eonni kau brhsl mbuat to-chan teg ang hari ini …
    Gmna ga tegang bc ff’a pas lg ada guru d’dpn kelas …

    Eonni … Knapa tbc’ a bkin orng pengen terjun bebas sih …? Jngn bkin angel mati ya .. Luka2 dkit gpp deh ..#plakk
    cinta mrka hrs hppy ending smua ya …

    gomawo eonni, krja kerasnya …
    Chukkae sdh mbuat readers senyum,ketawa,tegang,terharu dsb …

    Hwaiting eon !!!
    To- chan mendoakanmu
    d’tnggu next chappie …🙂

  14. Deg2’an bca’a . . .
    Angel g pa2 kan, eon???
    Duhc jd pnasaran bgt ><
    *g bs kment lg!!! Sking pnasran'a . . .
    Hehehe🙂

  15. onnie~ onnie~ onnie~ aku nangis baca chapter ini~ tanggung jawab ah :p
    kasian ih angel nya..
    kayanya menderita mulu deh T_T
    ending chapternya bikin angel bahagia ya onnie~
    aku ga sanggup bayangin teuki tersiksa T____________T

  16. NOOO,what are u doing angel hyung?? *so english XD*

    Aishh,angel hyung ngga bkln mninggal kn??Plis tlongin dia..aq ngga rela bgd kl d’antara mrka smpe ada yg mninggal T.T

    Bnran dehh,d’chap ne aq trsentuhh bgd sm prshbatan antra malaikat,manusia n iblis itu..

    Lanjutin iia..
    Pko’y mrka smua hruz slmt..!!

  17. tidakkkkkkk oh my gosh y ampun eon ni cerita ngeri amat y trus rame kyk cerita naruto y ampun y ampun pokok’a eon D.A.E.B.A.K

  18. COMENT KETINGGALAN

    gomawo waktu ntu dah di jwb prtanyaanku truz koq flame kyk’a g asing y itu minho bkn eon?

  19. Eon Eon Eon sumpah keren eon ..
    Saking dapet feel’a smpe tegang + nangis loh #pllak *lebai ah ..

    Teuk oppa kok nekat sih .?
    Awas loh eon klo Teukppa smpe mati , aku cincang loh #pllak ..
    Walaupun Shinppa bagian’a cuman dikit tpi dia berperan besar buat Teukppa dll. Jadi terharu hiks hiks hiks #lap ingus ..
    Eon end’a aku ykin psti nguras emosi ya bca’a ! #sok tau ..
    Di tunggu lanjutannya ya eon ^^

  20. shins selalu jdi org yg ambil bagian penting dlm ff nya eon,bagus eon..
    kyaaa~ eonni,jgn bikin teuki saya mati konyol…panahnya d kena in ke dewa nya aja gitu biar gk ada yg halangin mreka lgi…
    oh iya,zhoury nya d tmbahin dkit dong eon part nya..
    update an nya d tunggu eon..^^

  21. Heyo, akhirnya ak bca jg, dsela kerjaanku, *sok sibuk*

    Memenuhi janjiku dlu, mau komen scra teknis.. Typo sejauh pnglihatanku ada 1 hbat.. ‘tempak’ shrusnya ‘tempat’ kan??
    Trus ada kalimat
    “Kita harus bagaimana… Kita harus…”
    It kta tnya kan eon?? Eonni lupa tnda tnya nya y??

    Truz dri tlisan eonnie jg ak jd iktan blajar loh :3
    “Kita harus masuk sekarang.” Gumam Camomile tak sabar.
    di akhir kal.nya kan lbh baik memakai koma eon,, krn ada kalimat lain yg mnerangkan skaligus menjelaskan (ini ak jg bru tau stlah bongkar2 novel, d ff yg ak tlis jg bnyak slahnya krn bru tau :’D)

    Ok jnji sudah.. ^^
    *bow siku2*

    Eonnie, critanya keren.. *triak pke toa*
    Hmm.. Ak suka kta2 ‘hub. yg hbat antara malaikat, iblis, dan manusia’
    Hoho, pokoknya ak suka..

    ok eon, ak dah ngasi saran udah komen jg *apa bdanya?*
    ak tnggu saran eonnie d ff ku :3

    1lg updatenya jgn mlem2 dong eon..

    Annyeong~
    *bow siku2 lg* plaak

  22. ANDWEEE……..
    Angel apa yg kmu lakukan???
    Angel jgn mati T_T
    Beneran deh chap yg ini bkn geregetan n’ bkn aq mw nangis *ato bsa di blg dah nangis
    dewa.a kejam, masa anak.a sendiri mw di tangkep jga….
    Jgn biarkan para manusia, malaikat, dan iblis itu berpisah dr pasangan mereka….
    Ternyata nak dbsk ikut maen jga ya..🙂
    Chap yg ini bnr2 bkn emosi deh onn…
    Ga nyangka ya bentar lg cerita.a end…

    Ok deh, aq tunggu last story chap2.a..
    Jgn lama2 ya onn…🙂

  23. mian, bru bca eon,,
    gomawo buat sms.ny eon🙂

    huwaaaa…
    smakin mnegangkan …

    angel nggak bleh mati…
    andwae ….
    tp,, smua trsrah eon deh,, toh ini FF eon…

    daebak daebak daebak !!!
    hwaiting eon!!
    gomawo slalu ksih kbar buat ak🙂 *hug hug thena eon ^^

  24. ya ampun salut bgt sm angel yg ngerelain dirix buar pr dongsaengx………
    mrk saling menguatkan dn mnyelamatkn meski rintangan disana sini……….salut da..
    ke tiga dunia ntu bersatux j de hehe,,kan tr anakx jdi campur aduk darahx ..yg setengah malikat, 1/2 iblis, 1/2 manusia….komplit da xixixiixixixixixi,,,,,,,,,,,,,,

  25. eonnie…
    kenap tbc’a hrs disaat yg sangat” tidak tepat..
    mita penasaran…
    gmn nasib’a teukie??
    masa iya dy mau bunuh diri??
    andwee…
    klo dy mw bnuh dri gmn dgn kangin??

    next chapter ditunggu ya eon…^^

  26. Moga2 happy ending hehehe..^^
    d bikin mereka semua d buang ke dunia aja the,
    biar bisa bikin Grup SUPERJUNIOR hahaha😄

    Oya the sebenarx saia mw sedikit protes knapa d EPEP ni jg EPEP the future
    si JJ mesti jd orang jahat??
    tu kan jg suami saia??

    *Banyak amat suamiq yah >,<
    Gomawo dah d kasi tw n berhubung dah da lanjutan chap ini saia mau terbang kesana juga otre…^^

  27. Thena..mian eon baru baca…

    Itu napa angel malah bunuh diri…?!

    Hapy ending pokoknxa hapy endingkan thena..

    Mian komennxa g penting bgt..

    Kabuur ke chap akhir ah…^0^

  28. unnie… Apa yg kau lakukan? Di saat 13 plus 2 itu brsatu. Angel hyung bunuh diri. ANDWAEEEEEEE! Please SAVE URI ANGEL unn! *demo di dpn rmh thena unn* tp ada 1 kjadian yg bkin aku ktawa saat kyu brhasil masuk colleseum dan habis membentak 2 malaikat dia mematung karna di pandangin para malaikat mudah2an gak cengo haha *plak* tnggal baca endingnya nih, ahh pokonya unnie the best lah!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s