Souki // Chapter 3

S.O.S

Rated :: T

Genre :: Angst//Blood//Romance//Action

Main pair :: KyuMin // YeWook

Chapter 3~

.

“Kau sudah baikan?” Yesung menghampiri Ryeowook yang tubuhnya masih agak gemetar. Saat dibawa pulang dari rumahnya yang telah hancur, namja itu sulit sekali untuk berjalan. Kedua kakinya yang gemetar tak sanggup digerakkan, sehingga Yesung harus membopongnya.

Saat ini mereka berada di dalam kereta.

Ryeowook menggeleng. “Aku tidak akan baikan.” Suaranya parau.

Sungmin langsung merapatkan tubuhnya ke tubuh adiknya itu dan menautkan kepalanya. “Wookie, jeongmal mianhae.”

“Nae, hyung.” Hanya itu balasan yang diucapkan Ryeowook. Dia sangat enggan untuk bicara banyak- banyak dengan orang lain. Kepalanya masih terasa kosong dan dia hanya ingin pulang lalu tertidur.

Berharap semua yang dialaminya itu mimpi.

Kyuhyun langsung berjalan menghampiri keduanya dengan membawa dua kaleng minuman. Disodorkannya kepada Sungmin dan Ryeowook.

“Gomawo.” Ucap Sungmin sambil mengambil keduanya. Dibukakannya satu kaleng dan disodorkan ke Ryeowook. “Minumlah dulu.”

Ryeowook kembali menggeleng.

Yesung menengadah menatap Kyuhyun. “Apa kau sudah mengirim pesan ke markas? Kita sudah tak bisa kembali ke apartemen kita, jadi satu- satunya tempat aman memang hanya markas itu.”

Kyuhyun hanya mengangguk sekali dan duduk di samping Yesung. “Sudah.” Bisiknya dengan suara yang sangat pelan di samping namja itu. Tentu saja Sungmin dan Ryeowook tak mendengarnya.

Yesung menghela nafas sambil melirik ke arah Ryeowook. “Kalian akan segera tahu ancaman apa yang selama ini kalian temui. Juga apa yang ada di dalam tubuh kalian itu.”

Sungmin menatap Yesung. “Aku… Aku memang tahu kalau ada sesuatu di dalam tubuh ini.” Ucapnya sambil menyentuh dadanya perlahan dan menunduk. Kedua matanya kembali diarahkan ke Yesung. “Tapi aku masih belum tahu benda apakah itu. Sebegitu pentingnya sehingga kedua orang tua kami_”

“Jangan dilanjutkan, hyung.” Ryeowook memotong. “Jebal…” Namja itu langsung merapatkan tubuhnya. Duduk dengan posisi memeluk kedua lututnya yang ditaikan ke atas bangku.

Dengan tatapan pilu Sungmin menatap Ryeowook. “Baiklah.”

“Kalian akan tahu nanti.” Ucap Yesung sambil berdiri dan menatap keluar jendela kereta yang bergerak cepat dan mulai memasuki stasiun. “Sebentar lagi kita akan sampai.”

“Kita ada dimana?” Tanya Sungmin bingung.

“Ini di Cheonan. Markas SOS yang sebenarnya terletak di Cheonan.”

Perlahan kereta itu berhenti dan pintu otomatisnya mulai terbuka. Yesung membantu Ryeowook berjalan, sedangkan dengan tatapan tajamnya, Kyuhyun sibuk memperhatikan semua orang disekeliling mereka semua.

Satu tangannya sudah disiapkan dibalik saku jaketnya. Di dalamnya sudah menunggu sebuah senapan kecil yang siap dipakai kalau- kalau ada bahaya mengintai.

“Kyu, aman?” Bisik Yesung.

Kyuhyun tidak menjawab. Dan gelagat Kyuhyun yang seperti itu tentunya membuat Yesung berubah serius. Yesung menarik Sungmin agar membantu Ryeowook menggantikannya. “Perhatikan sekeliling kalian.” Bisiknya.

“Apa mereka disini?” Sungmin berubah khawatir.

Yesung tak mengangguk. Mata sipitnya terus mengawasi.

SRET! Sebuah gerakan cepat membuat syaraf motorik Kyuhyun bekerja dengan sangat cepat. Namja tampan itu langsung mengeluarkan senapan kecilnya dan diarahkannya ke seseorang dan langsung ditembakannya.

DOR! DOR! DOR!

“Kyaaaa!” Beberapa orang di sekitar mereka langsung berlarian panik mendengar suara senjata itu.

“Lari!” Seru Yesung cepat sambil menarik Ryeowook ke punggungnya dan mengeluarkan revolver silver-nya. Besi melingkar yang dulu menahan Sungmin kembali keluar dari balik punggunya dan menahan beban tubuh Ryeowook.

Ryeowook hanya memejamkan matanya ketakutan, sedangkan Sungmin berlari disisi Yesung dan Kyuhyun dengan cepat.

Yesung, Kyuhyun dan beberapa orang berseragam hitam saling baku tembak.

DOR!! Sebuah senjata diarahkan ke arah Sungmin dari pintu keluar stasiun.

SRET! Kyuhyun langsung menarik Sungmin dan keduanya berguling di lantai.

Dengan sangat cepat Kyuhyun sudah bangun dan menembakkan senjatanya ke orang tadi dan peluru itu langsung menancap tepat di jantung orang itu. Kyuhyun langsung menarik Sungmin yang masih shock dan menyusul Yesung yang sudah berlari menaiki tangga untuk keluar dari wilayah stasiun itu.

ZREAAK! Dengan tiba- tiba sebuah mobil berhenti di depan pintu masuk stasiun dan beberapa orang keluar dengan membawa senapan panjang.

“Sialan!” Seru Yesung gusar sambil menembakkan revolver-nya kearah mereka. Melakukan serangan dengan posisi membopong orang itu sangat sulit. Namja itu mengambil satu revolver lagi dari saku kemejanya dan menembakkan secara bergantian kedua revolver yang dipegangnya. “Kyuhyun! Cepat bawa Sungmin!”

Kyuhyun menarik Sungmin cepat untuk menghindar. Mata tajamnya terus menangkap berbagai gerakan para penyerang mereka. Dia mengeluarkan sebuah bom berukuran bulat kecil. Saat ditekan tombol merahnya, dia langsung melemparkan kearah mobil penyerang itu.

DUARR! Mobil itu meledak dan membuat beberapa tentara di dekatnya langsung ikut terpental.

Sungmin menatap kejadian itu takjub. Dia menoleh kearah Kyuhyun dan langsung kaget saat melihat lengan kanan namja itu berdarah. “Kau terluka!”

Kyuhyun menyingkirkan tangan Sungmin yang mau menyentuhnya dan langsung menarik Sungmin berdiri. “Hyung! Hangeng hyung tiba!” Serunya cepat.

Sungmin langsung mematung mendengar suara Kyuhyun.

CKIIIT! Sebuah mobil sedan hitam langsung berhenti di dekat mereka. Pintunya terbuka cepat.

“Yesung! Kyuhyun!” Seorang namja terlihat dari balik kursi pengemudi.

Dengan satu gerakan, Kyuhyun langsung mendorong Sungmin masuk dan ikut meloncat masuk ke dalam mobil. Yesung juga langsung menurunkan Ryeowook dan melemparkan namja itu masuk ke dalam mobil.

DOR! Dia menembakkan beberapa peluru lagi kearah para penyerang sambil meloncat melewati kap depan mobil dan langsung masuk ke kursi disamping kursi kemudi.

“Sekarang!” Seru Yesung.

DOR! PRANG! Kaca belakang mobil itu pecah.

Sungmin dan Ryeowook reflex menunduk, sedangkan Kyuhyun dengan sangat cepat menangkap peluru itu dengan tangannya. Tentu saja peluru itu langsung menancap ditangannya.

Pengemudi yang tadi menjemput mereka langsung mengebut dengan kecepatan tinggi untuk meninggalkan tempat kejadian tadi. “Seperti dugaan Leeteuk hyung, mereka menunggu di stasiun Cheonan.” Gumamnya dengan tampang serius.

Yesung menghela nafas lelah sambil menengok kebelakang. “Kyuhyun terluka.”

Sungmin dan Ryeowook menoleh kearah Kyuhyun. Lengan kanannya masih mengeluarkan darah yang membuat jaket Ryeowook yang tadi dipinjamkannya kini berubah merah di bagian lengan. Sedangkan satu tangannya menahan darah yang terus mengalir dari telapak tangannya.

“Biar kulihat.” Yesung langsung menarik tangan Kyuhyun yang terluka. Dengan cepat dicabutnya peluru yang menancap di telapak tangan itu tanpa alat apapun.

Sungmin dan Ryeowook bergidik melihatnya. Sedangkan Kyuhyun masih dengan tanpa ekspresi menatap lukanya.

“Merasa baikan?” Tanya Yesung.

Kyuhyun mengangguk. “Sedikit.” Jawabnya singkat.

Sama seperti tadi, mendengar suara Kyuhyun, Sungmin langsung tertegun.

“Dia benar- benar bisa bicara.” Bisik Ryeowook tak percaya.

0o0o0o0o0o0o0o0o0

~Sungmin pov~

Kini aku dan Wookie sudah ada di sebuah ruangan yang cukup luas di sebuah rumah besar yang kami datangi tadi. Sepertinya rumah ini cukup aman karena berada jauh di dalam hutan buatan dan terletak di dekat sebuah danau. Mungkin lebih tepatnya ini adalah sebuah kastil.

“Kalian tidak terluka?”

Kutatap seorang namja cantik yang berjalan kearah kami sambil meletakkan dua cangkir teh di atas meja. “Aniya.” Jawabku. “Tapi Kyuhyun yang terluka paling parah.”

“Anak itu akan baik- baik saja.” Ucap namja itu sambil duduk di sofa dan menatap kami bergantian.

“Apa kau… Pemimpinya?” Wookie bertanya ragu- ragu.

Namja itu langsung tersenyum. “Apa terlihat begitu?”

Aku melirik Wookie yang mengangguk. “Kau kelihatan berbeda dengan beberapa orang yang aku lihat. Jadi, kau pasti tahu tentang semua masalah ini, kan? Kau akan menceritakannya kepada kami, kan?”

“Tentu.” Jawabnya. “Tapi jangan sekarang, akan kujelaskan kalau semuanya sudah berkumpul.”

“Semua?” Aku mengulang dengan agak bingung.

Namja itu kembali mengangguk. “Semua anggota utama di markas ini harus berkumpul dulu, barulah aku akan menceritakan semuanya sekalian memperkenalkan mereka. Saat ini kalian barulah mengenal Yesung dan Kyuhyun yang memang ditugaskan melindungi kalian secara langsung, lalu Heechul dan yang tadi menjemput kalian, Hangeng.”

“Dan kau?” Aku kembali bertanya.

“Namaku Park Jungsoo. Tapi nama panggilanku adalah Leeteuk, berarti special. Ya, seperti yang adikmu katakan tadi, di tempat ini akulah pemimpin SOS. Anggota pertama yang ditugaskan secara langsung untuk melindungi kalian berdua dari DBSK.”

Aku langsung terdiam. “DBSK? Apakah itu…”

“Organisasi yang mengincar jiwa kalian berdua.” Leeteuk-sshi yang melanjutkan ucapanku.

~Sungmin pov end~

.

~Ryeowook pov~

DBSK? Organisasi yang mengincar nyawa kami? Organisasi yang ingin mengambil sesuatu di tubuh kami? Organisasi yang telah membunuh kedua orang tua kami?

“Sebelum membicarakan ke pokok permasalahan, aku mau memberitahukan sesuatu.” Leeteuk-sshi kembali bicara. “Mulai besok,” Dia menatap kearahku. “kau akan bersekolah di salah satu sekolah di sini. Karena kau harus berhenti dari sekolahmu sebelumnya, kau harus tetap melanjutkannya.”

“Dalam kondisi begini dia masih harus sekolah? Tadi di depan stasiun saja kami nyaris kehilangan nyawa, bagaimana dengan di sekolahnya?!” Sungmin hyung terdengar tak terima dengan keputusan Leeteuk-sshi.

“Permisi.” Perlahan Yesung hyung dan Kyuhyun masuk ke dalam ruangan itu.

“Ah, Kyuhyun! Bagaimana lukamu?” Tanya Sungmin hyung cepat.

Namja dingin itu hanya mengangguk. Kami sudah mendengar suaranya tadi, kenapa dia masih tetap diam. Dia memang hanya mau bicara dengan Yesung hyung, ya?

“Tenang saja. Kyuhyun juga akan bersekolah. Dalam situasi apapun, pendidikan itu penting. Lagipula, kami tak mungkin mengunci kalian berdua di kastil ini. Kalian juga harus melihat ke luar dan belajar berbagai cara.”

“Belajar berbagai cara?” Aku menatapnya heran.

“Kalian akan mulai dilatih sebagai seorang tentara. Kalian harus bisa bertahan untuk melindungi diri sendiri.”

Aish.. Kami berdua, akan menjadi tentara? Memegang senapan? Menembak orang? Melukai orang lain? Tapi itu demi melindungi diri sendiri. Tak mungkin selamanya kami bersembunyi di balik mereka semua.

“Kalian bersedia?”

“Ya.” Aku yang pertama menjawab.

“Wookie!” Sungmin hyung langsung menarik tanganku.

Kutatap hyung-ku serius. “Hyung, aku punya tekad sekarang. Aku akan membalas mereka yang telah menghancurkan appa dan umma. Aku akan menjadi sosok yang berbeda. Aku tak mau terus dilindungi karena lemah.”

Sungmin hyung menatapku tak terima, tapi akhirnya dia mengangguk. “Baiklah. Aku juga bersedia.” Ucapnya setengah hati.

~Ryeowook pov end~

0o0o0o0o0o0o0o0

Sungmin, Ryeowook dan para anggota yang dimaksud Leeteuk akhirnya berkumpul di dalam ruangan yang terlihat seperti ruang makan. Ada sekitar lima belas orang berada di dalam ruangan itu.

Sungmin menatap mereka satu- satu.

“Oke.” Leeteuk berdiri sambil menepuk satu tangannya. “Kurasa aku tak perlu berlama- lama, kita semua sudah berkumpul disini.” Namja cantik itu menatap ke arah Sungmin dan Ryeowook bergantian.

“Kita mulai perkenalan dulu.” Yesung ikut berdiri. “Sungmin, Wookie, seperti yang kalian tahu yang berdiri disana itu pemimpin kami, Leeteuk hyung. Kuperkenalkan dari yang duduk disisi kananya. Ada Heechul hyung, Hangeng hyung, lalu aku. Disisiku ada Youngwoon, Shindong, Zhoumi, Eunhyuk. Dan dimulai dari sisi kiri Teukie hyung itu, Donghae, Siwon, Kibum, Kyuhyun, Henry dan kalian berdua. Kami duduk sesuai urutan usia, yah begitu lebih tepatnya.”

“Kalian semua, apa memiliki kemampuan khusus?” Sungmin bertanya hati- hati.

Leeteuk tertawa kecil. “Apa kelihatannya begitu?”

“Yesung hyung saja manusia setengah robot sedangkan Kyuhyun berasal dari masa depan. Jadi aku yakin kalian semua juga memiliki kemampuan khusus, kan?” Ujar Sungmin lagi.

“Dia pintar!” Eunhyuk langsung berseru aneh. “Kau benar, Sungmin hyung. Ah, aku ini lebih muda darimu, jadi kau kupanggil hyung. Seperti tebakanmu, kami semua memiliki satu kemampuan khusus.” Dia menarik nafas sejenak. “Heechul hyung itu pengemudi liar.”

“Ya, monkey! Apa yang kau katakan?!” Heechul langsung berseru marah mendengar ucapan Eunhyuk. “Aku ini bukan pengemudi liar, aku hanya seorang pembalap biasa.”

“Pembalap?” Ulang Ryeowook heran. “Hanya itu?”

Senyum licik terulas di wajah Heechul. “Pembalap penembus waktu. Mungkin bisa dibilang akulah orang yang paling berguna kalau ada masalah dadakan yang membutuhkan kendaraan berkecepatan tinggi.”

Eunhyuk terkekeh sambil mengangguk. “Lalu Hangeng hyung, dia sama dengan Heechul hyung. Selain itu dia itu yang paling tak terlihat, dan jago sekali menyamar. Pokoknya kemampuan menyamarnya nomor satu.”

“Terima kasih pujiannya, Hyukkie.” Ucap Hangeng santai.

“Seperti yang kau tahu, Yesung hyung setengah robot. Dan Youngwoon hyung, kaki tangan khusus Leeteuk hyung. Shindong hyung dan Zhoumi hyung itu ahli dalam membuat berbagai macam alat seperti senjata juga bom. Aku sendiri, aku ini punya gerak reflex yang paling hebat dan bisa membaca situasi dengan kecepatan nol koma satu detik.”

“Ya, kau membanggakan diri sendiri.” Donghae langsung berdiri dan menatap Eunhyuk gusar. “Dimuali barisan ini biar aku yang memperkenalkan. Aku Donghae, dan aku ini ahli penembak jitu. Aku bisa membidik secara akurat target yang berjarak sangat jauh. Ya, aku ini punya mata elang.” Dia terkekeh bangga pada dirinya sendiri.

“Itu sih bukan memperkenalkan semuanya, Hae hyung.” Siwon terkekeh.

“Biarin dong.” Donghae menjulurkan lidahnya. “Lalu disebelahku, Siwon ini orang kaya yang memberikan kami semua uang untuk bekerja.” Donghae langsung tertawa kencang dan disusul oleh tawa Eunhyuk.

“Ya!” Siwon berdiri sambil memukul bahu Donghae. “Apa yang kau katakan!” Siwon menatapnya kesal dan menoleh kearah Sungmin dan Ryeowook yang melongo heran. “Aku ini hanya orang biasa yang taat beragama.”

“Apa lagi itu.” Zhoumi geleng- geleng. “Yang benar, dong.”

“Ahaha… Maksudnya, aku ini seorang yang paling biasa. Hanya orang yang bisa membaca pikiran orang lain.” Lanjut Siwon santai.

“Membaca pikiran dibilang biasa.” Ryeowook geleng- geleng.

“Kibum disebelahku ini hacker nomor satu. Dia itu jenius dengan IQ tertinggi.” Jelas Siwon. “Lalu Kyuhyun, yang kalian tahu siapa. Dan yang terakhir violis kami yang sangat manis, Henry. Tapi jangan tertipu dengan wajah manisnya, dibalik biola putihnya itu tersimpan banyak benda berbahaya.”

“Aku kan hanya senjata berjalan, hyung.” Goda Henry sambil terkekeh dan menoleh ke Ryeowook yang duduk disampingnya. “Kalian ingat data tentang kami?”

Namja itu mengangguk. “Aku sudah menghapalnya.” Ryeowook menatap Leeteuk.  “Lalu tentang DBSK dan benda itu bagaimana?”

“Aku juga ingin mendengar tentang hal itu.” Tambah Sungmin.

Leeteuk langsung berubah serius. “DBSK, atau kepanjangan dari dong bang shin ki, lima dewa dari timur. Sesuai namanya, pemimpinnya lima orang namja yang tak kalah hebatnya dari kami semua. Hanya saja saat ini, yang bergerak hanya empat orang.”

“Yang satu lagi?” Sungmin mengerutkan keningnya penuh tanda tanya.

“Orang yang paling penting dalam organisasi itu, tertidur.” Youngwoon yang menjawabnya.

“Tertidur?”

Leeteuk mengangguk. “Dia tertidur selama bertahun- tahun. Tak ada yang tahu, tapi dia tertidur karena kedua orang tua kalian.”

“A-appa dan umma?”

“Dalam tubuh kalian sebenarnya telah ditanamkan souki.” Kali ini yang berbicara adalah Youngwoon.

“Souki?” Ryeowook dan Sungmin saling berpandangan.

“Soul of key (dalam hangul korea, ‘key’ ditulis dengan hangul ‘ki’) atau kami mempersingkat dengan nama souki. Souki terdiri dari dua macam, kehidupan dan kematian. Dan kedua benda yang saling berhubungan itu ditanamkan di dalam diri kalian.”

“Jadi alasan kenapa aku menemukan banyak kematian itu karena souki dalam tubuhku?” Kedua mata bulat Ryeowook mengerjap tak percaya.

Youngwoon mengangguk. “Kedua orang tua kalian berhasil membuat benda penghimpun itu, semakin banyak kematian yang kau lihat, souki dalam tubuhmu akan semakin kuat dan bisa menghisap dirimu atau orang disekitarmu kedalam kematian. Begitupun dengan yang ada di dalam tubuh Sungmin, semakin banyak kehidupan yang ditemuinya, soukinya akan semakin kuat.”

“Lalu para anggota DBSK yang tahu akan hal ini memancing souki kematian dalam tubuh Ryeowook untuk membangunkan sang putri tidur itu. Tapi bukan hanya souki dalam tubuhmu yang diperlukan, dia juga membutuhkan souki dalam tubuh Sungmin.”

“Kalau begitu kenapa tak diberikan?” Sungmin berdiri. “Kalau appa dan umma yang membuatnya tertidur, bukankah seharusnya kami menyerahkannya?”

Suasana hening.

“Kalau kau serahkan, maka keseimbangan dunia juga bisa kacau.” Eunhyuk langsung menatap keduanya serius. “Seperti yang dijelaskan Youngwoon hyung tadi, souki itu bisa menghimpun kematian dan kehidupan. Kalau benda itu jatuh ke tangan yang salah, maka bisa digunakan untuk mengacaukan keseimbangan dunia. Seperti namanya yang berarti kunci jiwa, itu juga bisa disebut kunci kehidupan, kunci dunia ini.”

Sungmin dan Ryeowook terdiam.

“Itu alasan kenapa SOS akhirnya dibentuk untuk melindungi souki itu sendiri. SOS itu sendiri memiliki kepanjangan save our soul, kami dibentuk untuk menyelamatkan souki dalam tubuh kalian agar tidak didapatkan para DBSK itu sendiri. Jadi, kalian paham?” Leeteuk menyudahi penjelasannya.

Sungmin dan Ryeowook masih diam. Pikirannya masih berusaha memahami makna utama dari semua penjelasan tadi.

“Jadi…” Sungmin berujar pelan. “Souki dalam tubuh kami memiliki nilai yang sangat penting dan karena itu kami diburu. Lalu kalian semua akan malindungi kami?”

“Tepat!” Seru Henry sambil menjentikkan jarinya.”Sudah kuduga kita tak perlu menjelaskan lama- lama, karena putra dari ilmuwan Kim pastinya juga pintar.”

Ryeowook masih mencoba mencerna. “Kapan semua akan berakhir?”

“Tak ada yang tahu, mungkin semua akan berakhir kalau salah satu pihak memutuskan untuk kalah atau dikalahkan oleh pihak satunya.” Jawab Hangeng santai. “Sampai saat itu, kami semua yang akan melindungi kalian. Itu adalah amanat yang kami dapat dari kedua orang tua kalian.”

Sungmin menunduk. “Souki…”

0o0o0o0o0o0o0o0

~Sungmin pov~

Apa benar tak apa- apa kalau Wookie pergi ke sekolah.

Sebenarnya Teukie hyung sudah menjelaskannya juga semalam. Kyuhyun, Henry dan Kibum masih seumuran dengannya dan juga bersekolah ditempat yang sama dengan adikku. Aku tak aneh mendengar Henry dan Kibum sekolah, tapi Kyuhyun, bagaimana caranya dia sekolah kalau dia tak bicara?

Lalu apa disana tak akan ada yang mencoba melukai adikku?

“Kau cemas terhadap Wookie?”

Teguran Yesung hyung membuyarkan lamunanku. Aku mengangguk sambil menengadah menatap pohon- pohon besar yang berada di sekitar rumah megah ini.

“Tenang, dia mungkin akan baik- baik saja.”

“Mungkin.” Ulangku ragu. “Apa ada sesuatu yang bisa digunakan untuk mencari tahu keadaannya? Aku takut dia berada dalam bahaya tanpa sepengetahuan ketiga namja itu.”

Yesung hyung menggeleng. “Dia akan baik- baik saja. Mungkin akan ada beberapa kejadian disekolah, tapi aku yakin mereka akan melindungi Wookie. Kau tenang saja. Yang lebih penting sekarang kau ikut aku.” Yesung hyung berjalan meninggalkanku sambil memberi isyarat untuk mengikutinya.

“Kemana, hyung?” Aku mengekor dibelakangnya.

“Kau harus tahu bagaimana caranya menggunakan senjata. Martial arts-mu tak berguna kalau berhadapan dengan senjata pembunuh.”

Dia benar. Meski aku jago martial arts, aku bisa dengan mudah dilumpuhkan dengan satu tembakan.

Namja itu membawaku ke sebuah ruang tertutup yang agak gelap. Disana ada Donghae dan Siwon. Donghae tengah asyik menembak ke bagian ruangan yang kosong dengan menggunakan kacamata hitam, sedangkan Siwon duduk santai tak jauh darinya sambil melempar- lempar apel ditangannya.

“Sedang apa mereka?” Tanyaku pelan.

“Berlatih.” Yesung hyung mengambil sebuah senapan dengan kabel di pelatuknya dan kacamata hitam. “Kita tidak berlatih dengan senapan asli, tapi dengan alat ini.” Namja itu memakai kacamata hitam dan terlihat mulai membidik.

Membidik ruangan kosong…

“Ambil saja, hyung.” Gumam Siwon tanpa menatap kearahku. “Kau tertarik, kan.”

Dia bisa membacanya, ya?

Dengan perlahan aku mengambil kacamata hitam juga senapan yang ada. Kupakai kacamata itu dan sekelilingku langsung berubah. Kini aku ada di tepian danau dengan beberapa ekor angsa di permukaannya.

“Kacamata itu akan memantulkan apa yang ada dipikiranmu, saat ini yang dilihat Donghae hyung adalah sebuah medan pertempuran, sedangkan yang dilihat Yesung hyung adalah tragedy mafia di sebuah bank, dan kau… Danau di luar rumah ini.”

Aku menoleh kearah Siwon yang tak terlihat. Aku hanya mendengar suaranya saja. Dia memang bisa membaca apa yang aku lihat dan aku pikirkan.

“Diantara musuh kita, ada juga yang memiliki kemampuan sepertiku. Karena itu berlatihlah untuk menembak apa yang harus kau tembak, bukan yang ingin kau tembak. Gunakan instingmu, jangan gunakan pikiranmu.” Ucap Siwon lagi.

Aku mengangguk kecil dan mulai membidikkan senapan panjangku.

Menembak apa yang harus kau tembak, bukan yang ingin kau tembak.

DOR! Aku menarik pelatuknya saat mengarahkan ke seekor angsa yang terbang ke permukaan danau, tapi angsa itu langsung terbang menghindar. Gagal.

“Sudah kubilang jangan menembak apa yang ingin kau tembak. Aku masih bisa membaca arah tembakanmu dan saat itu aku mengirim sinyal kepada si angsa untuk pergi.” Siwon terkekeh. “Instingmu, hyung. Syaraf di otakmu. Dan segala sesuatu yang menggerakan refleksmu. Itulah tiga kunci untuk menembak dengan teknik seperti ini. Kalau kau tak bisa menguasainya, maka kau tak akan bisa mengalahkan siapapun diantara musuh kita.”

Kurasakan sesuatu menepuk pundakku. Kurasa itu Siwon dan aku mendengar suara langkah menjauh.

“Nae, Sungmin. Kau sudah diberikan penjelasan langsung olehnya. Pikirkan baik- baik dan cobalah fokus terhadap instingmu. Gunakan kelima indramu secara serentak dan jangan sekali- kali mencoba menomor satukan apa yang ada dipikiranmu.” Kali ini suara Yesung hyung.

Aku mengangguk. “Akan kucoba.” Ucapku lagi.

Aku harus bisa melakukannya.

~Sungmin pov end~

.

~Ryeowook pov~

“Apa benar tak masalah kalau aku bersekolah?” Tanyaku kepada Henry yang duduk di depanku. Dengan koneksi yang dimiliki Teukie hyung, ternyata kami berempat berada di satu kelas yang sama.

Henry mundur sedikit. “Gwaenchana, hyung. It’s okay.” Ucapnya.

“Yang penting, kau tak bersembunyi.” Kibum yang duduk disebelahku menambahkan. “Kita harus melakukan tindakkan yang berbeda dengan prediksi orang itu, kalau kita melakukan gerakan yang diinginkannya, maka kita akan mudah tertangkap.”

“Nuguya?” Tanyaku bingung.

Kibum mengangkat bahu. “Seseorang diantara ke lima dewa yang bisa memprediksikan sesuatu dengan sangat akurat. Kelima pemimpin itu juga masing- masing memiliki kemampuan khusus, kan. Jadi kita harus waspada.”

Aku mengangguk paham sambil memperhatikan sonsaengnim yang tengah mengajar.

Bagaimana dengan kondisi Sungmin hyung? Apa dia tak apa- apa sendirian di tempat itu? Dia pasti merasa bingung, sama sepertiku. Disaat aku masih cukup terpukul akan kematian umma dan appa, aku harus mempersiapkan diri untuk sesuatu yang lebih menakutkan lagi.

Tak ada waktu untuk bermurung atau mengunci diri di kamar. Jika mau membalaskan dendam, aku harus berusaha bangkit. Mereka tak akan mendapatkan souki ini. Aku pasti akan melindunginya.

TENG! Suara bel membuyarkan lamunanku.

Kyuhyun langsung berdiri dan menarikku keluar kelas.

“Kita mau kemana?” Tanyaku kepada Henry dan Kibum yang mengkuti kami berdua.

“Pastinya ke tempat yang aman.” Jawab Kibum santai.

Kubiarkan Kyuhyun terus menggenggam tanganku dan dia membawaku ke atap sekolah. Tempat ini bukannya terlalu terbuka untuk dibilang aman? Dengan mudah kan mereka bisa menyerang kami dari udara.

“Bingung, hyung?” Henry langsung duduk di lantai dan menyandarkan tubuhnya. “Kalau kita berada di dalam sekolah, jika ada serangan kita akan membuat orang lain terluka. Tapi kalau disini kan aman, tak akan ada yang terluka.”

Jadi aman maksudnya itu bukan aman yang aku kira. Aku salah tanggapan.

“Selama kau berada di dekat Kyuhyun, mungkin kau tak akan mudah melihat kematian.” Ujar Kibum.

“Waeyo?” Aku melirik Kyuhyun yang duduk disamping Henry sambil memainkan sebuah PSP hitam ditangannya. Sepertinya kedua namja itu tengah bertanding.

Kibum tersenyum kecil. “Kyuhyun itu memiliki sesuatu untuk menekan souki. Karena dia orang dari masa depan, karenanya dia sangat dibutuhkan untuk melindungi kalian berdua. Dengan dia disisimu, souki dalam tubuhmu tak akan memancing kematian, hyung.”

Aku mengangguk paham sambil menatap Kyuhyun. “Kalau dia manusia masa depan, apa dia tahu akhir dari semua ini?”

Kyuhyun menatap kearahku dengan sorot mata datarnya, lalu menggeleng malas.

Henry menatapku. “Kyu sama sekali tak tahu tentang dirinya di masa depan. Dia hanyalah manusia masa depan yang memiliki ingatan masa kini. Orang tuamu mengunci ingatannya di masa depan, itu juga alasan kenapa dia paling malas bicara dengan orang lain selain Yesung hyung.”

Jadi itu alasannya. Aku sekarang memahami semuanya…

DRUAGH! Tiba- tiba Kyuhyun menerjangku dengan sangat cepat dan membuat tubuh kami berdua berguling.

ZRAAT! Sebuah besi tajam mengarah ketempatku duduk tadi.

Dalam posisi begitu aku melihat Henry langsung berguling dan mengeluarkan sesuatu dari balik seragamnya. Sebuah dawai biola dan langsung digunakannya selayaknya busur. Digigitnya sebuah anak panah kecil.

Aku menengadah ke langit dan melihat beberapa tentara berpakaian hitam tengah melayang dengan menggunakan hang glider. Mereka benar- benar memburuku!

“Kyuhyun hyung, lindungi dia.” Seru Henry cepat sambil menuangkan sesuatu kedalam panah kecil ditangannya. Dengan satu tarikan digunakan dawai itu sebagai busur dan panah itu melesat kearah satu tentara yang dibidiknya.

Kibum berlari kearahku dan menarikku. “Kau bersembunyi dibelakang kami saja.”

Tentu saja aku hanya menurut dan mematuhi ucapan Kibum. Ketiga namja itu berdiri melindungikku sambil menyerang para tentara yang meloncat turun kearah kami. Semuanya memegang senapan panjang.

Henry hanya menggunakan dawai dan panah- panah kecil. Tentara yang terkena panahnya akan langsung jatuh.Cairan yang dituangnya di panah kecil itu adalah racun pelumpuh. Kyuhyun seperti sebelumnya, menggunakan beberapa senjata kecil sedangkan Kibum bertarung dengan fisiknya.

Mereka bertiga sangat hebat.

~Ryeowook pov end~

.

~Sungmin pov~

“Sial!” Aku meremas tanganku dengan emosi memuncak. Baru saja Yesung hyung menangkap sinyal bahaya yang dikirimkan oleh Kyuhyun. Sesuatu terjadi di sekolah Wookie. “Apa benar dongsaengku tak apa- apa?!”

“Tenanglah. Kyu, Henry dan Kibum bisa diandalkan.” Ucap Yesung hyung sambil bersiap di depan pintu keluar helicopter yang kami naiki.

Heechul hyung menoleh kearahku. “Kau bersiaplah, Yesung akan keluar dan terbang. Kau nanti lemparkan tangga dan perintahkan adikmu untuk naik kesini.”

“Arraseo.” Jawabku serius sambil memakai sarung tangan dan mengambil senapan panjang yang tadi kubawa. Aku memang masih belum lihai menembak, tapi aku akan membantu menolong dongsaengku.

Yesung hyung mempersiapkan dirinya. Saat posisi helicopter ini tepat berada di atas gedung sekolah, Yesung hyung membuka pintu helicopter kami. “Aku turun!” Serunya sambil meloncat turun.

Aku langsung beringsut mendekati pintu dan menoleh ke bawah. Yesung hyung terbang dengan menggunakan parasut dan mendarat dengan sempurna di atas gedung. Kulihat Wookie tengah berdiri dibelakang Kibum dan Kyuhyun.

“Wookie!!”

Namja itu menoleh keatas. “Sungmin hyung!”

“Pegangan, Sungmin!!” Heechul hyung berseru tiba- tiba.

ZRUAK! Gerakan kesamping tiba- tiba dari helicopter itu membuat tubuhku tersentak kesamping dan membentur pintu helicopter disisi satunya.

“Ukh~ Wa-waeyo?” Tanyaku sambil meringis kesakitan.

Kini tak jauh di depan pintu helicopter yang terbuka, bisa kulihat seorang tentara mengarahkan senapannya kearahku. Dia terbang dengan hang glider-nya. Dengan gerak cepat aku menarik senapan panjangku.

DOR! Kami menembak dalam waktu yang sama, tapi saat aku menembakkan peluru, Heechul hyung langsung menukikkan helikopternya dan membuat peluru itu menancap di atap helicopter kami.

“Kalau mereka menembaki kita, kita akan jatuh. Cepat tarik Ryeowook keatas.” Perintah Heechul hyung lagi.

Aku berusaha mendekati pintu helicopter masih dengan senjataku. Kubidikkan senapan itu ke seorang tentara yang melayang tak jauh dari kami. Dia mengarahkan senjatanya kebawah, mengincar salah satu dari orang yang kukenal.

DOR! Aku menarik pelatuk senapanku. Tapi ada suara dari arah lain.

ZRAAK! Tiba- tiba gerakan helicopter itu kembali berubah dan aku tersentak keluar helicopter. Tubuhku kini melayang di udara.

~Sungmin pov end~

.

“SUNGMIN HYUUUNG!!” Ryeowook menjerit histeris saat melihat tubuh hyungnya tersontak keluar dari dalam helicopter yang membawanya dan melayang di langit.

“Dia jatuh!” Yesung langsung berniat berlari untuk menyelamatkan Sungmin, tapi seorang tentara langsung menarik tangannya dan membanting tubuhnya keras. “Ukh!”

Sungmin masih melayang shock di udara. Tangannya menggapai langit kosong, berusaha dengan cara itu dia bisa memegang sesuatu. Tapi tentu saja itu sia- sia, dengan tarikan kuat tubuhnya melayang jatuh ke bawah.

Kyuhyun yang tadinya berniat melempar bom, langsung meloncat menangkap tubuh Sungmin. Dan tubuh keduanya melayang jatuh ke bawah. Dengan sangat erat, didekapnya tubuh Sungmin oleh kedua lengannya.

“ANDWAEEE!” Ryeowook berusaha berlari melihat hyungnya, tapi seorang tentara menarik tangannya dan membanting tubuhnya ke tembok. “Kau~” Ryeowook menatap tentara itu penuh kebencian. “ARRRGH!” Namja itu langsung menjerit histeris.

Sebuah tekanan besar muncul dari dalam tubuhnya. Angin yang sangat kuat seakan terhempas dan membuat semua yang ada disekelilingnya terhempas kasar. Para tentara dengan hang glider itu langsung terpental jauh. Heechul untungnya tak terbang disekitar tempat itu.

“Itu tadi apa?!” Seru Henry shock.

Yesung menatap Ryeowook tak percaya. “Soukinya sudah mulai bekerja.”

Seakan tak memperdulikan keanehan tadi, Kibum berlari ke pinggiran atap dan menatap ke bawah. Mencari tahu bagaimana keadaan Sungmin dan Kyuhyun yang tadi terjatuh ke bawah.

BRUGH!! Kini tubuh Kyuhyun dan Sungmin akhirnya menghantam tanah. Yang pertama membentur tanah ialah tubuh Kyuhyun.

Sungmin membuka matanya takut. Kedua matanya langsung terperanjat saat melihat Kyuhyun memeluk tubuhnya, melindunginya. Darah segar mengalir dari kepala Kyuhyun. “KYUHYUN!!”

Dengan sorot mata redup namja itu menatap Sungmin lemah dengan satu tangan digerakkan mengusap wajah Sungmin. “Hyu-hyung… Gwae-gwaen-gwaencha…” Sebelum namja itu menyelesaikan kalimatnya, tangannya langsung terkulai lemas.

“Kyu!! Kyuhyun!!!” Sungmin hiteris sambil mengguncang tubuh Kyuhyun yang diam tak bergerak. Pakaian keduanya sudah habis bersimbah darah. Kedua bola mata Kyuhyun, terpejam rapat- rapat.

“CHO KYUHYUN, BUKA MATAMU!!”

.

.

~To be cintinued~

================================================================================

a/n ::

sepertinya cerita ini emang akan menggunakan banyak darah dan alur yang agak rumit..

karena itu buat yg alergi darah dan cerita jenis ini lebih baik jngan terlalu diseriusin karena akan mmbuat pusing sendiri.. hhaha

mian yah~ karena lama.. :D

 

About these ads

32 thoughts on “Souki // Chapter 3

  1. Sebegitu berharga.nya s0uki sampe2 MinWook jd incaran.nya DBSK.

    Huaaaa
    Kyuuu~
    senang.ny kau mau bicara pd Umin tp knapa lngsung pingsan? Sm0ga Kyu baik2 aja…

    Lanjutkan e0n…
    Oh ya e0n,
    ga’ tau knapa q mrasa mreka jd tukeran couple deh.
    YeMin ama KyuWook..
    Hihihi

  2. sudah dibilang tak dimaafkan.

    aigooo… baca chap ini bener2 keseringan nahan nafas aku #ngekkk

    seruuuuuuuuu… ponpon lanjutannya jangan lama2 ye :P

    aish… tapi kalo kyuhyun mati gak seru ah #tendang kyu biar bangun

    jangan lama2 selanjutnya.

  3. Wee. . .
    Ada apa dgan Kyuppa?
    WOW. . .
    Wookppa dah mulai k’luar kekuatanx?
    Gmna nsip Kyuppa?
    D’tnggu k’lnjutanx. . .

  4. Wahh…
    Wookie ngluarin kekuatannya!!
    Bener2 harus punya imajinasi luar biasa klo baca fict ini,,,

    woww, Sungmin orng pertama yang bicara ma Kyuhyun, uyeyy…

    Karena nih fict fantasy, saya agak bingung ma kata2 nya,,,
    hehe :), maklum otak nya belum nyampe (?)

    ok, gitu aja…
    Saya tunggu kelanjutannya…

    _Fye_

  5. hadewwwwwwwwww

    jadi ini jawabatan atas pertanyaanku kemaren :)

    kyaaaa >_<
    soukinya bekerja. huwaa

    eonnie, jangan bikin wookie oppa jadi kesakitan dong T.T

    lanjut eon,,,, :)

    mian saeng baru baca, tadi eonnie sms saeng udah di kampus :)

  6. Jiah si Kyu knpa lgi… ???
    Yh ayang2 dong bang jdi org jahat, gpp deh yg pnting mrka eksis d sni.. Hehehe

    Lanjut super kilat :)

  7. Bngung mw komen apa#doorr abis abis ffny trlalu keren sie*mlintir2 baju ncungchagi*tp tp thena nth knpa bca fict ini dii malah ngrsa kya tukeran couple ya YeMin sm KyuWook hohohoho*jedotin kpla ketembok*pokokny fict ini daebak deh thena-chan oy thena dii mw nanya ini pairingny cm KyuMin sm YeWook ato bkal ada HaeHyuk,KangTeuk;SiBum sm HanChull??next part dtunggu aja thena update kilatzzz

  8. Huaaaaaaaaaa…. Keren ya kalo bisa jd salah satu dr tu..lol

    Lanjutanya dunk taena :D *mangilnya author/saeng/eoni? Lol
    :D

  9. Aduh, gw bingung mo komen apaan. Yg jd pertanyaan gw kmrn udh dijelasin semua.

    Heee… Kyuhyun bs ngmng jg sm orng lain selain ma Yesung. Umm… Lalu hub DBSK n SOS itu musuh cos DBSK mo ngerebut souki dr MinWook. Jd sbnrnya DBSK itu jht ga sih, soalnya mrk mo ngerebut Souki krn Jaejong tertidur gegara orng tua MinWook. Apa mrk dijadiin percobaannya orng tua nya Minwook???

    Trus souki itu dapat dr mana kok bs ada di tubuh mrk berdua???

    Jyah… Banyak nanya. Pokoknya update kilat.

    Salam,

    Elle

  10. nah loh~
    Ryeowookkie-nya ngamuk XD
    Kyuhyun baek ya? Ga evil, jadi doyan*?*
    Udah, dibikin mati ajah si Uyun #digampar
    YeWook kapan pacaran?
    #pertanyaan ga nyambung
    Btw, aku ga tau artinya “angin terhempas”
    jiahahahahahaha XXD
    #ditabok

  11. huaaa,,
    ceritanya akin bikin gregetan,
    ah kacian kyu jatoh tpi ga papa ding! biar ga evil gi #duakk
    imajinasiku bener” tertantang, huft #ngelapkringet,,
    ff yg daebakk,

  12. Thena…
    Ane puyeng bacanya???
    rumit bgt keknya??
    tapi keren euy, DAEBAK EPEP
    percaya de klu taena mang jago bkin EPEP ginian!!

    Kyuppa bangun dunk, critanya blom ngapa2in ma Umin
    KYUUUU BANGUNN!!!! siram aer seember!!

    daebak the muah muah <3 <3 <3

  13. akhirnya muncul juga chapter 3-nya..^^

    bingung mw comment apaan, yang jelas makin seru nih cerita..
    aqu jdi gak sabar ingin tw lanjutannya, thena..hehe.. ^^

  14. Huwee..q terharu ama kyu..kyu begitu melindungi min..huaa..udah g sabar nih,minwook jadi kuat,supaya kalau berkelahi mereka bisa seimbang..pasti seru bg liat minwook bertengkar melawan penjahat..
    Oo y onn,nih angst,berarti nanti “death chara” y?
    Di tunggu lanjutanya :DD

  15. kyaaaaa!!! Kyuppa gwaenchana???

    Eon, s’umin jatoh stinggi ntu cm brdarah2 doang?? Harus’a kyumin pinsan tuh ber2 #d’getok kyumin

    okelah, msh bnyk yg bkn penasaran ..

    Kutnggu next chap’a eon…

  16. Udah agak ngerti nih ma souki n SOS. Kyu akhirnya ngmng jg -ga cm ma Yesung. Dr yg gw tangkap, kyk nya DBSK itu pny hub ma anggota SOS sblm jg pihak yg berlawanan. Trs, apa orng tua MinWook mnjdkan DBSK kelinci percobaan, soalnya Jaejong jd tdr gitu gegara orng tua MinWook. Trus, kok Kyu bs ngerti di masa lalu sdng dy ga inget, gmn crnya dia bs di masa lalu???

    Kyu jatuh nyelametin Sungmin n trlka nanti bakal ditolong ma Sungmin kan??? Secara Sungmin pny souki pemanggil kehidupan.

    Oke. Gw th komen gw gaje bngt. Sori!

    Salam,

    Elle

  17. huwaaahhh Eonn.,
    q jd ikut tgang pas mrka d srang pa lgi bag. akhir..
    knp jaejoong btuh souki itu biar hdup??
    n knp ortux Minwook mmbwt jae2 tertidur????
    O.Omona~ kyuuuunnieee sadarrlaaahhhh*plakkk* :P
    mga2 Kyu gpp amieenn.,
    mkin seru Eonn lnjuut ne., hwaitiinngg!!!! :D :* *thena muntah2*

  18. aargh,andwae~~
    kyu pzti cm pingsan kn?msa baru d’awal crita,kyuhyun udh tewas..kn ngga lucu >,<
    pk0'y jgn smpe ada yg knpa2 sblum crita'y tamat..titik! *maksa nih XD*

  19. perlu imajinasi tinggi baca ni ff hehhehehehehe
    wooky mulai beraksi nie tinggal sungmin ni yg lom
    kyu g bnyk bicara tp lgsung brtindak
    kekuatan yg di miliki nak2 suju iuuu keren abis tp suka dg kekuatanx siwon hehhe
    yg lum d sebutin kekuatanx nak2 dbsk yg katax sepadan,,,,,,,,

  20. wah,,, ksian wuki,,, dlm tbuhny ada souki kmatian,, msh mending sungmin,, dlm tbuhnya ada souki khidupan,,,,

    lgi-lgi dbsk jdi musuh,, haha :D
    pdhal knytaanny beda bgt :D

    eonni emg daebak …
    imajinasi.ny tinggi bgt..
    kok bsa sih eon??
    pkokny hrs lanjut tuh eon,, :)
    hwaiting eonni :)

  21. Hyeeeehhhhh! Wookppa yg manis, imut, polos, da..plakk!
    diincer T.T
    DBSK jdi antagonis gyakgyakgyak XD

  22. Wahh… Souki’a wookie udh muke bkerja noh..’dahsyat bner dh kkuatan’a…
    KYaaa… kyu’a co cweet,, mw ngelindungin ming.. Yah,, wlopun ntu mank tugas’a sih..
    v kyu ga papa kan??

  23. eoooonnnnnnnnnnnniiiiiiiiieeee,, #datang2 ngrusuh
    dapat inspirasi dari mana sih,, keren banget…
    no coment, no coment, cuma ninggalin jejak aj,,, bis bingung mau koemn apaann..

    cuma isa komen DAEBAAKKKK, DAEBAKKKK
    hft *mnghelka napas

    eon,, tdak berniat ff eon dibukuin kah??

    sign,
    aika arrahmat (pengomen g penting) ^^

  24. Hwaa. . .eonnie kau the beast. . .selalu menciptakan crt yg krn. . . N g!mana tu nsb kyuhyun oppa . . .hwaaa . . .jgn smpai kyuhyun oppa knp2. . . . Ckk lanjut terus crtx *HWAITING*

  25. Yosh, akhirnya Kyubong udah mau ngomong sama Ming! *Meskipun Cuma satu baris dan akhirnya malah pingsan* (¬¬”)\
    Gw phobia daraaaaahhhh… #meratapi nasib#
    Bakal seberapa vulgar sadisme-nya fic ini, Tae? Huhuhuuuu, padahal udah sampe chap ini dan gw penasaraaaaan. Yah, mungkin gw bisa skip ntar bagian yang ‘berdarah-darah’ itu. (Y_____Y) Bakal tetep baca fic ini sampe ending deh. Doakan lly selamat (LOOOOOHHH???)

  26. wookie marah….
    sesuatu yang bisa maledak kah yg ada ditubuh wookie??

    kyu, jangan mati…
    ga mayi dong pastinya,,
    umin kan masih setia loh… hhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s