(5th Story) Punishment // HanChul

Devil Half Angel -D.H.A- Series

.

Cast ::

Angel :: Kim Leeteuk

Petal :: Kim Heechul

Cloud :: Kim Yesung

Camomile :: Kim Youngwoon

Shins :: Shin Donghee

Jewel :: Lee Hyukjae

Snow :: Kim Kibum

Sparkyu :: Kyuhyun

Mitang :: Zhoumi

String :: Henry Lau

.

Other Chara : Tan Hankyung

.

Punishment

(Fifth Story)

.

(All Pov Heechul)

 

“Heyo, magnae.. Masalah apa yang kau buat ini?” Kupandangi sebuah surat yang baru aja diberikan Kyuhyun kepadaku dengan tampang meringis. Aku bisa menebak kalau anak itu baru saja melakukan kesalahan yang membuatku diharuskan datang ke sekolahnya.

Kyuhyun cengengesan.

“Sparkyu!” Kutatap dia serius meminta jawaban.

“A-anou hyung.. Aku tertangkap basah saat sedang menyusup ke sebuah bar untuk menghisap jiwa kotor. Pihak bar memanggil guru wali kelasku, dan guru itu memanggil hyung untuk datang ke sekolah..” Iblis muda itu tampak menekan tombol PSP di tangannya secara asal.

Menyusup ke sebuah bar lalu ketahuan? Oh dewa.. Kyuhyun! Kau itu kan bukan iblis baru lahir kemarin sore!

“Lalu aku harus apa?”

“Hyung datang ke sekolah, temui guruku dan bicarakan masalah ini. Kata guruku kalau hyung kesekolah dan bicara dengannya, dia nggak akan melaporkan hal ini ke kepala sekolah. Jadi…” Dia memandangiku ragu.

Huff.. Aku harus bertanggung jawab atas diri anak menyebalkan ini.

“Tapi kalau hyung nggak mau biar aku minta Camomile hyung yang pergi. Tadinya aku mau minta tolong Angel hyung, tapi dia kan nggak bisa keluar rumah sekarang. Jadi yah mau bagaimana lagi. Gimana? Hyung mau datang?”

“Memangnya aku bisa apa?” Kulipat surat itu dan memasukkannya ke saku kemejaku. “Kau itu kan sudah seperti dongsaengku sendiri. Kalau ada masalah denganmu mau nggak mau aku harus bertanggung jawab.”

Kyuhyun menyeringai iblis. “Aku tahu hyung nggak mungkin lepas tangan. Jadi mohon bantuannya Petal hyung.” Namja itu langsung memelukku sekilas dengan manja. “Oh iya.. Malam ini aku nggak akan pulang ya.. Aku mau nginap di rumah Sungmin hyung!” Tanpa perasaan bersalah, iblis itu berjalan ke jendela dan lepas landas begitu saja.

Sifatnya itu semakin lama semakin menyebalkan. Apalagi sejak punya pacar.. Ckck

“Wae hyung?”

Aku melirik ke arah Camomile yang baru masuk ke ruang tengah. Dengan perlahan aku duduk dan menyandarkan tubuhku dikursi. “Anak itu mulai membuat masalah Camomile. Dan kau tahu, aku harus bertanggung jawab menyelesaikannya sedangkan dia asyik- asyikan pacaran diluar sana.”

Kudengar dongsaengku itu tertawa pelan sambil berjalan ke jendela. “Mau gimana lagi hyung? Kyu kan memang masih muda dan itu memang sifatnya sejak kecil. Jadi kau terima saja.” Namja bertubuh kekar itu duduk dihadapanku. Raut wajahnya berubah serius.

Aku duduk tegap menatapnya. “Ada sesuatu?”

“Gagak yang aku kirim untuk mencari informasi ke dunia iblis baru saja kembali hyung. Dan aku dapat kabar kalau dua hari lagi akan diadakan pertemuan dua dewa untuk membicarakan tentang masalah ini. Appa kita, raja kegelapan, sudah tahu kalau kita kabur ke Halfpast bersama dengan para malaikat itu. Dan sepertinya akan ada tentara dunia langit juga tentara iblis yang memburu kita semua.”

“Angel tahu?”

“Aku akan membicarakan masalah ini dengannya.” Camomile kembali berdiri. “Peristiwa tentang Angel hyung yang menghidupkan lagi manusia dengan setengah jiwanya juga menjadi masalah besar di dunia langit. Aku yakin kalau dia target buruan nomor satu. Aku ke kamarnya dulu.” Dia langsung berjalan meninggalkanku sendirian.

Dua peristiwa terbesar terjadi..

Pertama, kaburnya tiga pangeran dua dunia bersama dengan beberapa malaikat dan iblis lainnya secara bersamaan ke Halfpast. Tentu saja itu memang peristiwa paling menggemparkan. Pasalnya aku, Camomile juga pangeran Cloud bukan hanya sekedar pangeran. Kami kan calon dewa, tapi melakukan pelanggaran hebat itu.

Lalu insiden penyusupan Jewel dan Angel beberapa bulan yang lalu untuk membawa jiwa Lee Donghae yang diakhiri dengan Angel yang menghidupkannya lagi itu.. Masalah yang patut digaris besari. Menghidupkan manusia itu pelanggaran terberat. Angel melakukan dua pelanggaran dan dalam situasi ini sudah pasti dia yang menjadi incaran nomor satu.

Bukan hanya itu… Memang Angel jugalah yang menggerakkan kami. Dia pusat permasalahannya, kalau boleh aku bilang secara kasar. Tapi justru dengan mengikuti malaikat itu mereka semua jadi bisa menemukan apa yang mereka inginkan di Halfpast.

Dan sekarang…

Masalahnya baru dimulai..

0o0o0o0o0o0o0o0

“Angel.. Apa ini nggak terlalu santai? Aku kan ingin bertemu dengan guru wali kelas Sparkyu.” Kutatap pantulan diriku di cermin saat ini. Menggunakan celana panjang biasa dan atasannya hanya kaus putih diadukan dengan jaket hitam. Kurasa sangat kontras mengingat warna rambutku yang merah dan agak panjang. “Apa seharusnya warna rambut ini diubah?”

Angel ikut memperhatikan diriku. “Terserah padamu pangeran. Memang akan jadi pusat perhatian kalau muncul di sekolah Kyuhyun dengan penampilan begitu, tapi mau bagaimana lagi?”

Aku bergumam pelan. Mengganti warna rambut ini kan bukan hal yang aku suka.. Sejak kecil memang inilah warna rambutku. Sesuai dengan warna mataku kan? Lalu kami kan memang nggak punya pakaian formal seperti jas. Satu- satunya pakaian formal yang aku miliki hanya jubah kebesaranku sebagai pangeran iblis. Huf..

Angel menepuk bahuku. “Sudahlah, begini juga bagus. Pergilah sekarang..”

“Nae..” Aku menepuk jaketku dan hendak berjalan meninggalkan Angel. Sebelum aku keluar dari kamarnya melalui jendela kamar aku menatapnya. “Kau sendirian di rumah, jaga dirimu Angel.”

Malaikat itu tersenyum lembut. “Arraseo pangeran. Jangan khawatirkan aku.”

Memang aku seharusnya nggak usah mengkhawatirkan malaikat seperti dia kan? Sudahlah…

“Aku berangkat.” Ujarku sambil meloncat keluar jendela dan langsung terbang dengan sayap iblisku.

Orang bilang yang lalu biarlah berlalu, pikirkan masalah yang ada dihadapanmu sekarang. Nah, aku harus memikirkan apa yang akan kukatakan dengan guru wali kelas Sparkyu nanti. Apa alasan paling tepat kalau ditanya kenapa Kyu masuk ke dalam bar untuk orang dewasa begitu.

Kurasa memang nggak mudah hidup jadi manusia. Membosankan…

Aku sampai di dekat sekolah Sparkyu dan langsung masuk ke wilayah sekolah itu. Anak itu bilang ruang guru ada dilantai dua kan?

Seperti yang aku kira, aku menjadi pusat perhatian. Banyak mata menatap kearahku sampai aku berada di depan ruang guru. “Annyeong haseyo.” Sapaku sesopan mungkin. “Aku wali dari Cho Kyuhyun, aku ingin bertemu dengan Han sonsaengnim.” Nae, nama guru Sparkyu kalau nggak salah Han sonsaengnim. Entah Han apa..

Seorang namja tinggi dengan postur tubuh yang tegap langsung menghampiriku. Dia tersenyum sopan dan terlihat sangat manis. Kedua bola matanya teduh dan kelihatan jernih. Tapi ada satu hal yang membuatku ganjil. Satu tekanan yang bisa kurasakan dari dirinya.

Dan wajah itu… Seperti pernah melihatnya.

“Jadi Anda wali dari Cho Kyuhyun-sshi?”

“Nae…”

“Silahkan ikut ke ruangan saya.” Dia berjalan duluan dan mempersilahkanku mengikutinya.

Aku hanya mengikuti dia sambil terus memandang sosoknya dari belakang. Rasanya nggak asing… Aku seperti mengenal aura yang terpancar dari tubuhnya itu. Nuguseyo?

Dia membawaku ke ruangannya dan mempersilahkanku untuk duduk. “Senang bertemu dengan Anda. Nama saya Hankyung, saya guru wali kelas di kelas Kyuhyun-sshi.”

Aku mengangguk sekali. “Aku Kim Heechul, aku adalah wali Kyuhyun karena anak itu dititipkan kedua orang tuanya dirumahku. Dan aku sudah mendengar masalahnya dari Kyuhyun, masalah dia menyusup ke dalam bar itu…”

“Sebelumnya seorang anak seusia dia menyusup ke tempat orang dewasa itu sebuah pelanggaran kecil dan aku tak bermaksud membawa masalah ini lebih jauh.” Dia memotong ucapanku sambil menyandarkan tubuhnya di kursi.

Kutatap dia heran. “Eh.. Lalu kenapa kau tetap memanggil wali Kyuhyun ke sekolah Han sonsangenim?”

“Aku hanya ingin tahu…”

“Ingin tahu?”

Dia tersenyum sambil menopang dagunya menatapku. “Aku ingin tahu pangeran iblis mana yang ikut bersamananya kabur ke Halfpast.”

Degh!

Kedua bola mataku langsung terbuka lebar mendengar ucapannya tadi. Dia… Kenapa bisa tahu?!

Namja itu masih tersenyum. “Kurasa kau lupa denganku pangeran. Sparkyu memang belum penah bertemu denganku, tapi kau dan pangeran Camonile tentu pernah bertemu denganku sebelumnya meski hanya sekali di pengadilan dewa.”

Tubuhku gemetar dan aku terasa kaku dibuatnya.

“Kau masih belum ingat juga?” Dia berdiri dan bersimpuh dihadapanku.

Aku rasa aku mulai mengingat sesuatu…

“Aku adalah Tan. Iblis yang dibuang ke Halfpast lima tahun yang lalu.”

Oh gosh! Pantas saja aku seperti mengenal dan pernah melihatnya. Auranya juga nggak asing karena memang aku mengenal tekanan jiwa itu. Dan dia benar.. Meski samar kini aku mulai mengingatnya.

Dia Tan! Iblis yang dihukum karena secara nggak sengaja menghisap jiwa manusia sampai manusia itu mati!

0o0o0o0o0o0o0o0

“Omona?! Jadi Han sonsaengnim itu iblis yang dibuang ke Halfpast lima tahun lalu?!” Sparkyu menatapku shock nggak percaya. Bahkan PSP yang biasanya selalu dipegangnya kini diletakannya sembarang. “Serius hyung?”

Aku mengangguk sambil menenggak soju dari gelasku dan melirik ke arah Camomile yang mengerutkan keningnya kearahku bingung. “Kau ingat kan? Lima tahun lalu ada seorang iblis yang secara nggak sengaja menghisap nyawa manusia disaat dia menyerap jiwa kotornya. Karena kejadian itu sama saja dia telah membunuh manusia dan dia masuk ke pengadilan dewa. Kita berdua datang sebagai pihak pemberi suara. Saat itu kau dan aku ikut memberikan suara agar dia dibuang ke Halfpast daripada dimusnahkan.” Jelasku panjang lebar.

Camomile mengangguk masih dengan tampang ragu. “Tapi hyung, kalau benar begitu kenapa kita semua nggak tahu kalau ada satu iblis disekitar kita?”

“Ah, mungkin dia menekan kekuatannya!” Seru pangeran Cloud sok tahu.

Mendengar seruan malaikat itu, Angel menggeleng. “Aniya pangeran. Bukan karena itu.” Dia duduk disisi Camomile dan menatapku. “Iblis ataupun malaikat yang dibuang ke Halfpast akan hidup seperti manusia biasa. Banyak diantara mereka yang akhirnya memilih meninggalkan kekuatannya dan menguburnya dalam diri. Dan jika semakin lama dia mengubur kekuatan itu, maka tekanan jiwa merekapun perlahan akan memudar. Lima tahun waktu yang cukup lama untuk mengubur kekuatannya, jadi wajar kalau kita nggak bisa merasakannya.”

“Angel benar.” Gumamku.

“Tapi kalau dia sudah tahu sejak awal kalau kita ada disini.. Kenapa dia diam saja?” Jewel bertanya dengan nada ragu. “Apa mungkin akhirnya dia memunculkan dirinya dihadapan kita karena…” Suaranya terhenti dan dia berubah serius.

Camomile menunduk sambil meremas tangannya erat. “Karena masalah tentang kaburnya kita semua ke Halfpast telah menyebar. Saat ini para tentara iblis ataupun tentara dunia langit akan mulai memburu kita…”

Tubuhku perlahan bergetar mendengar ucapan itu.

Memang aku nggak merasakan takut, tapi kalau mengingat kami semua diburu dua dunia begitu kesannya kami benar- benar melakukan kesalahan fatal. Yah, memang itu juga kenyataannya.

Ting-tong!

“Bel…”

Kami semua hening saat mendengar suara bel berbunyi.

“Biar aku yang buka.” Snow langsung berjalan meninggalkan kami. Beberapa saat kemudian kulihat malaikat muda itu kembali ke ruang tengah dengan memasang wajah serba salah. “A-anou… Han sonsaengnim…”

“Annyeong haseyo yeorobun…” Tanpa menunggu Snow selesai bicara, kulihat Tan masuk ke ruangan kami dengan wajah tenang tanpa takut sedikitpun.

“Mwoya?! Han sonsaengnim!” Entah seara reflex atau apa, Sparkyu langsung meloncat kebalik sofa dengan tampang shock. “A-aku benar- benar nggak merasakan hawa kedatangannya! Bagaimana bisa?!”

Tan menoleh kearahku sambil tersenyum. “Maaf menggangu kalian selarut ini.. Tapi aku yakin pangeran Petal sudah menceritakan semuanya. Dan aku datang untuk membantu kalian semua di Halfpast ini.”

Dia bercanda kan? Dia bilang mau membantu kami?

Dia kan hanya seorang iblis yang terbuang. Apa untungnya bagi dia kalau membantu kami? Dan kenapa dia selalu menatap kearahku dengan senyum seperti itu? Namja ini, ah bukan, iblis ini membuatku penasaran.

0o0o0o0o0o0o0o0

Aku berdiri mematung di depan gerbang sekolah Sparkyu dan ketiga malaikat itu. Kembali teringat pembicaraan kami semua semalam dengan Tan.

“Kau mau membantu kami? Atas dasar apa?” Pangeran Cloud yang bertanya.

Lagi- lagi namja itu menatap kearahku sambil tersenyum misterius. “Hanya untuk membantu saja. Aku nggak punya alasan tersendiri. Saat ini aku adalah iblis bebas tanpa perlu menaati peraturan, jadi hanya aku yang bisa menolong kalian.”

“Maksudmu menolong bagaimana?” Kali ini aku bertanya.

Tan tersenyum lembut. “Aku tahu besok tentara akan segera turun ke Halfpast untuk memburu kalian semua. Dan apakah kalian tahu, dengan mudah persembunyian kalian ini akan ketahuan. Rumahku sudah kupasang segel yang bisa mengukuhkan semua kekuatan didalamnya tanpa ketahuan pihak manapun. Dan disaat itu, hanya tempatkulah persembunyian yang paling aman.”

“Kau menyuruh kami bersembunyi dirumahmu?” Camomile kelihatan ragu.

Tan mengangguk pasti. “Pangeran, anggaplah yang kulakukan ini salah satu bentuk hukuman yang kuterima di Halfpast. Jadi biarkan aku membantu kalian semua…”

Kupandangi dia ragu. Apa yang dikatakannya itu benar- benar jujur? Atau dia memiliki maksud terselubung? Bagaimanapun juga kami baru saja berbicara banyak tapi dia sudah menawari bantuan.

“Dan pangeran Petal… Besok tunggulah aku di depan sekolah. Ada yang mau kuperlihatkan…”

“Heenim!”

Eh? Heenim?

Kulihat Tan berlari kearahku dari dalam sekolah. “Maaf membuatmu menunggu lama.”

“Tunggu! Kenapa kau memanggilku Heenim? Namaku itu kan_”

“Jangan banyak bicara.” Tan langsung membekap mulutku santai. “Mulai sekarang kau juga panggil aku Hankyung saja. Karena mulai hari ini mungkin saja ada penyadap atau pengintai yang berkeliaran disekitar sini untuk melacak keberadaan kalian semua.” Namja tinggi itu menurunkan tangannya sambil menggandeng tanganku.

“Heya!” Kutarik tanganku. Kurasakan jantungku mulai berdegup aneh dengan perlakuannya itu. “Kenapa kau menyuruhku menemuimu? Apa yang mau kau perlihatkan?”

Sorot mata teduhnya kini berubah serius. “Seharusnya aku memperlihatkannya ke malaikat- malaikat itu, tapi kurasa aku perlihatkan kepadamu dulu.” Dia kembali menarik tanganku dan menggandengnya. Langkahnya semakin cepat. “Mungkin kau akan terkejut…”

Terkejut?

Dia membawaku ke sebuah hutan kecil dibelakang sekolah itu. Aku masih nggak tahu kemana dia akan membawaku, tapi aku mulai merasakan sesuatu yang aneh. Tekanan jiwa suci seorang malaikat.

“Disini…” Tan menarikku melewati sebuah pohon dan kami tiba di sebuah padang kecil yang sangat terang. Di tengah padang rumput itu aku langsung terkejut saat melihat seorang malaikat berdiri disana.

Aku mundur cepat. “Tan! Kau berkhianat!”

Tan hanya tersenyum aneh menatapku sambil memegangi tanganku erat. Apa yang dia inginkan padaku?!

“Lihat dia.”

Aku menyipitkan mataku untuk melihat sosok malaikat itu. Perlahan malaikat itu menoleh dan menatapku. Aku langsung shock. “Shi-Shins?!”

Nae… Itu Shins… Seorang malaikat penjaga danau reinkarnasi yang menjadi atasan langsung Snow. Kenapa malaikat penjaga sepertinya bisa ada di tempat ini? Apakah dia ingin menangkap kami semua sekarang sebelum para tentara itu menemukan kami?

“Lama tak berjuma pangeran Petal.” Malaikat itu tersenyum sopan.

“Jangan berbasa- basi Shins. Ada apa ini?” Tanyaku langsung sambil melirik Tan yang masih kelihatan tenang. “Ini yang mau kau perlihatkan kepadaku?”

Tan mengangguk. “Nae. Aku dipanggil olehnya beberapa hari yang lalu sebelum aku bertemu denganmu. Dialah yang memberitahukan padaku semua yang terjadi di dunia langit juga menyuruhku membantu kalian semua.”

Kutatap Shins dengan bingung.

“Jeongmal??” Tanyaku ragu.

Shins mengangguk membenarkan kata- kata Tan. “Mian mengagetkanmu pangeran. Tapi karena keributan yang kalian buat, aku tak bisa lagi berkomunikasi dengan Snow tanpa halangan siapapun. Aku takut kalau kami berinteraksi, para tentara akan dengan mudah menemukan kalian. Karena itu aku meminta tolong pada Tan untuk bicara dengan kalian semua.” Jelasnya dengan tenang dan perlahan berjalan mendekatiku.

Aku mundur sekali agar tidak terlalu dekat dengannya. “Ada apa?”

“Kalian semua harus pindah ke tempat Tan. Hari ini juga Mitang akan menyerang kalian secara langsung. Target utamanya adalah malaikat Angel dan pangeran Cloud. Menurut berita yang berhasil kudengar, dewa menetapkan bulan purnama berikutnya adalah hari penentuan hukuman untuk Angel, jadi para tentara itu akan benar- benar memburu kalian semua.”

Aku mematung shock. Bulan purnama berkutnya?

“Tunggu.. Itu kan dua minggu lagi..?”

Shins mengangguk. “Karena itu aku kabur sebentar dari dunia langit ke Halfpast untuk memperingati kalian. Aku tak bisa membantu kalian lebih dari ini. Kumohon lindungilah pangeran kami. Aku juga tak ingin Angel hyung dihukum oleh dewa. Tapi kalau Mitang berhasil mendapatkannya…”

“Tak akan kubiarkan.” Ucapku langsung. “Aku nggak akan membiarkan satu orang dari keluarga kami berkurang. Aku akan bicara dengan semuanya sekarang. Gomawo atas infonya Shins.” Tanpa bicara banyak aku langsung mengeluarkan sayap hitamku dan terbang cepat.

Penentuan hukuman? Tanpa ditentukan lagi aku bisa tahu kalau Angel pasti akan dimusnahkan. Peraturan langit lebih ketat dari dunia kegelapan. Kalau kami, masih diberi perhitungan suara apakah iblis itu akan dimusnahkan atau dibuang, tapi kalau dunia langit, tanpa pengambilan suara maka akan langsung dimusnahkan begitu saja.

“Heenim!”

Srat! Aku tersentak saat seseorang menarik tanganku.

“Hankyung..?” Kutatap dia shock. Kedua sayap hitam muncul dibalik punggungnya. Benar… Dia memang malaikat yang dibuang lima tahun lalu di pengadilan dewa. Aku benar- benar ingat sekarang.

Tan menatapku serius dan langsung menarikku turun menginjak dataran. “Kubilang jangan gunakan kekuatanmu. Kau sendiri jangan gegabah Heenim. Sedikit saja kau mengambil jalan yang salah, semua akan kacau.” Namja itu menggandeng tanganku sambil berjalan agak didepanku.

“Kenapa kau berniat membantu?” Tanyaku pelan.

Kini Tan berhenti. Dia menoleh dan tersenyum lembut kepadaku. “Karena aku memang ingin membantumu. Anggaplah ini balas budiku padamu atas lima tahun yang lalu. Kau telah menyelamatkan nyawaku…”

Aku? Kapan aku menyelamatkan nyawanya?

0o0o0o0o0o0o0o0

“Apa pelindungnya kuat?” Aku menatap Sungmin yang memperhatikan keluar dari jendela rumah Tan yang agak luas. Karena ucapan Shins yang telah kuceritakan pada Angel dan Camomile, kami semua langsung pindah ke rumah Tan. Dan ketiga manusia juga setengah iblis itu juga ikut.

Kulihat Sparkyu menepuk punggung namja manis itu pelan lalu menoleh kepadaku. “Aku khawatir hyung. Kalau para tentara itu berhasil menemukan kita… Semua bisa terpisah. Dan ketiga manusia juga Sungmin hyung pasti akan terlibat…”

Sparkyu benar.

“Tapi apapun yang terjadi aku pasti akan melindungi Angel hyung. Kesalahan terbesar kedua yang dibuatnya juga ada hubungannya denganku. Nggak akan kubiarkan mereka menangkap hyung.” Jewel masih bersikeras dan dibalas anggukan serius oleh Snow.

Kali ini kualihkan pandanganku ke Angel yang tersenyum miris. “Mianhae. Seharusnya aku tak melibatkan kalian semua atas masalah ini. Hanya karena satu keegoisanku, kalian semua jadi terseret ke masalah besar ini. Jeongmal mianhae..”

Angel…

“Gwaenchana.” Camomile langsung merangkul malaikat cantik itu lembut. “Sudah sering kukatakan aku akan selalu ikut denganmu dan melindungimu. Jangan meminta maaf seperti itu.” Mereka memang pasangan yang paling menyedihkan.

Kenapa dewa menciptakan kami menjadi seperti ini…?

“Heenim.” Kurasakan Tan menepuk pundakku. Dan saat aku menoleh kulihat dia memberi aba- aba agar aku mengikutinya. Kami berdua langsung berjalan keluar ruangan itu dan masuk ke dalam kamar Tan.

Dia duduk ditepi tempat tidurnya. “Sekarang aku paham kenapa kalian semua menjadi buronan paling dicari dua dunia itu.” Mulainya. “Tapi kulihat cinta diantara mereka memang sangat murni. Entah kenapa aku jadi merasa iri.”

“Tan…”Aku berjalan mendekatinya disaat dia menengadah menatapku. “Apa yang kulakukan untukmu lima tahun yang lalu?”

“Kau tak ingat?” Namja itu perlahan meraih tanganku lembut dan menggenggamnya. “Saat pengambilan keputusan hukuman, jumlah yang memilih aku untuk dibuang dan jumlah yang memilih aku untuk dimusnahkan itu seri. Saat itu hanya satu iblis yang masih diam. Iblis itu berpikir cukup lama dan mengatakan hal yang sangat membuatku terkejut. Sampai akhirnya dia memutuskan aku lebih baik dibuang dibandingkan dimusnahkan.” Namja itu tersenyum kepadaku.

Senyumannya membuat jantungku berdebar sangat keras. Aneh.

“Iblis itu… Aku?”

Tan mengangguk. “Kau saat itu bilang, semua hal memiliki hak untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat sekalipun kesalahan itu sangat besar. Dimusnahkan itu artinya kita tak mengizinkan mereka merubah dirinya agar menjadi lebih baik tapi hanya akan menimbulkan kebencian di pihak lain yang merupakan keluarga orang yang dihukum. Tapi kalau dibuang, dia memiliki alasan untuk memperbaiki hidupnya. Aku benar- benar kaget mendengarmu bicara seperti itu.”

Wajahku terasa memerah sekarang. “A-aku tak ingat.” Jawabku serba salah. Aku nggak yakin kalau aku pernah mengatakan hal seperti itu. Seperti bukan aku saja.

Tan tertawa pelan. “Tapi aku seharipun nggak pernah melupakannya. Setiap detik kata- katamulah yang menjadi penopangku. Kuputuskan untuk menjadi guru di Halfpast untuk menebus dosaku. Dan saat aku mendengar peristiwa besar ini, aku rasa aku bisa bertemu denganmu lagi. Takdir yang mempertemukan kita karena sebuah masalah… Kalau tahu seperti ini, aku benar- benar akan berterima kasih karena dihukum.”

Kurasa tampangku saat ini benar- benar kacau!

“Jangan membual!” Aku langsung menyentakkan tangaku dan berpaling dari hadapannya.

“Saranghae!” Tiba- tiba namja itu memelukku dari belakang dan menenggelamkan kepalanya di leherku. Kurasakan dia menghirup nafas dalam- dalam dan itu membuatku serasa mati rasa. Jantungku benar- benar kacau.

“Jeongmal saranghae pangeran Petal. Sejak lima tahun yang lalu aku terus memikirkanmu. Berharap suatu saat nanti kita bisa bertemu kembali dan penantianku terbalaskan. Apa kau mau menerimaku?”

“Le-lepas… Kau kira kita pantas membicarakannya disaat situasi seperti ini?”

“Justru aku harus mengatakannya sekarang. Nggak ada satu orangpun yang tahu apa yang akan terjadi pada kita nanti.”

Kata- katanya benar… Mungkin saja nanti kami akan mati dihukum.

“Aku mau keluar.” Aku langsung memaksa Tan melepaskan tangannya dipinggangku dan langsung berjalan cepat keluar dari kamarnya.

Dibalik pintu kamarnya kutekan dadaku yang terasa aneh. Debaran jantungnya masih kacau seperti tadi.Wajahku terasa panas dan hatiku kacau, rasanya seperti ada yang mengganjal.

Kuperhatikan seluruh anggota keluarga kecilku yang tengah memasang wajah serius.

Nggak ada satu orangpun yang tahu apa yang akan terjadi nanti… Apa kami semua akan berpisah? Apa salah satu dari kami semua akan dihukum berat? Aku tak ingin itu semua terjadi…

0o0o0o0o0o0o0

“Aku benar- benar nggak bisa menghubungi Shins hyung di dunia langit.” Snow kelihatan tak bersemangat. Dia sama sekali tak menyentuh sarapannya pagi ini. Dan kulihat Siwon hanya mengusap tangan malaikat itu lembut. “Bulan purnama… Kita harus bagaimana?” Malaikat itu mulai kelihatan frustasi.

“Tenanglah Kibum… Aku yakin kalian semua bisa melewati ini semua dengan mudah.” Siwon langsung menepuk- nepuk bahu kekasihnya itu lembut. Berusaha menenangkannya.

Kuperhatikan pangeran Cloud yang hanya duduk diam di sofa sambil memandang keluar jendela. “Heyo kau, pangeran!” Panggilku sambil berjalan kearahnya.

Pangeran itu menoleh. “Hmm?”

“Apa kau nggak bisa melakkan sesuatu? Dewa langit itu kan appamu, apa kau nggak bisa bicara dengannya?”

Cloud kelihatan muram. “Aniya hyung. Meski statusnya aku ini pangeran, anak dari dewa, tetap saja aku nggak bisa menentang keputusan langit. Meski pangeran akupun akan dikenai hukuman langit sama seperti Angel hyung. Yang saat ini kupikirkan adalah cara agar Snow dan Jewel nggak terlibat jauh.”

“Kenapa hanya kami yang kau pikirkan hyung?! Jadi kau bersedia kalau kau dihukum dan Angel hyung dimusnahkan?!” Jewel berseru keras dengan wajah memerah padam. Dia yang paling merasa bersalah pastinya.

Kulirik Donghae, berharap namja manusia itu bisa menenangkan kekasihnya. Dan sepertinya Donghae paham. Dia langsung menarik tangan Jewel hati- hati. “Jangan terbawa emosi Hyukkie.”

Jewel hanya diam.

“Inilah keputusan yang aku dan Angel hyung ambil. Kalian berdua hanya malaikat muda yang terbawa dalam masalah ini. Angel hyung memang target utama, dan kenyataan semua masalah ini karena dia juga nggak bisa kupungkiri. Tapi aku juga salah, karena aku memilih ikut dengannya meski aku tahu jalan yang kuambil salah. Seharusnya aku melihat statusku sebagai pangeran dunia langit. Karena itu kami berdua akan mencari cara agar kau dan Snow tak terkena hukuman.”

“Pangeran!!” Kali ini Snow yang berseru.

“Hyung… Sudahlah, kau jangan membuat masalah semakin rumit.” Kulihat lagi Ryeowook langsung meraih tangan Cloud dan menatapnya dalam- dalam.

“Kalian hentikan saja semuanya.” Sparkyu ikutan membuka suara sekarang.

Disaat begini, dimana Angel dan Camomile?

Aku menoleh dan kulihat Tan berdiri bersandar di ambang pintu. Sorot matanya lurus menatapku. Perlahan aku berjalan mendekatinya tapi langsung melewatinya keluar ruangan. Tan mengikutiku.

Kami berpindah ke luar rumah Tan. Kupandangi langit malam yang kelam.

“Semakin kacau. Saling melindungi satu sama lain. Benar- benar sudah terjalin ikatan yang sangat kuat diantara kalian semua ya?” Dia bergumam.

Aku hanya mengangguk kecil. “Karena itu aku sendiri nggak mau sesuatu terjadi pada mereka. Sekalipun kami terbagi dua antara iblis dan malaikat, kalau salah satu dari mereka harus terkena hukuman, maka aku pun nggak akan tinggal diam.”

“Kadang kau kelihatan seperti orang yang suka memerintah dan seenaknya, tapi ternyata kau sangat memikirkan orang lain.” Kurasakan Tan mengusap rambutku dengan sangat lembut. Dan lagi- lagi jantungku berdegup keras.

“Masalah pernyataan cintaku kemarin…”

“Mungkin akan sangat merepotkan kalau menjalin cinta dengan seorang pangeran.” Aku memotong kalimat Tan dan mengalihkan pandanganku menatap mata jernihnya. “Aku memang masih belum yakin tapi…”

Sratt!!

Degh! Instingku menangkap sesuatu.

“Petal!” Tiba- tiba Tan langsung menarik tanganku dan meloncat tinggi menghindari sebuah anak panah cahaya yang tadi nyaris mengenai kami berdua.

Aku langsung menengadah kearah anak panah itu datang dan shock. Entah berapa jumlah mereka, tapi yang kulihat saat itu adalah para tentara malaikat dan juga iblis.. Yang telah menemukan tempat kami berada.

“Kita tertangkap…” Tan menggeram pelan.

“Itu dia pangeran Petal! Tangkap dia dan temukan para target yang lainnya!” Seru seseorang dari barisan belakang tentara itu. Dan aku mengenal suara itu. Itu suara Mitang.

Tanpa banyak bicara Tan menarikku masuk kembali ke dalam rumah dengan gesit. Dia melemparku kedalam dan langsung mengarahkan tangannya ke pintu yang tertutup rapat. “Beritahu yang lainnya! Aku akan menekan mereka sebentar!”

Zuuung! Sebuah tameng berwarna hitam transparan muncul dengan cepat menyelubungi rumah itu. Diluar kudengar suara dentuman aneh. Berani kutebak mereka berusaha menghancurkan tameng itu.

Aku berlari masuk ke ruang tengah. “Semuanya!”

Degh! Aku langsung mematung shock lagi. Dia luar sana kulihat Mitang memerintah para tentara itu. Dan di dalam sini, ada seorang malaikat manis yang berdiri ditengah kepungan para malaikat dan iblis kelompok kami.

“String…”

“Annyeong pangeran Petal.” Sapanya santai. “Saat ini ada sekitar dua ratus tentara yang dipimpin Mitang hyung diluar sana dan satu malaikat musuh di dalam sini. Apa yang akan kalian lakukan sekarang?”

Kami terjebak…

0o0o0o0o0o0o0o0

“Jalan ini benar aman String?” Camomile tampak terbang sambil menopang Angel yang kelihatan melemah. Sepertinya malaikat yang sudah kehilangan setengah jiwanya itu nggak bisa bertahan lebih jauh menghadapi tekanan jiwa seratus iblis yang mengejar kami.

Aku teringat pembicaraan cepat kami dan String tadi…

“Kau akan menangkap kami?” Cloud menatapnya serius.

Malaikat manis itu hanya tersenyum kecil. “Aku adalah anak buah langsung Mitang hyung. Jadi pengeran pikir, apa yang akan aku lakukan setelah berhasil menyusup ke dalam rumah ini?”

“Jangan berbasa- basi anak kecil!” Ejek Sparkyu kesal.

String balik tersenyum meledeknya. “Aku ini salah satu dari malaikat yang ingin membantu kalian semua. Terserah kalian mau percaya atau nggak, tapi hanya akulah satu- satunya penolong kalian sekarang. Aku bisa membawa kalian kabur dari sini.”

“Bagaimana kita bisa percaya dengannya?” Sungmin berbisik pelan.

“Aku percaya pada String.” Ucapan Camomile membuat kami tersentak. Kulihat dia dan Angel sudah ada diruangan ini. “Saat Angel hyung dan Jewel menyusup ke dunia langit untuk menjemput Donghae, bukannya dia yang membantu mereka menahan Mitang meski hanya sebentar? Jadi sekarang aku percaya padamu String.”

String tersenyum lega melihat dongsaengku. “Gomawo pangeran Camomile.”

Jadi akupun akan percaya kepadanya.

Perlahan Tan menggenggam tanganku yang agak gemetar. “Kau takut?”

“Sedikit.” Jawabku jujur sambil mengigit bibir bawahku. “Tentara itu tetap akan menemukan kita sejauh apapun kita pergi. Jadi kita harus tetap waspada.” Lanjutku sambil menoleh menatap Namsan tower yang terlihat jelas dari tempat kami melesat terbang.

Tan menggenggam tanganku semakin erat. “Aku akan melindungimu pangeran.”

Kutatap sisi wajahnya dari samping yang kelihatan sangat tampan. Dia memang iblis, tapi kurasa kini dia tampak seperti manusia biasa dengan sebuah sayap dipunggungnya. Lebih baik kalau kau adalah manusia Tan… Karena dengan itu kau nggak perlu ikut terlibat dengan masalah ini lebih jauh.

Srat! Tiba- tiba String yang terbang paling depan tersentak dan memutar arah terbangnya kebelakangku dan Tan.

Tring! Dia menahan serangan pedang Mitang yang sudah ada dibelakang kami.

Kedua malaikat itu memang malaikat cahaya. Reflex String dan kecepatan Mitang sangat menakutkan. Kami semua berhenti dan menatap dua malaikat yang saling bertatapan itu.

“String! Apa yang kau lakukan? Tadi kau bilang kau dipanggil dewa! Ternyata kau membantu mereka?!” Seru Mitang kesal sambil menaikan satu alisnya bingung. “Kau mulai berbohong padaku hah?”

“Aniya hyung… Hyung tahu kan aku sangat menyayangimu karena itu aku nggak mau hyung terluka kalau bertarung dengan mereka semua. Jadi kubawa saja mereka kabur.” Jawab String dengan wajah lembut menatap Mitang. Kulihat Mitang memandangnya kesal.

Sepertinya satu- satunya malaikat yang bisa berhadapan dengan Mitang hanya String.

Zraaatt! Tiba- tiba para pasukan iblis dan malaikat sudah mengepung kami semua.

Mitang terbang mundur ke pasukannya. “Angel, serahkan dirimu kepada kami.” Perintahnya. “Malam ini juga kalian semua akan kembali ke dunia yang seharusnya kalian tinggali. Dan kau iblis buangan, jangan ikut campur.”

Aku melirik ke Tan yang kelihatan tenang. Dengan sigap aku terbang kehadapannya dan menatap Mitang.

“Heenim?”

“Namja ini nggak ada urusannya dengan kami. Jangan libatkan dia.”

“Babbo! Sudah kubilang aku akan melindungimu!” Tan menarik tanganku tapi aku langsung menghempaskan tangannya dan menatapnya serius. “Heenim?”

“Jangan buat aku merasa bertanggung jawab Tan.” Ucapku serius.

“Aniyo…” Tiba- tiba Angel maju kehadapan kami semua dan melayang tenang. “Baiklah Mitang, aku akan ikut denganmu, tapi kau harus membiarkan mereka semua pulang sendiri tanpa diseret para tentara itu.”

“Angel!!”

“Hyung! Apa yang kau katakan!”

Mitang tersenyum licik. “Kalau itu mau hyung, aku akan sangat berterim kasih.” Mitang mengarahkan tangannya seakan menarik Angel untuk mengikutinya. Kalau mereka seperti itu, aku yakin akan ada pertempuran besar saat ini.

“Jangan sentuh milikku!” Camomile langsung menyentakkan pedangnya dan berdiri menghalangi Angel. Saat itu juga Mitang dengan sigap mengarahkan pedangnya kearah Camomile. “Kalau kau mau membawanya, kau harus membunuhku dulu.”

Dewa… Tebakanku tepat.

“Akan kuturuti kata- katamu pangeran.” Balas Mitang dingin. “Tangkap mereka semua dan seret ke hadapan kedua dewa!” Perintahnya bagai petir yang langsung menggerakkan dua ratus tentara itu.

Pertempuran…

Kami semua berpencar sendiri- sendiri. Aku langsung melesat terbang semakin tinggi sambil mengeluarkan senjataku. Berbeda dengan Camomile yang memakai pedang dan Sparkyu yang menggunakan tombak, senjataku hanya sebuah tali cambuk cahaya hitam yang sangat tebal.

Kupukulkan beberapa kali cambuk itu di langit dan para tentara iblis itu diam menungguku. Mereka tahu kalau benda ini sangat berbahaya. Sedikit saja mereka terjerat, mereka bisa langsung kumusnahkan dengan mudah.

“Tangkap pangeran Petal!” Seru seorang iblis yang berada paling depan. Sekumpulan iblis itu langsung menyerangku dengan bersamaan.

Meski mereka hanya tentara, tetap saja mereka tentara pilihan yang sulit kutaklukan. Mereka melesat cepat mengelilingiku dan membuatku sulit menjerat satu dari mereka. Ini sangat menyebalkan!

Tapi aku seorang pangeran iblis yang kuat.

Aku bergerak cepat dan membuat kepungan ibis itu bingung seketika.

Ctarrt! Kuarahkan ujung cambukku keseorang iblis dan mengait lehernya. Buru- buru kutarik iblis itu kuat dan pedang ditangannya terlempar dan langsung kutangkap.

“Mianhae.” Aku mengencangkan genggamanku, menyalurkan tenagaku melalui cambuk itu. Sebuah kilatan listrik mengalir dari cambuk kearah iblis yang berhasil tertangkap olehku. Seketika itu juga iblis itu menjerit dan musnah.

Aku melakukan kesalahan fatal…

Kuarahkan pedang itu kehadapan para tentara iblis yang berdiri dihadapanku. Secara cepat para iblis itu kembali menyerangku dengan pedang- pedang mereka. Dengan sebisa mungkin aku menangkis semua serangan itu sendirian.

Tentu saja sangat menyusahkan mengingat aku sendirian dan mereka jumlahnya mungkin lebih dari dua puluh orang.

Pertempuran malam itu terjadi begitu saja. Sesekali aku melirik ke kelompokku yang juga bertarung sendirian. Meski kelihatan kewalahan, tapi mereka bisa menghadapinya. Itu bagus. Yang membuatku khawatir hanyalah Tan. Dia harus terlibat padahal baru mengenal kami.

“Hentikan perlawanan kalian semua!” Seruan Mitang membuat kami semua reflex menoleh menatapnya.

Aku membulatkan mataku tak percaya saat kulihat Mitang berdiri sambil menghunuskan pedangnya tepat dibelakang punggung Tan. Sedikit saja namja itu bergerak, Mitang mungkin akan langsung membunuhnya.

“Tan hyung…”

“Mitang! Dia nggak ada hubungannya!” Pangeran Cloud berseru tak terima.

Kami semua terbang saling mendekat sambil tetap bersiaga.Mitang tak memperdulikan Cloud. Dia menatap lurus ke Angel. “Hyung, aku tahu kau bukanlah malaikat yang bisa membiarkan orang lain mati hanya karena melindungimu. Yang aku inginkan hanya kau, jadi lebih baik kau serahkan dirimu tanpa perlawanan dari siapapun agar nggak ada satupun yang terluka.”

“Jangan dengarkan dia Angel hyung!” Tan memilih bersuara. Dia menoleh menatapku. “Percaya padaku.”

Percaya apanya?

Aku melirik kearah Angel yang sudah ditahan oleh Camomile juga Jewel. Apa yang akan kau lakukan Angel?

“Lepaskan iblis itu hyung.”

Degh! Aku menoleh kearah Mitang yang kelihatan shock. Saat ini String sudah menghunuskan pedangnya tepat di depan leher Mitang dan dia memegangi tangan Mitang yang memegang pedang. Posisinya seperti tengah memeluk Mitang dari belakang.

“String…”

“Dia nggak ada hubungannya. Sejak awal aku memang nggak mau membantumu menangkap mereka. Dan sekarang aku juga akan membelot darimu dan melindungi hyungdeul juga pangeran Cloud. Jadi lepaskan iblis itu…” String mengancam.

“Jangan bodoh…” Mitang hanya tersenyum licik.

Tiba- tiba malaikat itu menghilang dari hadapan String dan kembali muncul dibelakang String sambil menarik tangan malaikat itu dan melempar String ke arah tentara malaikat. “Tangkap String dan jangan biarkan dia lepas!!” Perintahnya. Beberapa malaikat langsung memegangi String.

“Hyuuung!”

Kesempatan tadi digunakan Tan untuk terbang menjauh dari Mitang kearah kami semua.

Mitang menatap kami semua kesal. “Angel hyung… Dan tiga pangeran… Apa kalian ingin semua yang memihak kalian mati disini?” Ancamnya sinis.

Semuanya? Berarti Tan termasuk…?

“Aku ingin berguna.” Tan berujar singkat dihadapan kami. “Pangeran Petal, pangeran Camomile, Sparkyu, lindungi para malaikat itu. Aku tak yakin mereka akan sanggup menahannya kalau nggak kalian lindungi.”

“ Apa yang akan kau lakukan Tan?!” Kucoba menatap wajahnya.

Dia berpaling dan tersenyum menatapku. “Percaya padaku.”

Percaya…?

Aku mempercayainya!

Bzaatt! Kedua sayap iblis Tan terbuka lebar membuat kami yang berada dibelakangnya nggak bisa melihat para tentara iblis dan malaikat itu. Dari tubuhnya membiaskan cahaya kegelapan yang sangat pekat. Aku bisa merasakan tekanan kekuatan yang sangat kuat darinya.

“Ugh!”

Degh! Aku segera menoleh dan kulihat Angel memegangi dadanya.

“Lindungi para malaikat itu!” Seru Tan cepat.

Tanpa bersuara, aku, Camomile dan Sparkyu terbang mengitari keempat malaikat itu dan membuat sebuah tameng hitam untuk melindunginya.

Zruaah! Sebuah naga hitam yang sangat besar keluar dari tubuh Tan dan memancarkan tenaga kegelapan yang sangat kuat. Aku mencoba melihat para malaikat itu kelihatan kesakitan merasakan kekuatan kegelapannya.

Tanpa bicara Tan menggerakkan naga hitam itu menyerang para malaikat ataupun iblis yang langsung berhamburan menghindar. Bahkan Mitang wajahnya pucat. Malaikat seperti diapun nggak akan kuat menahan kekuatan ini.

“Kekuatannya terlalu besar! Ini berbahaya!” Kudengar Camomile berseru panik.

Benar.. Tan terlalu kuat… Dan kalau tekanannya sekuat ini, dia bisa musnah!

“Tan hentikan!!”

Tan nggak mendengarkanku. Dia tetap mengeluarkan semua tenaganya.

“Sial!” Mitang langsung menarik String yang sudah pingsan karena tekanan kekuatan Tan terbang menjauh dari tempat kami. Para malaikat dan iblis yang masih bisa bertahanpun langsung pergi membawa rekan mereka yang pingsan mengikuti Mitang.

“Dia sangat hebat…” Kudengar Sparkyu bergumam pelan.

Srrraaash! Naga itu kembali masuk ke dalam tubuh Tan dan namja itu seakan terdorong kebawah dengan sangat cepat seiring dengan masuknya naga itu kedalam tubuhnya.

“Tan!!” Kulepaskan kekuatan pelindungku dan mengejar namja itu. Dengan cepat kuraih tangannya dan menahannya sebelum tubuhnya membentu permukaan tanah. “Tan, gwaenchanayo?!”

Dia tersenyum lembut sambil mengusap wajahku. “Nae. Kan sudah kukatakan percaya kepadaku. Selama lima tahun kutekan kekuatanku dan tak pernah kugunakan. Aku tahu akan tiba saat dimana semua kekuatanku harus kugunakan untuk melindungi sesuatu yang penting. Dan inilah saatnya…”

“Pabbo!” Sentakku kasar. “Jangan pernah lakukan itu lagi! Kau nggak tahu sekuat apa tekanan energimu tadi! Kau membuatku sangat cemas bodoh! Sudah bagus kau kuselamakan dengan dibuang ke Halfpast, memangnya kau mau musnah sekarang hah?!”

“Ehehe…” Dia tertawa pelan. “Aku belum mau mati Heenim. Aku kan belum mendengar jawabannya darimu…”

Jawaban…?

Kupandangi matanya yang terlihat sangat jernih itu. “A-anou… Aku…”

Dia masih diam menunggu.

“Mianhae…” Aku langsung memeluk tubuhnya. “Kurasa kau akan terlibat dengan semua masalah kami lebih jauh lagi Tan. Jeongmal mianhae.”

“Maksudmu?”

“Tetaplah disisiku. Apapun yang terjadi tetaplah mencintaiku.” Ujarku selancar mungkin. “Nado. Nado saranghae.”

Kurasakan lengannya memeluk pinggangku lagi. “Kalau hanya itu syaratnya akan kulakukan. Aku berjanji, apapun yang terjadi, selamanya aku akan ada disisimu pangeran. Aku berjanji.” Ucapnya sambil mencium keningku lembut.

Aku tahu memang ini bukan saat yang tepat untuk mencintai orang lain. Tapi janjinya, apapun yang terjadi janji itulah yang akan terus kuingat nanti. Akan kuubah hukumannya dari dibuang ke Halfpast, menjadi berada disisiku. Selamanya…

.

============================================================================

a/n ::

next part ::ZhouRy (Double pov Zhoumi/Mitang and Henry/String)

.

jawaban dari banyak pertanyaan di story sebelumnya..

Sungmin yang tadinya manusia setengah iblis dengan satu mata iblis sebenarnyakembali menjadi manusia biasa saat mata kirinya menjadi kunci penukaran kristal ingatan. Tapi karena Kyuhyun memberikan satu mata kirinya ke Sungmin, maka Sungmin akhirnya kembali menjadi manusia setengah iblis.

 

43 thoughts on “(5th Story) Punishment // HanChul

  1. kyaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! update ASAP!!!
    Eonnie, ckckckck.. kereeennn!!!!
    konflikx dah hmpir tegang ihh,
    huwaaaa Petal akhirx Prince u mncuul jga., kkkkkk

    ooww jd teukie 5 cullie gg da kerjaan yy*taboked*
    tpi kmna Camomile??
    Eonn kq kekuatan Hankyung dsni lbih kuat dr pra pangeran??

    teukie jga, 5nk jiwax gg bsa pulih lgi??
    kan dia ngasihx k Donghae n hrusx bsa pulih jga., okk deehh lnjuut n Hwaitiing yy Eonn.,

    NB: mwoo?? kangteukx msih lma??? mm tpi gpp dehh kan tggal Zhoury truss Kangteuk yy kan Eonn*puppybunnyevilangeleyes**dtndang Thena*
    okk Eonn Update ASAP!!!!! kkkkkkk ntar q blikin yeppa*kabuur*

  2. Seru…seru…seru…thena dii suka aplgi scene pertempuranny brsa ikut kedlmnya kekekekeke ne akhrny hanchul dh jadian juga asik2 duh bngung mw komen apa lg abs nie ff KEREN bgt sie jdi dii bngung mw ngomen apa hehehehe next ZhouRy mw bkin romance juga ap cma friendshipa za nie thena pokokny dtunggu aza deh trs Kim FamiLy seriesnya juga dtunggu thena:)

  3. hyaaaa unnieee knpa kau bkin mimi jd org kyak gt0w. .*mewek*
    hiks mimi jahat kejam. . .*cakar2 mimi**mewek dplukan baby mochi*
    teukie dlam bhaya. .
    Gaswat. .
    Waw han iblis. .
    Keren. .
    Y0sh part zhoury jgn lupa ksh tw q y. .
    Hehe

  4. hwaaaaaaa…
    Makin keren eon…
    Ak makin ngefeel bca ffmu eon..
    Aku cinta karya2 mu.. ^o^)/
    Eh, tan knpa bsa punya kekuatan sbsar itu eon ? Hebat, hebat..
    Lanjutkan ! #SBY mode

    Mian komenny ga brmutu, stidakny udah ninggaliin jejak🙂
    GOMAWO untuk karya2mu yg keren ini eonnie..😀

  5. eonnie. . . KEREEEENN, DAEBAK, HEBAT,

    oh my, koko han, tnyata kau ibliz, huwah, kita sama, kita sma, sama2 iblis kkk.. *snyum evil.

    Hoho, kalo dpkir2 hanchul psgan plg normal, sma2 iblis, tuhan, kalo ada iblis2 gnteng kyk mreka,
    hft.. Mleleh deh..

    Koko han bner2 sbar y unt ukran iblis, dy nunggu chulppa 5 taon, gila. .😀

    uwoh, ptmpuran ny keren, lanjuut eonnie.. Jd iri ma eonnie yg isa bkin fict yg keren2..

    Next story, updet expres jg y eon,
    like this story pull..
    Lengkap ada romance + bettle nya..

    Hoho tp ak jg kgn hanchul :’D, keep write eonnie.😀

  6. Hueeeeee
    iblis ketemu iblis.
    Senangnya…..
    Bener2 gak nyangka kalau hanppa itu juga iblis, mana die kuat bgt pula.
    Hahahaha
    chullpa q disini gak ada cerewet2nya ya? Malah terkesan dewasa..

    M0chi chagi berpipi chuby, q suka padamu. Kau lbh memilih menentang mimi ri pd membantunya. Sbnrnya mimi gak salah jg sih. Dy kan hanya menjalankan tugas dari dewa. Tapi yg salah itu kekeras kepala’annya mimi#plakk
    lanjut e0n,,

  7. Akhirnya da Iblis ma Iblis… Hehehehe…
    Kekuatanny Han-ge menakutkan tp keren…
    Ahhh next story Zhoury ya ??? Couple Fav ku… Penasaran… Update kilatttttttt🙂

  8. Tegang tegang tegang…
    Ni chap paling menegangkan..
    Ufss..untunglah string memihak mereka..keknx cuma strings yg bisa nanganin mitang…

    Henimm akhirny punya pendamping,seorang iblis yg baik hati…
    Huaaa ngiriiii…:-(

  9. Huwaaaa
    daebak eon
    ukh, henry kasihan amat sih. Zhoumy oppa cobalah dengarkan couplemu itu. Henry g mau oppa kenapa2 krna bertrung.
    *henry mengangguk setuju* hahaha
    zhoumi: itu skenario author T.T
    henry: tapi d chapter zhoury hyung musti nurtin aku, kalau nggak! Pintu kamar g aku buka 5 tahun
    zhoumy: i itu sama author.
    Poor zhoumi gege

    thena eonnie, eonnieku yg cantik, eonnieku yang imut kek bada. Kangteuknya update kilat ya? Secepat chaya.

    gomawo eon >.<

  10. yak ! Eonni kau hebat !
    Aku jd senyum2 gaje heechulku d’pnggil pangeran …

    Aish, prtmpuran’a mnegangkan, han oppa sabar ya nunggu hee 5 taun ..
    Yes!! Heechul d’part ni ga bawel n mewek .. Tp eon part hanchul’a walaupun mrka brstu scene mrka dkit deh ..

    Romance zhoury nyempil2 ya.. Hahaha

    oke eonni gomawo kerja kerasnya ..

    Keep writing n hwaiting eon ! ! ! 🙂

  11. yay…..
    pertanyaan kyumin dariku dijawab😄

    Yah eon, komen’a uda masuk ke sms semua#plak

    henry d sni kocak ikh!! suka bgt!
    btw, bukan’a sinar bulan purnama bza musnahin malaikat?
    hla tadi perang d mana?
    bukan’a d atas langit?
    kena sinar bulan dong
    q jd bingung ==a

  12. komen ketiga eon
    #PLAK!!

    Teukie ga bza ‘seger’ lg tuh abis ngasihin setengah jiwa’a ke donghae?
    o-ya, pertanyaan q ttg job kangteuk n chullie blm d jwb T.T

  13. Kyaaaaa SERUUUUU, DAEBAKK, MANTAPPH,KEREN, MAK NYOS!!! *ten thumbs up* aihh makin cinta ama ff eonn konfliknya bner2 seru plus menegangkan imajinasiku makin menggila ngebayanginnya yey HanChul brsatu. Entah kenapa fic ini bisa ngilangin rasa rindu aku ke hanchul. Pokonya eonn DAEBAK LAH ! LANJUT YA UNN UPDATE KILAT,ASAP,PETIR! muahahaha :DD

  14. Huwah… Han oppa kuat bgt. Emank dlu jbatan Han oppa wktu jd iblis tuh apa?
    Ngebayangin penampilan Heenim wktu ke sekolahnya Kyu… Psti KEREN BGT.*kangen Heenim*
    Klo punya guru kaya Han oppa,,psti smanget dech aq blajar.
    Trus Teukie bgmana??
    Lnjut chingu…

  15. Kyaaaa >_<
    Sru bgt . . .
    Ampe deg2'an bca'a . . .
    Q jd kcian ma Angel, pdhl kan mksud'a baik tp slalu dy yg jd Tersangka . . .
    Dsni Mimi jht bgt ea . . .
    Tp Han gege keren bgt . . .
    Cool n So sweet bgt dy'a (jd iri ma Chulie) . . .

    Yg slanjutnya di tunggu eon🙂
    Hwaiting!!!😀

  16. 5thn tan mmendam cinta n nunggu’in petal!so romantic…🙂
    Sgalak2y zhoumi tp dia tetep syng ke mochi,gak sbr nunggu zhory couple🙂
    Thena Hwaiting ^.^n

  17. ini juga sweet couplenya, meskipun saya kurang suka sih sama HanChul couple bwehehe ._. #gajesendiri

    Terharu liat pengorbanan Hankyung disini buat keluarga kecil sama itu hiks hiks #apacoba -____________-”
    5 tahun memendam cinta dan akhirnya terbalaskan juga yeeyyy *tabur confetti #plak

    Zhou Mi karakternya antagonis ya unn disini? o.O

    okey, ditunggu next chapnya unn, update kilat ^,^b

  18. Keren…keren…keren..
    Cerita.a mkn keren n’ seru…
    Han ma heenim jadian.a cpt ya, ga nyangka ternyata kekuatan.a tan sebesar itu.
    Next zhouri ya! Pasti yg bsa ngeluluhin ht.a mimi ge cma si mochi….
    Ok deh di tunggu story berikut.a ya thena onnie….

  19. Dag Dig Dug ..
    Hwaaa tegang sendiri bca’a ..
    Hebat bnget eon cerita’a keren + kreatif ..
    Chap dpan ZhouRy ??
    Kya , suka sma couple ini ..
    Susah nyri ff ZhouRy ..
    Di sni Heechul tetep gokil ..
    Jdi inget pas don’t don ..
    Update kilat lagi dong eon #pllak

  20. satu kata DAEBAK.
    crita’a tmbah mnegangkan…
    si hankyung ntu iblis buangan?
    v hbat bgt kkuatan’a..

    ksian bgt teukie’a..
    jgn dmusnahkan donk eon..

    si zhoumi napa sih, kq kea’a ngebet bgt pngen nangkep mreka smua..
    heran deh..

    next stories ama KFS 3 ditunggu ya eon..
    Hwaiting ^^

  21. Wuah..hanchul
    Han gege cetia bgt ama chul..han hebat bgt,untung ada han kalau g pasti mereka semua kenapa2..hufft..g nyangka ternyata han gege tuh iblis yg di buang,trus gr2 di tolong ama chul lgns cinta mati ama chul,wakaka..
    Di tunggu next ff nya😉

  22. huwaaa….
    ak telat, bcany😦

    deg”an bcany….
    untung ada Tan, mreka g jdi d hukum deh,,🙂
    heenim jdi agak lembut,, nggak galak kyak biasany,, haha😀
    jdi kangen heenim😦

    next story Zhoury y?
    udah lama g bca zhoury nih…
    ak tnggu y eon🙂

  23. huwe… ceritanya makin seru unnie…
    selain cammomile, semua iblis dapat pasangan yang ada hubungannya sama iblis ya…
    hangeng cocok juga jadi guru hehehe…..
    o ya, kalo romance’a selama DHA q paling suka crita yg ini…. b^^d

    next part zhouru ya unnie? di tunggu updatenya…
    ^^

  24. Dia berpaling dan tersenyum menatapku. “Percaya padaku.”
    *nunjukkeatas feelnya berasa hankyung bilang ke heenim kalo heenim harus percaya sama dia yang bakal balik ke suju T^T
    sedih deh baca part ini(?)

    updatenya cepet, kyakyaaa~ :p

    Zhoury complicated banget hubungannya haha penasaran ceritanya mereka😀

  25. huaa.. eonniee.. mian telaat lagi buaat komen.. ^o^

    huaaaa seruu serruuu.. si han kerreeen buaangeeet..
    kekuaataannyaa kerreeeen gillaaaaa..
    ada naga naga.a segaalaaa
    ampee buat si mochi pingsaaan lagii

    mochimochimochiii.. mochiinyaa unyuuunyuu.. luucuuu iih..
    xD
    next part ditungguu yaaa eoon..

  26. Hiyaaa,hankyung kuat bgd iia,smpe” mitang z takut =.=a

    Owhh iia,aq mahh sk geli sndiri kl string udhh nentang mitang..jd pnasaran nehh sm chapter slnjut’y,moga z mreka ngga smpe berantem😀

  27. waahh..tegang loh eon baca part yg ini..
    kirain teuki brhasil d tangkep ama mimi…tapi untungnya gak..
    wow,han ternyata kuat juga yah energinya smpe2 mitang yg kuat aja bisa pucat gitu..
    alasan nya mochi itu mulu deh wktu mau nglindungin teuki,dll..pasti takut mimi terluka..
    yeay \^o^/ next is zhoury!!*loncat2* bneran deh yah,ini couple yg pling ku tunggu2..
    lanjut eon,hwaiting!!

  28. Gyaaa!! Gege muncul jadi guru >.<
    kayaknya cocok bgt deh dpt peran jd guru,mantapp
    aku kira si gege mau jahatin heenim,tp?? Olala..akhirnya heenim punya pacar! Yey..
    Berikutnya zhoury ya? Gak sbr pengen baca…

  29. Hai Tena, gw dateng lagi. Ehem… untuk series 1 komennya ga begitu panjang cos dari hp.

    Oke langsung aja. Series ini mengingatkan ama series Future. Angel n Devil. N gw ngerasa ini agak mirip ama WISH punyanya CLAM, bener kan??

    Teuki ama Kangin itu Hitsui ma Kokuyo.

    Romantis kok. Gw suka banget. N di sini bibuat lebih banyak tokoh dengan masing2 pasangan. Suka deh.

    Tena kl nulis masih ada yg salah. Kurangnya tanda baca hingga maksud dari kalimat menjadi ambigi, typo n macem2 lah.

    N gw ngerasa di setiap chap ada yg ga kurang greget, isinya kurang padet n terlalu terburu. Di series Sourire Cafe itu keren banget. Tapi, waktu chap 4-5 udah lumayan padet. Untuk keseluruhan keren dah.

    Sedikit curcol nih. Pengen banget Sourire series dibuat film n khusus buat SuJU. kYAAA… Pasti keren banget.

    Oke, hwaiting!

    Salam,

    Elle

    • annyeong… selamat dtang lagi..
      nae.. kmu bner banget.. ide ini emang mirip sma WISH’a CLAMP.. CLAMP sensei lah yg udh ngasih aq ide inti crta tapi tetep ajj aq mncoba mmbuat crta ini berbeda.. mngkin indti antara kangteuk and hisui n kokuyo itu yg smaa banget.. hhehe
      kurang greget? mianhae. ToT
      dan buat sourire cafe, aq juga pengen oppadeul bkin itu jd film.. hhehe
      gomawo koreksinya chingu..😀
      salam~

  30. Kyaaaaaaaaaaaa…kerennnnnn hangeng suamni saya kerennnnnnn…..

    saeng, aku suka banget kalo di setiap adegan si snow dikerenin, trus dibikin seseorang yg berguna gitu, sama ini bisa gk si snow yg lebih seme dri pda siwon *just saran sech*

    string keren, ngebela hyungedeulnya n’ ngelawan si mitang…

    mianh baru baca *ditendang saeng ke lokasi syuting kibum oppa* sekarang aku baca zhoury dulu ya, hehehe ^_<…

  31. pokok’a ff eonni D.A.E.B.A.K dech keren bgt tp,,,,,,,,,………….
    aku nggk dikasih pengumuman atw aqku yg nggk ol y,,,,…………………? *bingung mode on*

  32. Hanppa kereeeeennnn dehh..
    Eh Naga kan kayakk yg d We Love you hyung yah??

    ppali yah post Kim family 3..

    taena DAEBAK DEHHHH
    top 10 jempol bwt qm..
    ddddd(^_________^)bbbbb

  33. Onnie!
    Kyaaa . . . . . . .
    Tuh orang udah tau lagi perang! Masih aja sempet saranghae-saranghae-an, trus nyium lagi! *kesel sendiri*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s